
"non non" ucap bibi Jumi di luar kamar
"iya bi sebentar" saut Anaya
"non itu ada yang nyariin non" ucap bi Jumi
Anaya keluar dari kamarnya, bi Jumi terdiam melihat Anaya
"non mau kemana udah cantik?" tanya bi Jumi
"ini bi, Anya mau pergi keluar sebentar" saut Anaya
"sama siapa non keluarnya? kalau ketauan tuan mungkin nona bakalan dimarahi" ucap Bi Jumi
"tenang aja bi, lagian Anya keluar mau ketemu Kak Louis kok"saut Anya yang tersenyum sambil memakai tas dan bergegas turun
"hati-hati di jalan non" teriak bi Jumi
Anaya langsung keluar tanpa basa-basi dia memasuki mobil dan langsung pergi, sesampainya di mall Anaya melihat Louis yang berdiri di depan lift menggunakan kemeja putih dan jas hitam yang di tangannya, tidak lupa wajahnya yang memakai kacamata terlihat sangat menawan.
"kak Louis" teriak Anaya yang langsung melompat ke punggu Louis
"Zinnia!!" teriak Louis dengan kesal
"ada apa sih sayang? kamu malah berteriak padaku!" saut Anaya dengan manja
__ADS_1
"Anya bukanya kamu lagi hamil? kenapa lompat-lompat?" ucap Louis
Anaya terdiam karna Louis merasa khawatir pada anak dalam kandungannya
"ah benar juga, aku merasa aneh akhir-akhir ini? entah kenapa rasanya sangat ingin terus berduaan dan bersikap manja padanya" gumam Anaya dalam hati sambil melihat Louis
"ehem, ini masih pusat perbelanjaan" ucap seorang pria
Anaya dan Louis yang tahu suara siapa itu kaget dan Anaya turun dari gendongan Louis dengan cepat, dan dipenuhi rasa malu, canggung dan rasa ragu
"pah, mah kalian udah sampai?" sapa Louis
"sayang apa benar kamu hamil?" tana sarah pada Anya
"syang akhirnya kita bakalan punya cucu!" ucap Sarah dengan genbira melihat ke arah Yudha
Yudha juga merasa sangat senang karna ini cucu pertama mereka
"oh iya sayang kamu panggil mama sama papa kesini mau apa?" tanya Yudha pada Louis
"ini pa sebenarnya Louis mau kasih tau soal kehamilan Anya, Louis juga ondang kluarga Anya kok" saut Louis
"aneh kok ngundangnya ke mall si bukanya lebih baik ke villa atau restoran, untuk membicarakan hal seperti ini" ucap Sarah
"ah ini mah Louis mau minta bantuan mama dulu buat beli kebutuhan bayi, secarakan mama udah berpengalaman" saut Louis
__ADS_1
Anaya terkejut mendengar ucapan Louis Anaya gak tau itu tulus atau modus, tapi terlihat jelas bahwa Anya sangat senang
"sayang ini masih terlalu awal, kalau kandungannya sudah menginjak 6 atau 7 bulan, nh baru kamu belanja barang kebutuhan buat bayi" ucap Sarah
"Louis gak tau ma" ucapnya
"udah gak papa nmanya juga pemula" saut Sarah
"tadi K…mas bilang undan orang tua Anya?" tanya Anaya
"aku undang orang tua kamu ke villa, ntar kita pulang setelah membeli beberapa kebutuhan" saut Louis
"apa Marisa gak bakalan nunggu lama?" tanya Sarah
"hm" Louis hanya menanggapinnya dengan hm
"dasar kamu ini, udah mau punya anak masih sama aja kayak dulu" ucap yudha
"karna mama takut Marisa nungguin jadi mama ke villa duluan, kamu yang cepet pulangnya" ucap Sarah
"iya ma" saut Louis
Sarah dan Yudha langsung pergi sedangkan Louis masih bertekad mengajak Anaya membeli kebutuhan mereka
"apa kamu bakalan cerai-in aku setelah berkumpul nanti?" tanya Anaya sambil menarik bajunya
__ADS_1