
pagi hari Anaya terbangun dia sempet berpikir siapa yang membawanya ke kamar, setelah itu Anaya pergi ke kamar mandi membersihkan diri lalu turun kebawah, saat di tangga Anaya melihat Louis sedang makan sendiri tak lama seorang pembantu datang membawa makanan lainnya
"apa yang kamu lihat, turun!" ucap Louis
"iya" saut Anaya
Anaya pun duduk di kursi bersebelahan dengan Louis dia merasa sangat canggung
"sampai kapan kamu akan melihatnya, makan" ucap Louis
Anaya hanya menurut mengambil nasi dan lauknya lalu makan
Louis berdiri dan akan pergi
"kak mau kemana?" tanya Anaya
"ke kantor ada rapat pagi" awab Louis
"Anya bantu siapin berkasnya ya" ucap Anya sambil bangun
"gk usah" saut Louis
Anaya pun merasa terpukul dia kembali duduk dengan rasa sakit dan kecewa
"non! mungkin tuan belum terbiasa" ucap ART di sana menghibur Anaya
"mungkin iya bi" jawab Anaya sambil tersenyum
setelah Anaya makan dia membantu membereskan rumah, setelah selesai Anaya pergi ke ruang baca ia sangat bosan di sana dia tiduran di atas kursi sambil memegang buku
"drt drt drt" nada ponsel Anaya yg di getarknpun berbunyi
"hah Alex?" gumam Anaya yng bertanya-tanya
"iya Lex, ada apa? tumben loe nelpon" tanya Anya sambil duduk
"gk ada apa-apa sih, gimana jawaban loe?" tanya Alex dengan ragu
Anaya pun langsung teringat sesuatu, seketika matanya terbuka legar kata-katanya jadi kaku
"eh, gini ya Lex, maaf banget Lex dari dulu sampai sekarang Anya cuma mencintainya" ucap Anaya
__ADS_1
"orang nya sayang sama kamu? ngehargain kamu? perhatian sama kami?" tanya Alex
"orang nya sayang kok sama Anya" ucap Anya "tapi… kak Louis anggap Anya sebagai adik, ya lebih tepatnya sayangnya itu sayang sama adik bukan kekasih" gerutu Anya dlam hati
"eh udah dulu ya, Anya masih ada kerjaan" ucap Anya sambil menutup telpon
"huh ini merepotkan, kejadiannya tuh di hari kelulusan sekolah SMA, huh ribet" gumam Anya
Hari kelulusan sekolah
"By The Way kalian meu kuliah di mana nih?" tanya Yuna
"aku sih belum kepikiran" jawab Anya
"kalau aku udah ada rencana sih, By The Way kalian mau ambil jurusan apa?" tanya Memey
"gk tau sih, sebenarnya papah suruh ambil jurusan keuangan biar bisa bantuin kakak di kantor, cuman Anya mau jadi desainer" ucap Anaya
"yaudah mending ikutin aja isi hati loh" saut yuna
...hari itu aku dan kedua sahabatku itu berjalan bersamaan gak nyangka banget di hadang sama Alex...
"Anya udah lama banget aku simpan perasaan ini, aku gk bisa nunggu lebih lama lagi, sebentar lagi aku bakalan ke Singapur untuk kuliah" ucap Alex dengan malu dan ragu
"dari pertama kali aku pindah kesekolah ini, aku udah tertarik sama kamu" ucap Alex
"tapi lex…" ucap Anaya
"gk papa, gk usah buru-buru, kamu bisa jawab nanti" ucap Alex sambil pergi
"hey, Lex" teriak Anya yang memanggil Alex
(bayangan abis)
"aduh di pikir-pikir kasian dia, tapi mau gimana lagi" ucap Anya
waktu pun berjalan hingga menunjukan jam 15:00 sore
"bi bahan makanan ada?" tanya Anya
"ada non" jawab bi Juminten
__ADS_1
"bi, biasanya mas Louis suka makan sama apa ya?" tanya Anya
"ouh liat aja non di depan pintu kulkas, biasanya tuan suka nempelin lebel di pintunya" ucap Bi Juminten
"makasih ya bi" saut Anaya
"iya non" ucap Bi Juminten
"mending telpon dulu, takutnya pulang malam" ucap Anya
di tempat Louis
"drt drt drt" Louis pun melihat handphone nya, tapi Louis malah membiarkan telpon itu malah mengsenyapkan panggilan itu
"coba lagi deh" ucap Anaya di rumah
Louis yang di perusahaan merasa kesal dengan panggilan yang terus menerus
"iya ada apa?" tanya Louis dengan ketus
"mmm ini kak, Anya cuma mau nanyain kakak bakalan pulang kapan?" tanya Anaya
"ada apa emang?" tanya Louis
"Anya mau masakin kakak makan malam, tapi Anya takut kakak gk pulang sore, jadi Anya telpon dulu" ucap Anya dengan ragu-ragu
"Aku pulang sore" ucap Louis
"udah dulu ya kak, Anya mau siapin makan malam nya" saut Anya
"Dre, hari ini pulang awal" ucap Louis
"bos berkas-berkas ini?" tanya Louis dengan kaku
"rapihin, saya akan bawa pulang berkas itu" ucap Louis
"baik bos" saut Andre
"sepertinya aku harus menerilma nasib" gumam Louis
Andre turun ke bawah menyiapkan mobil untuk Louis
__ADS_1
"aku ingin mencicipi masakan istri kecil ku" gumam Louis