President'S Favorite Cute Wife

President'S Favorite Cute Wife
PERJANJIAN


__ADS_3

"ah gapapa kok sayang!" saut Yudha dan yang lainnya secara bersamaan


"sayang sini! sini! mama sangat rindu!!" sait Mamih Yuni


"ah iya ma" deru Anaya dengan ragu


di titk sekarang perasaan Anaya sangat amburadul dia merasa aneh dengan sifat kluarganya, dia pikir terjadi sesuatu, dia juga merasa aneh dengan sifat Louis hari ini, di sisi lain hatinya sangat gelisah Louis menceraikannya.


"ada apa sayang? apa kamu sakit?" tanya Marisa sambil memegang tangannya


"ah gak ko ma" saut Anaya dengan canggung


Angga mengalihkan pandangannya dari Louis sangat jelas dia kesal pada menantunya itu, sekaligus menyesal, Angga pun melihat kearah Anaya dengan tatapan bersalah.


"Louis mama udah nunggu kamu dari tadi, sebenarnya ada apa kok tiba-tiba ngumpulin kita disini?" tanya Maris yang pura-pura tidak tau


"itu ma, sebenarnya Louis ada kabar baik buat kalian semua!" Louis sambil duduk


"kabar baik?" sontak Mamih Yun


"maaf agak terlambat, ada sedikit kendala di jalan" saut Kevin yang baru masuk


"gk papa ko sayang, sini!!" saut Mamih Yun


"hallo om, tante" sapa Ririn dan Kevin


"coba sini sayang! biar mama yang gendong Kevin!" saut Mamih Yun


"ah ga papa ko ma, lagian Ivan nya juga tidur, biar Ririn tidurin aja" saut Ririn


"sebenarnya ada apa ma?" tanya Kevin


"mama juga gak tau" saut Mamih Yun

__ADS_1


"sebenarnya saya undang kalian kesini tuh karna ada kabar baik dari kami" saut Loius


"kabar baik apa?" sintak mereka


"ini ma, pa dan juga entahlah harus panggil kakak ipar atau Kevin" saut Louis


"terserah mau panggil apapun" deru Kevin


"ini Anaya lagi hamil!! usia kandungannya udah hampir dari satu bulan" ucap Louis


tentu saja mereka yang belum tau sangat terkejut dan tersenyum bahagia sedangkan Kevin dan Angga merasa bersalah dan senyum canggung.


"sayang sejak kapan? kok gak bilang dari awal?" tanya Marisa


"ha ini lo ma" saut Anaya dengan ragu


"iya bener sayang! kok gk kasih tau lebih awal?" tanya Mamih Yun


"dek Naya sejak kapan? kalau tau kamu lagi ngandung mungkin kakak bawain sesuatu, iyakan sayang?" Saut Ririn


"pa, kok papa diem aja? papa gak seneng?" tanya Marissa


"papa seneng kok, seneng banget" Angga dengan ragu


Anaya merasa bingung kepalanya terasa pusing seketika pikirannya menjadi kosong mendengar suara bisik itu


"sayang kamu kenapa?" tanya Louis sambil merangkul Anaya


"Anya merasa sedikit pusing" saut Anaya


"ma, pa, Louis antar dulu Anya ke kamar ya" ucap Louis


"iya sayang" sontak Marisa dan mamih Yun

__ADS_1


mereka terus mengobrol dengan senang dan gembira bahkan kluarga Anaya lupa kalau Anaya melakukan hubungan pertama itu di luar nikah, hanya Angga dan Kevin yang merasa khawatir pada Anaya.


"kupikir kakak bakalan bilangin semua orang kalau aku hamil dan kamu gak tau siapa ayahnya" ucap Anaya di kmar yang sedang duduk di atas tempat tidur


Lous yang sedang menuangkan air putih pun seketika terdiam.


"apa kamu pernah mencintai ayah dari anak yang kamu kandung?" tanya Louis


"emangnya kenapa?" tanya balik Anaya


"kamu hanya perlu menjawab!!" saut Louis


"jujur saja dia adalah cinta pertama Anya, dan anak ini hanya kecelakaan, sebenarnya Anya ingin tau sekali bagaimana reaksi orang itu saat dia tau kalau Anya hamil anaknya" deru Anaya


"kamu masih mencintainya? lalu dimana orang itu?" tanya Louis


"Anya gak tau perasaan Anya gimana sekarang? dan Anya tau dimana orang yang Anya cintai itu sekarang!" sautnya


"pernahkah kamu mencintai orang lain selain dia? dan kenapa kamu tidak memberitahunya kalau kamu hamil?" tanya Louis


"mm tidak, karna mungkin orang itu memiliki orang yang dia cintai sendiri" sautnya


Louis memberikan air putih itu lalu memberikan sebuah perjanjian


"apa ini?" tanya Anaya


"lihat dan baca" saut Louis


Anaya melihatnya, seketika matanya terbuka lebar di sana sudah tertulis dengan sangat jelas, sampai perjanjian antar prusahaan dan kerja sama Vr Corp slesai status Anaya adalah istri sah namun setelah semuanya tercapai dan berhasil statusmu Anaya akan berubah, dan di sana tertulis bahwa Anaya tidak boleh campur tangan urusan Louis dalam hal apapun itu termasuk Asmara.


"ap… apa maksud semua ini?" tanya Anaya


"VR Corp akan bekerjasama dengan prusahaan Zine contrukcion dari Eropa untuk membangun kereta bawah tanah, sampai pembangunan itu belum selesai, dan sampai semuanya beres kamu adalah istriku, setelah semuanya selesai aku akan menceraikanmu" ucap Louis sambil pergi

__ADS_1


di luar pintu Louis berdi dengan tatapan yang bersalah karna dia sangat menyayangi Anaya.


"satu-satunya cara agar aku tidak menyakitimu yaitu pergi, sudah berapa taun aku tumbuh bersama, tentu saja aku menyayangimu karna kamu seperti adiku, aku tidak tegak melukaimu namun kamu malah datang dengan peran yang berbeda" gumam Louis


__ADS_2