
DI PERJALANAN
"wahhhh, pemandangannya indah bangettt! udaranya juga sejukk!" ujar Hana dengan sangatt senang.
"syukur deh kalo dia seneng!" ucap Ezra dalam hati.
mereka berdua menikmati pemandangan dengan sangat riang gembira. langit jingga dari senja memberikan backgroand yang sangat indah.
Akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.
"wahh... cafenya bagus banget!" puji Hana.
"ayo cari tempat duduk!" ajak Ezra.
"kita duduk di lantai atas aja! biar bisa lihat pemandangan dari atas!" ajak Hana.
"bolehh!" jawab Ezra.
mereka berdua pergi ke lantai atas untuk mencari tempat duduk. setelah mereka mendapat tempat duduk mereka memesan makanan.
"ini daftar menunya kaka! silahkan tulis pesanan lalu bisa di antar di kasir~" ujar pelayan dengan ramah.
"baik! terimakasih" jawab Ezra.
"kalau begitu saya pergi dulu! kalau perlu bantuan tidak usah sungkan memanggil pelayan di sekitar kaka!" ujar si pelayan lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
"Cil! kamu mau pesen apa?" tanya Ezra.
"hmmm aku lihat dulu deh menunya!" ujar Hana yang kebingungan.
"nihh daftar menunya!" ujar Ezra yang memberikan daftar menu kepada Hana.
"Mmm... apa ya? ahh ini aku chicken katsu cheesy sama minumnya juz manggo! kalo kamu apa?" jawab Hana yang lalu bertanya kembali.
"mm aku juga sama deh tapi aku minum kopi susu freeze!" jawab Ezra yang sambil menulis.
"ehh bentar! aku aja yang nulis! tulisan mu tuh jelek nanti nggak bisa ke baca!" ejek Hana.
"sorry ya! tulisan ku nggak kayak tulisan anak laki - laki umumnya! tulisanku tu cantik paripurna! huh!" jawab Ezra.
mereka berdua bertengkar ringan yang lalu di ketahui oleh salah satu pelayan. lalu pelayan itu mendatangi mereka berdua.
"permisi kaka... ada yang bisa saya bantu?" tanya sang pelayan.
"bisa minta tolong tuliskan pesanan kami?" tanya Ezra.
"tentu boleh!" ujar pelayan sambil mengambil kertas dan pulpen.
"tuhh adil! yang nulis masnya! huh!" ujar Ezra yang masih kesal.
"(tertawa pelan) pesanannya apa saja?" tanya pelayan.
"chicken katsu cheesy 2 kopi susu freeze 1 sama juz manggo 1" jawab Hana.
"maaf kaka! persediaan mangga di sini sedang habis! apakah mau memesan menu yang lain?" tanya pelayan.
"(murung) saya es teh aja gapapa!" jawab Hana dengan nada murung.
"baiklah! maaf atas ketidaknyamanannya! kalau begitu saya permisi!" jawab pelayan.
"huhh! kenapa habis sih! hiks!" keluh Hana dengan kesal.
"ya wajarlah! karena buah mangga itu buah musiman! ya udah kamu jangan sedih! kamu tunggu pesanannya datang! aku ke toilet dulu sebentar!" ujar Ezra.
"oke... " jawab Hana.
Ezra pun pergi meninggalkan Hana sebentar.
"duhh mana ya? kok kelihatannya nggak ada! eh itu ada yang bawa jus buah deh! coba aku tanyaa aja deh! (menghampiri seseorang) permisi mbk.. numpang nanya boleh?" tanya Ezra yang ragu - ragu.
"eh iya.. Ezra? kok kamu disini? kata Hana kamu pergi dengannya hari ini?mana Hana?" ternyata mbk itu adalah Yala.
"Lagi di cafe!(ekspresi dingin)kamu beli jus itu di mana?" tanya Ezra.
__ADS_1
"oh.. ini beli di seberang situ!" jawab Yala.
"oke makasih!" terimakasih Ezra ucapkan lalu pergi untuk segera membeli jus buah untuk Hana.
"Mas.. beli jus manggo 1" ujar Ezra yang memesan.
"(mulai membuat) ini mas! 10.000 ya totalnya!" ujar si penjual.
"(memberikan uang) makasih" ujar Ezra yang langsung bergegas menyusul Hana.
"Duhh capek banget! nggak papa yang penting dia senang!" ujar Ezra dalam hati.
Ezra pun segera kembali sebelum Hana mencemaskan nya.
"tuh dia! Ezra! lama banget sih kamu!" ujar Hana dengan kesal.
"ya maap! nih jus manggo kesukaan kamu!" ujar Ezra sambil memberikannya kepada Hana.
"wahhhh.... makasihhhhhhhh bangettt!" ucap Hana dengan sangat senang.
"yahh kok terimakasih nya cuman gitu doang?" ujar Ezra dengan sedikit manja.
"teruss aku harus ngapain dong? ah.. aku punya ide! ayo ke luar situ!" ajak Hana.
"mau ngapain? " tanya Ezra.
"udahh tinggal ikut aja! permisi mbak! boleh minta tolong fotoin kami?" minta Hana kepada salah satu pengunjung.
"ohh iya! boleh! agak mepet! satu.. dua.. nah yak! lagi lagi! oke! ini mbak! maaf kalau hasilnya jelek!(memberikan smartphone)" ujar mbak tersebut.
"wahh bagus mbk! makasih ya udah mau fotoin kami!" ujar Hana dengan senang.
"iya.. nggak papa!" ujar mbak tersebut.
Hana dan Ezra pun kembali ke tempat duduk nya.
"wahh bagus banget! langsung upload di IG nih!" ujar Hana.
"ehh jangan dong" larang Ezra.
"ya udah deh gapapa" jawab Ezra.
pesanan mereka pun datang dan mereka segera menghabiskannya. setelah habis Ezra ingin mengajak Hana ke suatu tempat.
"Han! habis ini pergi ke pasar malam deket sini yok!" ajak Ezra.
"emm boleh!" jawab Hana.
"ya udah! ayo keluar sekalian aku mau ke kasir mumpung belum antre!" ajak Ezra.
"oke!" jawab Hana.
DI KASIR
"permisi... saya mau bayar pesanan kami! totalnya berapa ya?" tanya Ezra ke kasir.
"totalnya.. xxxxxx!" ujar petugas kasir.
"ini mas!" ujar Hana dan Ezra secara bersamaan sambil menodongkan uang kepada petugas kasir.
"udahh aku aja yang bayar! kan aku yang ngajak kamu!" ujar Ezra dengan geram.
"aku ajaaa kan kamu udah ngasih tumpangan!" ujar Hana.
mereka pun bertengkar lagi karena hal yang tidak jelas.
"mohon maaf! sebaiknya jangan bertengkar di depan umum! kalau begitu begini saja! mohon maaf saya tidak menerima uang dari mbknya! karena besok menafkahi adalah tugas seorang laki - laki! jadi saya akan mengambil uang masnya! kalau begitu ini kembaliannya dan struk nya! silahkan kalian bisa pulang dengan perut kenyang!" ujar petugas kasir dengan rasa lega.
"terimakasih! maaf telah membuat sedikit keributan!" ujar Hana yang lalu pergi.
DI LUAR
"ayok naik! nihh helm nya pakai!" perintah Ezra.
__ADS_1
"ye!" jawab Hana.
"pegangan nanti jatohh!" perintah Ezra lagi.
"nggak mau!" tolak keras Hana.
"terserah! (langsung meningkatkan kecepatan motor)"
"astaga! (reflek memeluk Ezra) jangan kenceng - kenceng napa dah?" ujar Hana dengan geram.
"nggak papa pengen kenceng aja! biar cepet nyampe!" jawab Ezra dengan senyum nakal.
akhirnya merekapun tiba di pasar malam.
DI PASAR MALAM
"rame banget!" ujar Ezra.
"(menggandeng tangan Ezra) ayokk! cepet! aku pengen segera main semua wahana itu!" ajak Hana dengan sangat semangat.
dalam hati, Ezra berkata "uhh imutt bangettttt!".
mereka berdua bermain dengan riang gembira. Mulai dari rumah hantu sampai wahana lainnya Karena kecapekan mereka berdua istirahat sejenak di sebuah taman yang sepi jauh dari kerumunan orang - orang.
" uhh aku capek banget!" keluh Hana.
"kamu tunggu di sini sebentar! aku belikan minum dulu!" ujar Ezra.
Ezra pun segera pergi.
"mas beli minumnya dua!" ujar Ezra.
"(memberikan) totalnya xxxxx!" ujar si penjual.
"(memberikan uangnya) terimakasih" ucap Ezra lalu pergi.
"aku harus segera beli kue untuk Hana! tapi... mana ya tokonya? kayaknya nggak ad.. eh itu ada roko kue! pas banget juga deket toko bunga!" ujar Ezra yang bersemangat dan langsung membeli kue dan buket bunga.
Setelah Ezra membeli barang - barang itu, ia langsung menyusul Hana di tempat tadi. sebelum sampai di Sana Ezra menyalakan lilin.
"Happy birthday to you~ Happy birthday to you~
Happy birthday Happy birthday~
Happy birthday to you... ~" Ezra menyanyikan lagu ulang tahun ini untuk Hana. Ternyata Hana ulang tahun Akhir Pekan ini.
Suasana yang sepi dan rindanh dari pohon - pohon membuat kesan bahagia yang mendalam membuat Hana terharu.
"hiks.. duh jadi terharu nihh... makasihh aku aja sampe.. hiks.. lupa kalau ini hari ulang tahun ku!sekali lagi makasihhh bangett" ujar Hana dengan penuh rasa haru.
"eh eh kok malah nangis sih! emang kamu ya cengeng lo! daripada nangis mending berdoa dan segera tiup lilinnya sebelum mati!" ujar Ezra yang bahagia.
Lalu Hana mengucapkan permohonannya dalam hati "satu hal yang ku inginkan! semoga semua orang terdekat yang sudah mendukungku akan selalu sehat dan diberikan selalu kebahagiaan yang abadi!(meniup lilin)"
"ayo kita foto dulu! sekarang giliran pakai HP ku! (mengarahkan kamera) (krik).. satu lagi! sini agak deket! satu.. dua.. (krik) nahh baguss!" ujar Ezra.
"nanti jangan lupa di buat jj (jedah - jedug)!" ujar Hana.
"siap! nah sekarang ayo kita potong kue nya lalu kita makan di sini bersama!" ajak Ezra.
"oke! " jawab Hana.
Mereka berdua mulai memotong kue membentuk segitiga sama kaki lalu mereka memakannya bersama. Saat mereka sedang asyik memakan kuenya, Ezra teringat bahwa saat itu ia akan menyatakan perasaannya kepada Hana.
Akan tetapi, ia nampak ragu akan keputusan Hana. Tapi, ia mencoba memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya.
"Hana.. (menggenggam kedua tangan Hana) sebelumnya aku ingin menyampaikan sesuatu! terserah keputusan mu bagaimana!" ujar Ezra yang jantungnya berdetak sangat kencang.
"kamu mau ngomong apasih? sampe serius gitu!?" ujar Hana yang juga ikut deg-degan.
"sebenarnya aku...." belum selesai Ezra menyampaikan perasaannya, tiba - tiba ada suara telepon berdering dari HP Hana.
"(kring... kring...) sebentar Ezra aku angkat dulu! kalau - kalau ini penting!" ujar Hana.
__ADS_1
"ya silahkan!//(dalam hati) huh.. jantungku... semoga masih aman!" ujar Ezra dengan muka merah merona.