
Di rumah Hana
"ibu... ayah.. Hana pulang.. " Hana masuk rumah dengan riang gembira.
"ututu.. anakku sudah pulangg" ujar ayah Hana yang senang melihat anaknya pulang.
"aduhh.. senengnya sampe langit ke tujuh! ketemu siapa di sana?" tanya ibu Hana.
"Ibu! ayah! tetangga sebelah ada anak laki - lakinya seumuran denganku!" ujar Hana dengan raut wajah tak berdosa.
"eh eh ngganteng kyk ayah apa enggak?!" tanya Ayah Hana.
"muka nya sih cuek! tapi ngganteng banget yahhhh! tapi kayaknya ganteng ayah! hehe" ujar Hana.
"kayak?!! ya pasti ganteng ayah donggg!!" ujar Ayah Hana dengan sedikit kesombongan.
"hehe iya deh iya!" ujar Hana.
"udah seneng - senengnya? sekarang bawa tas kamu kemari teruss kerjain tugasmu! ke buru malem nanti kamu ngantuk!" ujar ibu Hana sambil melotot.
"i-iya bu! aku akan mengambilnya!" Hana lari terbirit-birit ke kamar nya dilantai atas untuk mengambil tasnya agar tidak di marahi oleh ibunya.
Saat Hana membuka pintu kamarnya
Tiba - tiba
"Astaga naga! Ezra!! ya ampun kenapa kamu bisa di sini? kamu lewat dari mana?!! aku kaget banget tauuu!" Hana terkejut melihat Ezra yang tiba - tiba ada di dalam kamarnya.
"suttttt! aku lewat jendela! kamu mending diem daripada nanti ketawan sama orang tua kamu!"
__ADS_1
ujar Ezra agar Hana tidak berbicara terlalu keras.
"Salah kamu sihh! aku kan jadi kaget! terus gimana cara kamu ke sini?! lompat?!" tanya Hana.
"iya!" jawab Ezra dengan sangat tenang seakan-akan tidak terjadi apa - apa.
"Hah?! nanti kalo kamu jatuh gimana? sebentar aku mau bernafas dulu! huh...... sekarang katakan alasan kamu tiba - tiba ke sini!" ujar Hana dengan bingung.
"Aku ke sini mau temenan sama kamu!" ujar Ezra.
"astaga... kan emang kita udah temenan sejak tadi kita bertemu!!" ujar Hana dengan gemas.
"yaa kan aku mau temenan secara khusus sama kamu!" ujar Ezra.
"oke.. oke! kalau itu mau mu!" ujar Hana yang menuruti ke mauan Ezra.
tiba - tiba, Ibu Hana memanggil Hana yang tidak segera turun untuk mengambil tugasnya."Hana!! ayooo cepattt sini! ibu bantu kamu mengerjakan tugas dan belajarr!" panggil ibu Hana.
"lewat jendela lagi lahh! ya udah sampai ketemu besok, dahhh!" ujar Ezra dengan santuy.
"Hah, woyy jangan lewat situ! lahh udah terlanjur, eh kok ketemu besok? kan aku besok sekolah? mungkin pulang sekolah sihh" ujar Hana.
"Hanaaaaa!!" panggil Ibunya sekali lagi.
"Iyaaa! iyaaa! aku turun nihhh.
Akhirnya Hana belajar dan mengerjakan tugas di dampingi oleh ibunya. Setelah belajar ia tidur agar besok ia tidak kesiangan.
Paginya
__ADS_1
ternyata ia kesiangan lagi karena susah di bangunkan. "Hanaaa!! ayo bangunnn! udah siang ini! nanti kamu telat lagi loooo!!!" Ibu Hana membangunkan Hana dengan suara yang keras.
"Hah?! jam berapa ini bu?" Hana yang terkejut langsung menanyakan jam dan bergegas untuk mandi.
"udah jam 07.00 looo setengah jam lagi kamu masukkk! mandinya yang cepet airnya udah ibu siapinn!" ujar ibu Hana.
Ternyata Hana mandi selama 20 menit. dan kurang 10 menit lagi sekolahnya masuk. Ibunya langsung menyiapkan bekal dan langsung menyalakan motor. Sedangkan Hana menyiapkan roti lapis untuk di makan saat perjalanan ke sekolah.
"Hana ayo cepatt nakk! udah telat loo! kurang
5 menit lagi sekolahmu masukk" panggil ibu Hana.
"iyaa.. bentar bu! Hana pamit dulu sama ayah! ayah Hana pamit mau sekolah dulu! dadahhh" Hana pamit kepada ayahnya untuk ke sekolah.
"iyaa.. belajar yang pinter yaaa anakku!" jawab ayah Hana.
Hana bergegas ke sekolah di antar oleh ibunya dengan menaiki motor.
Di perjalanan
"lain kali kalau mandi jangan lama - lama!" ujar ibu Hana.
"iya.. iya.. toh salah sendiri airnya air anget! kan jadi betah kalau mandi!" ujar Hana yang menyalahkan airnya.
"ooo.. jadi nyalahin airnya, kalo gitu besok pakai air dingin yaa? biar kedinginan terus tiap pagi!" ujar ibu Hana.
"eh eh jangan bu!!" jawab Hana.
"makanya kalau mandi jangan lama - lama, jadinya telat terus kan?"
__ADS_1
"iya.. iya.. " jawab Hana dengan menyesal.
Ibunya memgomel terus sampai depan gerbang sekolah.