
Hari pertama Hana sekolah
Hana berangkat ke sekolah di antar ibunya. Karena Hana orangnya cengeng dia takut untuk bersosialisasi dengan lingkungan yang baru, dia butuh beberapa waktu untuk menyesuaikan diri.
" Hana, Baik - baik sekolah nya ya, Ibu pulang duluan nanti ibu jemput saat jam pulang sekolah" perintah ibu Hana
Akan tetapi Hana tidak mau ditinggalkan oleh ibunya "Hiks.. hikss, aku nggak mau buuuu.. uwaaaaaaa hiks.. hiksss"
"Gapapa Hana, kamu harus percaya diri dan berani" Ibu Hana berusaha membujuk Hana
"hikss, hikss"
Tiba - tiba ada seorang bu guru yang menghampiri Hana.
"Halo kidss, namanya siapa?" tanya guru itu.
"Hiks nama ku Hana" ujar Hana sambil menangis.
"oo.. kenapa Hana nangis?" tanya bu guru itu.
"Hana takut sekolah, pengen sama ibu terus" ujar Hana.
"kenapa? sekolah kan seru, tu lihat semua temen - temen lagi pada riang gembira di dalam kelas" guru itu memberikan iming - iming kepada Hana.
Tiba - tiba bu guru menggendong Hana sambil bernyanyi
"Hup, ayo ke kelas sambil bu guru gendong" ajak guru itu.
"Tak gendong ke mana - mana~"
Lalu Hana senang dan tertawa bersama bu guru dan teman di dalam kelas. Hana memperkenalkan dirinya di depan kelas.
Lama kelamaan Hana mulai terbiasa dengan lingkungan barunnya. Hana mulai mempunyai banyak teman di sekolah. Sepulang sekolah Hana menceritakan pengalaman nya di sekolah kepada keluarga nya.
"Ibu ayah!!!" panggil Hana.
"ya?" ucap sang ibu dan ayah.
"tadi waktu di sekolah aku ketemu banyakkk temen." ujar Hana.
"siapa teman sebangku mu?" tanya sang ayah.
"teman sebangku ku namanya Yala, dia sangat baik" Hana menceritakan bahwa ia mempunyai teman sebangku yang baik.
"Semua teman - teman ku memiliki sifat yang berbeda - beda dari ku, pertama ada Ryan! dia cucu dari kepala sekolah sukanya sok jadi bos di kelas ku gitu lo bu, terus ada Arwa dia kalau ngamuk dia langsung ancang - ancang ngambil kursi buat di lempar, terus ada Naki dia sedikit berbeda dengan anak laki - laki lainnya dia lebih tenang dan keliatannya dia juga anak yang pintar dan juga bisa menggambar! gambar nya tadi bagus sekali." cerita Hana kepada orang tuanya.
"oh ya? kalau gambar mu gimana?bagus nggak?" tanya sang ayah.
"nih" Hana menunjukkan gambarnya kepada ibu dan ayah.
"pffttt.. hahahaha" ibu dan ayah Hana tertawa terbahak - bahak karena melihat gambar Hana yang begitu jelek.
"ihh ayah dan ibu gitu og, hiks.. hikss... huwaaaaaaa" Hana yang cengeng langsung menangis.
__ADS_1
karena Hana anaknya cengeng dia nangis sejadi - jadinya. Ayah dan Ibu Hana merasa bersalah dan mencoba untuk menenangkan Hana.
"cup cup anakku sayang..." ayah yang mencoba menenangkannya.
"ya udah deh ibu sama ayah minta maaf, jadi di maafin nggak?besok ibu beliin es krim" ibu dan ayah meminta maaf kepada Hana.
"hiks.. es krim??? aku mauuuu" setuju Hana.
"Ya udah sekarang tidur besok sekolah sekalian beli es krim" perintah ibu Hana.
"Oke" jawab Hana.
akhirnya Hana terbujuk lalu dia tidur karena besok sekolah.
Esok harinya
Ibu Hana mencoba untuk membangunkan Hana "Hana!! ayo bangun nak!! ini sudah pagii, waktunya berangkat sekolah"
"hoamm.. 5 menit lagi Buu" Hana yang masih mengantuk meminta tambahan waktu untuk tidur.
Akann tetapi karena sudah telat ibu Hana tetap bersi keras membangunkan Hana "nggak ada 5 menit lagi! ayo langsung bangun, udah telat looo"
"iya iya.. "
Hana bangun dan langsung siap - siap untuk berangkat ke sekolah. Sesampainya di sekolah ternyata ia terlambat ke sekolah. Hana langsung bergegas masuk ke kelas
Hana masuk dengan memderi salam "permisi bu, selamat pagi. Maaf saya terlambat"
"kenapa terlambat?" tanya bu guru.
"hahahaha" Semua orang yang ada di kelas menertawakan Hana.
"Hana.. Hana.. ya udah sini duduk pelajarannya sudah di mulai" Ucap Bu guru yang mempersilahkan duduk Hana.
"Baik bu.."
Waktu jam istirahat
"Oyy, main ke luar sekolah uyy" ajak Ryan.
"ayooooo" ucap semua murid kelas termasuk Hana.
Akhirnya mereka semua pergi untuk
jalan - jalan di dekat area sekolah. Saat mereka sedang berjalan, mereka melewati tempat pemakaman.
"eh lihat, itu di sana ada tempat pemakaman!" ucap Hana sembari menunjuk menggunakan jari telunjuk.
"eh iya" ucap Haza
"hush jangan di tunjuk!! nggak boleh kata ibu ku pamali" Yala memperingatkan Hana sembari menangkis tangannya.
"cepet langsung gigit jari mu yang tadi buat kamu nunjuk!!" ujar Ryan.
__ADS_1
"emangnya kenapa?" Tanya Dika.
"denger - denger sih katanya biar nggak di impeni sama orang yang udah meninggal itu (ketemu sama orang yang sudah meninggal di dalam mimpi)" ujar Ryan.
Hana yang panik dan takut langsung menggigit jarinya. Tidak lama kemudian saking takutnya Hana menangis. Semua teman - teman kebingungan. Akhirnya mereka semua memutuskan untuk segera kembali ke sekolah.
Sesampainya di sekolah Hana masih menangis. Guru pun bingung lalu bertanya kepada teman - teman yang lain.
"Ini kenapa Hana? kok nangis?" tanya sang guru
"hiks.. hiks.. Hana takut.. hiks.. hiks.. Ryan nakal buuuu uwaaaa"
"Ryan..?" tanya guru
"Jadi gini loh bu ceritanya, kan kita lagi jalan - jalan, nah pas - pasan lagi jalan Hana ngasih tau sambil nunjuk kalo di sana ada tempat pemakaman, terus saya mengingat kan Hana kalau nunjuk kuburan itu nggak boleh alias pamali" ujar Yala
"Nah terus saya nyuruh Hana gigit jarinya katanya biar nggak di impeni orang yang udah meninggal itu (ketemu orang yang udah meninggal di dalam mimpi)" tambah Ryan.
"Terus si Hana nangis karena takut, akhirnya kami balik lagi ke sekolah gitu bu ceritanya" ucap Dika.
"Apakah benar kejadian nya seperti itu anak - anak?" tanya bu guru untuk memastikan nya lagi.
"iya bu!!" jawab teman - teman.
"Hana.. teman - teman mu tidak bermaksud untuk menakutimu, mereka hanya ingin mengingatkan kamu" terang sang guru.
"hiks.. oo be-begitu"
"iya, sekarang kalian maafan dulu biar enak di lihat" perintah sang guru.
"teman - teman aku minta maaf ya.. gara - gara aku kalian jadi susah, sekali lagi maafin aku" Hana meminta maaf kepada teman - temannya.
"Iya gapapa, Kami juga minta maaf, gara - gara kami kamu jadi ketakutan kamu nggak bermaksud menakutimu" Teman - teman juga minta maaf atas perbuatan mereka. Akhirnya mereka semua bermaafan satu sama lain. Mereka kembali bermain.
Sepulang sekolah
Di rumah
Sesampainya di rumah Hana langsung makan. Setelah makan, ada 2 anak yang lebih tua dari Hana. Mereka adalah tentangga Hana. Mereka kakak beradik namanya Gea dan Yuba.
"Hana Hana, main yokkk!!" panggil Kak Gea dan Kak Yuba.
"eh itu suara kak Gea sama kak Yuba! ibu!! aku pergi main sama kak Gea dan Kak Yuba ya buuuu??"
Hana meminta izin kepada ibunya untuk bermain.
"yaaa, tapi makannya udah selesai?" tqnya ibu Hana.
"udahh" jawab Hana.
"ya sana main, tapi jangan jauh - jauh yaa!" nasihat Ibunya.
"oke bu! ayok kak kita main" Ajak Hana sembari menutup pintu kembali.
__ADS_1
"Ayoooo" Mereka pergi bermain di sekitar kompleks mereka.