
"morning baby"
Raka mengkecup dahi Caca dengan sangat lembut lalu melanjutkan untuk makan bareng dimeja makan. karena hari ini hari Minggu, mereka berdua berencana ingin pergi jalan-jalan keliling kota saja.
"raka, aku boleh minta sesuatu ga?" tanya Caca sambil mengoleskan selai roti coklat.
"minta apa baby?"
"ajarin aku main game, aku bosen liat tiktok terus"
"emang mau diajarin game apa?"
"yang biasa kamu mainin itu loh"
"ah itu? walaupun udah aku ajarin, pasti kamu tetep ga bisa kan?"
"ishh, ajarin dulu Napa si"
"iya-iya sini"
Caca melihat betapa pro nya Raka bermain game itu, Caca pun juga ingin memainkan game itu.
"Raka, aku juga mau main ituu"
"iya-iya, nih. coba liat gimana cara mainnya?"
jika dilihat, Caca tampak bingung dengan game nya. dia melihat kesana kesini ada banyak sekali tombol. dia pun melihat jika ada orang yang berada dalam game itu. Caca pun mendekatkan karakternya itu ke orang yang berada disitu.
"aih baby, jangan dideketin! tembak by cepetan!"
Caca mulai bingung dan mencari dimana tombol untuk menembak, tapi sudah keduluan karakternya yang mati.
"tuh kan, mati".
Caca pun memberikan hp itu pun kepada Raka, lalu ketika Raka memainkannya banyak sekali musuh yang berhasil dia tembak. dan juga dia menang beberapa kali.
"lah? kok kamu bisa menang si"
"kan aku pro, hehe"
Caca langsung mendengus kesal lalu mengambil hp nya dan selonjoran di sofa hanya untuk menonton konten YouTube yang baru. Raka yang melihat pacarnya ngambek pun membujuknya untuk memainkan game yang tadi.
"aku ga mau, kalah aja trus nanti" bantah Caca.
"yaudah kalo ga mau, yodah yuk kita jalan-jalan".
sebelum jalan-jalan pun, mereka sempet adu bacot mo gunain motor atau mobil.
"aku maunya motor! ga mau mobil!"
Raka hanya pasrah lalu mengambil motornya dan akhirnya melaju dengan santai saja. tidak usah kencang-kencang, nanti jatoh kapok loh. mereka berhenti disalah satu taman yang dimana banyak sekali anak kecil yang berlarian kesana-kemari.
"yok"
mereka berdua hanya duduk di kursi sambil mengobrol santai saja, dan secara tidak sengaja, Raka bertemu dengan Justin. Justin Amarta, sahabat masa kecil Raka.
"eh, Raka? kebetulan banget ketemuan disini"
"kebetulan aja si"
Justin melihat Caca yang sedang sibuk dengan ponselnya dan bertanya siapa cewek itu.
"dia? pacar gue lah"
"gila si, udah punya pacar aja lu. sementara gue aja masih jomblo woe"
__ADS_1
"salah sendiri kaga nyari pacar"
"pandang fisik semuaa"
karena ada Justin, akhirnya mereka pergi bertiga jalan-jalan bareng. ketika Raka dan Justin asik mengobrol, pandangan Caca tertuju pada toko yang mungkin baru ada dikota ini. judulnya si 'the corn' artinya jagung. karena Caca penasaran, dia pun ingin kesana. tapi tangannya masih digenggam oleh Raka.
"ya sudahlah, aku pergi nanti saja". batinnya.
20 minutes later
kini tangan Caca tidak digenggam lagi oleh Raka, dan akhirnya dia pergi untuk mencari tau toko yang judulnya 'the corn' tadi.
"kek nya toko baru, aku coba masuk aja deh" batinnya.
ketika dia masuk, dia melihat ada banyak sekali pengunjung yang datang dan mencoba berbagai makanan yang bertemakan jagung.
"wanginya jagung banget".
tapi tiba-tiba saat dia berjalan, dia ditabrak oleh anak kecil yang membawa minuman susu yang membuat bajunya basah.
"m-maaf kak, aku ga liat"
"ah iya dek, gapapa kok"
anak kecil itu pun lanjut pergi. sementara, Caca ingin mencari kamar mandi untuk membersihkan bajunya itu.
At the Bathroom
Caca melihat sekilas di kaca, kalau rambutnya berantakan dibagian depan. dan dia juga melihat ada cowok yang seumuran seperti Raka. yakni 19 tahun. cowok itu kek berusaha mengeluarkan sesuatu dari dalam mulutnya. karena jijik, Caca segera meninggalkan kamar mandi itu. lalu dia pergi keluar dengan membawa jagung bakar 3 buah untuk dimakan bareng Raka dan juga Justin.
"baby"
Caca mendongakkan kepalanya dan terlihat Raka memeluknya dengan erat.
"aku habis dari toko jagung, disana ada banyak banget pengunjung. jadi aku sekalian kesana. oh iya, Raka aku beli jagung bakar juga loh. nih."
Caca memberikan jagung bakar itu untuk mereka, dan akhirnya mereka memilih ditempat sejuk untuk memakan jagung bakar itu.
"baby, makannya belepotan loh" ucap Raka sambil membersihkan jagung yang ada di pinggiran mulut Caca.
"ekhem! gua jomblo bego! hargain Napa"
Raka dan Caca hanya tertawa melihat tingkah Justin yang sok ngambek kek anak kecil.
"eh, btw gua duluan ya. sama nyokap disuruh pulang"
"yaudah sana"
setelah memakan jagung bakar, Caca membuang tongkol jagung itu lalu kembali duduk bareng Raka di kursi taman. Caca melihat ada ada wahana yang seru lalu mengajak Raka untuk menaiki wahana itu.
"ga, ga baby ga! wahana itu bahaya" tolak Raka.
"bahaya dari mana? liat tuh, ada banyak orang yang ngantri"
"baby, aku ga mau"
"ishh, yaudah aku sendiri aja"
baru saja Caca akan melangkahkan kakinya sudah digenggam tangannya oleh Raka.
"aku bilang ga boleh"
"ishh Raka, ayolah! bentaran aja kok"
"ga tetep ga, nurut baby"
__ADS_1
mau tidak mau pun, Caca harus menuruti apa yang dikatakan oleh Raka. tapi, wahana itu terlihat sangat seru.
"baby, ayo"
terlihat Caca yang sedang marah kepada Raka karena tidak diperbolehkan menaiki wahana itu. Caca sama sekali tidak ingin beranjak dari tempatnya.
"pokoknya aku mau naik!"
Raka menatap wajah pacar kesayangannya itu.
"baby, nurut ya"
Raka pun menarik tangan Caca tapi, Caca masih tidak mau bergerak. au ah, akhirnya Caca di gendong aja sama Raka.
"Raka! turunin, aku mo turun! Raka, malu diliatin orang! ishh Raka denger ga si!"
namun, Raka tidak peduli. dia tetap menggendong Caca sampai dilihat banyak orang. mereka akhirnya berhenti di sebuah warung yang tutup.
" au ah, Raka ishh malu banget tau ga!"
"abisnya, kalo kamu ga digendong. ga bakal gerak"
Raka yang melihat Caca sedari tadi ngomel-ngomel Mulu, karena tidak ada orang.
"hmmph.."
Raka mencium bibir kekasihnya itu dan ********** sampai dalam.
"Raka! malu!" teriak Caca.
padahal disitu tidak ada orang sama sekali. tapi mengapa Caca terlihat sangat malu?.
"klo masih ga bisa diem juga, aku cium lagi nih"
"apa si ga mau, iya-iya ini diem"
Raka hanya tertawa kecil lalu mereka lanjut jalan dan bertemu dengan salah satu anak kelas IPS 3 disekolah ya. cowok itu bertanya Caca siapanya.
"tuh cewek siapa lu?" tanyanya.
sekali lagi Raka menarik tubuh cewenya kemudian menciumnya secara ganas tepat didepan cowok itu.
"sekarang tau? dia siapa gua?" tanya Raka dingin.
"a-ah iya, g-gue tau kok"
cowok itu pun langsung pergi dan terlihat Caca yang marah dengan tingkah laku Raka.
"Raka! cukup! malu diliatin tau"
"avv my baby? you angry?"
"bodoamat"
Raka hanya tertawa kecil, lalu terlihat yang memakai baju serba hitam. sedang memperhatikan mereka berdua.
"makin romantis aja lu Raka?! liat aja lu! argh!!"
hello? pengen tau siapa cowok itu?
vote sebanyak-banyaknya yaa
nanti bakalan bikin yang lebih hot lagi, hihi
ga kok bercanda doang:>
__ADS_1