Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan

Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan
Terowongan Lelepan


__ADS_3

Lokasi terowongan tersebut berada tepat di bawah keramaian para pemancing malam ini. Citra satelit malam ini mengatakan, aktivitas ke-20 orang di dalam terowongan sangat padat. Ratna menduga ada aktivitas teknologi tingkat tinggi yang berasal dari terowongan tersebut karena adanya pergerakan sinyal telekomunikasi dari sana.


Tiba - tiba cuaca malam ini menjadi gerimis, lalu perlahan - lahan menjadi hujan deras disertai angin kencang. Para pemancing yang sibuk menunggu alat pancingnya di pinggir Kali Progo kemudian mempersiapkan payung dan jas hujan untuk berjaga-jaga sebelum kehujanan.


Tiba- tiba dari tengah Kali Progo muncul semacam air mancur atau pusaran air yang naik dari dasar sungai, yang semakin lama semakin besar. Kemunculan air mancur tersebut disertai juga dengan bunyi - bunyian gamelan Lingsir Wengi yang membangkitkan bulu kuduk. Bau semerbak melati juga ikut menyebar di sekitar air mancur. Walaupun dalam guyuran hujan deras, ternyata air mancur tersebut tidak surut dan semakin besar.


Lalu tiba-tiba muncul makhluk berperawakan tinggi besar hampir 3 meter dan menyerupai raksasa. Kulitnya hitam kelam dan mempunyai taring panjang. Makhluk tersebut kemudian menyeringai dan berteriak membuat para pemancing ketakutan dan lari terbirit-birit sambil berteriak, "Lelepan.. Lelepan.. Tolong..! "


Daerah Kali Progo itu pun menjadi sepi dari pemancing. Hujan lebat dan angin kencang juga perlahan-lahan reda. Hantu Lelepan yang melihat para pemancing kabur, lalu kembali masuk ke air mancur dan turun ke dasar sungai. Rama yang melayang dari jarak 1 km dari tempat kejadian, sedang  mengamati dan merekam kejadian tersebut. Akhirnya Rama mengetahui cerita mitos Lelepan di Kali Progo.


Tapi Rama tetap mencurigai adanya hubungan antara Lelepan, air mancur dan terowongan di bawah kali tersebut. Setelah semuanya sudah menjadi sepi, Rama mencoba mendekati daerah penampakan hantu Lelepan tadi dan masuk ke dalam kali untuk melihat dari dekat ada apa sebenarnya di dasar kali tersebut.


Rama mulai menyelam menggunakan rompi Ontokusumo yang sudah dimodifikasi untuk menyelam hingga kedalaman 5 meter di dasar sungai Kali Progo. Dan benar sesuai hasil pindai Ratna, bahwa di dasar Kali Progo terdapat pintu keluar masuk untuk ke terowongan bawah tanah dan kemunculan Lelepan pasti melewati jalur ini.


Rama : "Ratna, coba cek bagaimana tadi cara Lelepan keluar masuk ke terowongan ini? "


Ratna: "Baik Rama, sepertinya pintu keluar masuk dasar Kali Progo ini dikendalikan dari pusat kontrol. Tapi aku menemukan turbin air raksasa di dasar Kali Progo sebelah barat, mungkin kita bisa masuk lewat sana."


Rama : "Oke Ratna, mari kita menuju ke sana! " Rama pun menyusuri ke dasar Kali sebelah barat dan menemukan sebuah turbin air yang berhubungan dengan bendungan Ancol.


Rama :" Ratna, dari turbin itu apakah akan tembus ke terowongan? "


Ratna : " Iya Rama, tapi kita harus masuk dengan waktu yang tepat dan cepat supaya tidak bertabrakan dengan kincirnya. Juga nanti setelah masuk kincir, akan ada belokan siku tajam ke bawah sepanjang 200 meter. Jadi kamu akan sempat berhenti mendadak supaya bisa turun dan tidak menabrak dinding terowongan!"


Rama : " Baik Ratna, coba kamu amati putaran kincirnya, dan kasih tahu waktu yang tepat kita meluncur ke dalam. Aku akan persiapkan diriku, terutama jantungku, untuk pengereman mendadak yang kamu maksudkan. "


Ratna lalu menghitung waktu yang tepat untuk meluncur ke dalam kincir, termasuk kecepatannya supaya bisa masuk tapi bisa di rem saat sudah masuk. Dalam hitungan 15 detik, Ratna sudah mendapatkan pola dari gerakan kincirnya.


Ratna : "Rama, apakah kamu sudah siap? Dalam hitungan lima, kita bisa meluncur "


Rama: "Ok Ratna, aku siap! "


Ratna :" 5..4..3..2..1..meluncur "


Rama pun meluncur terbang sesuai aba - aba Ratna, dan berhasil memasuki kincir dengan sempurna.


Lalu Rama berhenti mendadak supaya tidak menabrak dinding terowongan di depannya. Jantung Rama hampir berhenti berdetak dan tangannya gemetaran saat tiba-tiba berhenti. Lalu dalam hitungan 5, Rama sudah bisa mengendalikan dirinya dengan tenang.


Rama kemudian terbang turun menuju ke bawah terowongan sepanjang 200 meter. Dan akhirnya Rama bisa memasuki terowongan dari gerombolan Lelepan. Terowongan ini ternyata sangat nyaman untuk bekerja maupun tinggal, setinggi 5 meter dan berdiameter 5 meter juga. Rama kini berada di sektor 7 sesuai dengan tulisan plakat dinding.


Rama : " Ratna, tolong cek apakah ada kamera atau alat keamanan apapun yang mendeteksi tamu asing? " (sambil berjalan pelan - pelan dalam terowongan)

__ADS_1


Ratna : "Ada kamera di setiap pintu masuk ruangan Rama, dan di beberapa titik. Mungkin kamu bisa pakai topi untuk menyamar supaya wajahmu tidak kelihatan."


Rama : "Baik, Ratna. Tolong aktifkan moda penyamaran. "


Moda penyamaran ini maksudnya adalah menyamarkan rompi Ontokusumo menjadi baju biasa yang dipakai sehari - hari Rama dan membuatkan topi supaya bisa menutupi wajah Rama.


Rama pun berjalan - jalan di sepanjang terowongan dengan menggunakan topi. Seharusnya ada 20 orang di dalam terowongan, namun saat ini dalam keadaan sepi. Mungkin sedang tidur, karena Rama datang ke dalam terowongan saat malam hari.


Rama mengamati beberapa ruangan, yang salah satunya terdapat banyak komputer. Ternyata komputer - komputer tersebut sedang menampilkan situs judi online. Kemudian ada juga Rama melihat komputer menampilkan grafik pergerakan mata uang krypto. Sepertinya terowongan ini digunakan sebagai pusat kontrol data judi online dan trading krypto ilegal yang beromzet besar karena banyaknya pusat data di dalamnya.


Rama kemudian melihat satu ruangan tertutup yang di pintunya tertempel gambar emas batangan berlogo Ular Kobra. Logo ini persis seperti logo Partai Kobra yang ditunjukkan Rama 2065. Dari lingkaran kecil kaca bening di pintu ruangan, Rama melihat banyak tumpukan harta emas batangan. Rama mencoba melihat dari dekat dalamnya ruangan itu, tapi tiba - tiba alarm tanda bahaya berbunyi.


Tidak sengaja ternyata Rama melewati sinar infrared di depan pintu masuk ruangan penyimpanan emas dan otomatis alarmnya berbunyi meraung-raung. Rama panik, dan tiba - tiba satu tembakan sudah mengenai leher Rama. Lalu Rama pun merasa pusing dan pandangannya kabur, kemudian Rama pingsan.


Rama terbangun dalam sebuah ruangan, yang di depannya ada jeruji besi. Badannya terasa sakit sekali dan dia bingung sedang berada di mana. Dia masih ingat terakhir kalinya dia berada di depan pintu ruangan penyimpanan emas batangan, tapi tiba-tiba lehernya seperti digigit semut dan dia menjadi lupa kejadian berikutnya.


Ternyata sekarang Rama berada di sebuah penjara. Kedua tangan dan kaki Rama diborgol sehingga pergerakannya terbatas. Tampak petugas penjaga berdiri di depan pintu masuk. Di dalam penjara sendiri ada satu kamera CCTV yang mengamati pergerakan Rama. Sedangkan di dalam penjara, hanya Rama sendiri di dalamnya.


Rama lalu berbisik kepada Ratna, "Ratna, monitor.. Kita berada di manakah?"


Ratna : "Kita berada di terowongan sektor 5, Rama. Ada sekitar 5 orang penjaga di luar, dan 15 orang lagi kalau kita harus keluar dari terowongan ini. "


Ratna: " Belum tahu Rama! "


Kemudian salah seorang penjaga masuk ke penjara Rama, dan membuka pintu jeruji besi tempat Rama ditahan. Tanpa banyak bicara, Rama pun ditarik keluar oleh penjaga tersebut dan diajak berjalan memasuki ruangan yang cukup besar untuk menemui seseorang.


Rama pun hanya mengikuti ke mana petugas itu membawanya. Rama melihat dia memasuki ruangan besar, lalu dibawa menghadap kepada seseorang yang cukup tinggi dan sedang duduk menghisap cerutu. Ketinggian orang itu sepertinya sama dengan hantu Lelepan yang menakuti para pemancing semalam.


Lelepan : "Halo Rama, apakah kamu kaget melihatku? " (bertanya sambil menghembuskan asap cerutunya)


Rama : " Bagaimana kamu tahu namaku? "


Lelepan : "Hahahaha, karena kamu ada KTP di dompet mu bukan? (sambil tertawa menunjukkan dompet Rama dan menghisap cerutunya kembali)


Rama: "Tolong kembalikan dompet ku, banyak dokumen penting di sana!"


Lelepan : "Hahahaha, itu masalah gampang Rama.. Aku mau tanya, siapakah kamu sehingga bisa masuk ke terowongan ini? Terowongan ini hanya ada satu jalur, bisa masuk tapi tidak akan bisa keluar, alias mati"


Rama: " Aku hanya orang biasa, yang kebetulan tersesat di sini. Sepertinya aku tahu dirimu


, kamu pasti Lelepan yang semalam keluar menakuti para pemancing bukan? "

__ADS_1


Lelepan : "Hahaha, kamu benar Rama. Bagaimana aktingku, bagus bukan? Inilah aku, tampak seram bukan?" (sambil tersenyum dan mengerlingkan mata untuk meledek Rama)


Rama: "Wahai Lelepan, dengar kan aku. Sekarang kedokmu telah terbuka. Aku sudah merekam semua hal tentang terowongan ini dan akan aku share video-nya ke khalayak umum tentang mitos Lelepan yang salah kaprah. Dan satu lagi, akan aku kirim video ini ke pihak berwajib bahwa kamulah bandar judi online dan trading krypto ilegal selama ini."


Lelepan: "Hahaha, kamu berani mengancamku, Rama? (tampak mulai marah dengan taring yang kelihatan keluar)


Lelepan pun turun dari kursinya, dan memandang tajam wajah Rama. Sekilas tampak terlihat perubahan dari sosok Lelepan yang tadinya seperti orang biasa, kini tampak seperti raksasa yang menakutkan ketika marah. Sempat terlihat tumbuh taring tajam dari kemarahan sejenak Lelepan.


Rama menjadi mengerti sekarang, ternyata sekutu hantu Ki Sabrang ini adalah manusia jadi - jadian. Dan Rama harus mulai berhati - hati menghadapinya.


Lelepan : "Apalagi yang kamu ketahui, Rama, tentang tempat ini? "


Rama : " Semuanya Lelepan, dan aku akan melaporkanya semua ke pihak berwajib, terutama dengan Partai Kobra-mu! "


Mendengar Rama mengucapkan Partai Kobra, Lelepan menjadi tambah marah. Kata itu seharusnya belum saatnya masyarakat tahu. Lelepan menjadi bingung mengapa Rama bisa tahu. Lelepan akhirnya mengubah wujudnya menjadi seorang raksasa yang menakutkan dengan kulit hitam bersisik dan bertaring tajam. Lelepan begitu marah dan langsung berusaha menangkap tubuh Rama yang tampak kecil untuk dihancurkan.


Rama yang melihat perubahan wujud Lelepan langsung berguling ke belakang untuk menjauh dan bersembunyi. Rama lalu meminta Ratna untuk menghancurkan borgol di kaki dan tangannya. Ratna pun mematuhi perintah Rama dan borgol yang mengikat kaki dan tangan Rama menjadi lepas dan hancur.


Kemudian Rama meminta Ratna mengaktifkan moda perang menggunakan rompi Ontokusumo, lalu berhadapan satu lawan satu melawan raksasa Lelepan. Rama menghadapi Lelepan yang tinggi besar itu menggunakan teknik terbang untuk menghindari pukulan dari Lelepan. Karena ternyata satu kali pukulan Lelepan yang luput dari sasarannya Rama dan mengenai dinding terowongan, dinding itu langsung hancur. Bahkan angin yang menyertai pukulan Lelepan sempat membuat Rama goyah.


Rama terus menghindari setiap pukulan yang dilancarkan oleh Lelepan, dan satu per satu dinding terowongan yang terkena pukulan Lelepan menjadi hancur. Rama kemudian mencoba menembaki Lelepan menggunakan laser dari batu kecubung wulung ungu-nya, tapi hebatnya Lelepan adalah kulitnya yang bisa menyembuhkan diri ketika sudah terluka terkena tembakan. Artinya tubuh Lelepan kebal.


Rama: "Ratna, sepertinya Lelepan tidak mempan dengan senjata laser. Kita harus mengalahkannya menggunakan apakah? " (sambil terus terbang menghindari pukulan Lelepan)


Ratna: "Sepertinya kita harus menguras tenaga Lelepan sekaligus menghancurkan terowongan ini, Rama. Lalu mengunci Lelepan dengan Roket Pukulan Besi dan mengeraskan tubuhnya menggunakan nitrogen cair. Dalam kondisi beku kita bisa menghancurkan Lelepan dengan mudah. "


Rama: "Ok Ratna, kita jalankan caramu. Tinggal 4 sektor lagi terowongan yang harus dihancurkan. Jangan lupa, bom waktu yang kupasang di beberapa titik sejak kita masuk, kita ledakkan juga saat kita sudah di luar terowongan. "


Lelepan terus-menerus mengejar dan berusaha menghantam Rama yang selalu berkelit. Tapi usaha Lelepan selalu gagal dan justru menghancurkan dinding satu per satu sektor dari terowongan. Bunyi alarm peringatan tanda bahaya terdengar meraung-raung begitu kerasnya, dan kepanikan dari orang-orang lain yang berada di dalam terowongan semakin nyata berebutan untuk segera naik ke atas, menghindari pertempuran dan keluar dari terowongan.


Rama yang terus menerus menghindari pukulan Lelepan akhirnya sudah terpojok di sektor 7, dan merupakan ujung dari terowongan. Lelepan yang melihat Rama sudah terpojok, menjadi tambah bersemangat dan langsung berlari kencang untuk menghantam Rama yang sedang bersandar di dinding terowongan.


Rama yang terpojok langsung berkelit lewat ************ bawah Lelepan, dan pukulan Lelepan hanya bisa menghantam dinding terowongan hingga hancur. Rama yang sudah membelakangi Lelepan, segera meluncurkan beberapa Roket Pukulan Besi yang memiliki kekuatan pukulan sebesar 5,000 joule di punggung Lelepan. Lelepan kaget dan mulai terdesak setelah mendapatkan tekanan dari Rama. Hingga akhirnya Lelepan tidak bisa bergerak karena didorong terus menerus oleh 5 Roket Pukulan Besi.


Dalam kondisi tidak bisa bergerak di dinding terowongan tersebut, Rama lalu menyemprotkan Lelepan dengan Nitrogen cair sehingga tubuh Lelepan benar-benar menjadi dingin dan kaku. Dengan kondisi yang dingin dan kaku tersebut, Rama kemudian meluncurkan kembali 5 Roket Pukulan Besi dengan masing-masing berkekuatan 10,000 joule sehingga Lelepan pun menjadi hancur berkeping-keping.


Tubuh Lelepan sudah hancur dan terowongannya juga segera ikut hancur akibat pukulan Lelepan yang membabi buta gagal mengenai Rama. Melihat Lelepan yang sudah hancur, Rama lalu segera terbang naik ke atas dan keluar melalui kincir turbin sama seperti awal masuknya Rama ke dalam terowongan.


Rama pun berhasil keluar dari turbin dan kemudian dia meledakkan seluruh bom waktu yang telah dipasang di dalam terowongan. Terowongan pun menjadi hancur berkeping-keping dalam 200 meter di bawah dasar Kali Progo. Ledakan dan hancurnya terowongan yang berada sangat jauh dari dasar kali, tidak menimbulkan gangguan yang berarti terhadap kondisi aliran air Kali Progo. Begitu pula dengan Bendungan Ancol yang terhubung dengan turbin air terowongan.


Dengan hancurnya terowongan beserta Lelepan, akan menjadi tanda tanya besar bagi Ki Sabrang saat pertemuan besarnya di malam bulan purnama. Apalagi terowongan di Kali Progo tersebut menyimpan harta karun emas batangan yang sedemikian banyak hasil dari bisnis judi online dan trading krypto ilegal. Sudah pasti kehancuran terowongan tersebut akan mempengaruhi sumber pendanaan bagi Partai Kobra yang dipimpin oleh Ki Sabrang.

__ADS_1


__ADS_2