Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan

Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan
Terowongan Bawah Kali


__ADS_3

Rama pun mulai melayang dan langsung terbang meninggalkan rumahnya menuju arah timur ke Yogyakarta.


Rama : " Ratna, tolong dicek dan jelaskan aliran sungai terbesar Yogyakarta itu di manakah? Sepertinya kita harus mendarat di sekitaran daerah itu untuk observasi pendahuluan! "


Ratna : " Rama, Sungai terbesar yang melintasi kota Yogyakarta adalah Kali Progo. Sungai Progo atau Kali Progo juga termasuk sungai besar yang melintasi Kota Yogyakarta. Daerah aliran Kali Progo adalah seluas 2.380 km2 yang melewati Propinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan panjang sungai 140 km, yang sebagian besar berada di Yogyakarta.


Sungai yang mempunyai hulu dari lereng Gunung Sumbing ini juga melewati wilayah Magelang. Sungai ini juga digunakan sebagai sarana irigasi bagi masyarakat Yogyakarta, dengan bendungan yang pernah di buat oleh belanda yaitu “Ancol Bligo”, yang saat ini juga di gunakan sebagai salah satu tempat rekreasi warga sekitar.


Bahkan sungai ini juga menjadi sumber mata air, yang mengalir mengelilingi Yogyakarta, dan disebut dengan Selokan Mataram. Selain itu Sungai Progo juga bermuara di sebelah barat Pantai Kwaru, salah satu pesisir selatan dari Pantai Laut Selatan, Jawa Tengah.


Untuk menuju kawasan Sungai Progo, bisa ditempuh dari kawasan Magelang Jawa Tengah. Sungai atau Kali Progo menjadi lokasi tantangan tersendiri bagi penggemar  white water rafting. Aliran Sungai Progo, baik bagian atas maupun bawah, terdapat  beberapa operator arung jeram. Sungai ini mempunyai jeram - jeram yang mendebarkan, serta pemandangan yang sangat menakjubkan, di samping masih alami sepanjang sungainya.


Perlu diketahui bahwa sungai ini juga menyimpan beberapa mitos. Salah satu mitos dari Sungai Progo adalah sungai ini mempunyai sejarah di wilayah Dusun Bakal Pokok yang masih berkaitan dengan keberadaan Pangeran Diponegoro dengan Nyi Roro Kidul. " (menjelaskan sambil moda terbang)


Rama: "Ok, kita nanti mendarat di dearah sekitar Kali Progo. Kita harus berangkat dari mitos mistis di masyarakat, yang biasanya dipergunakan oleh kejahatan untuk bersembunyi di dalamnya. Apakah ada mitos lain di Kali Progo ?"


Ratna : " Ada Rama. Seperti ini contohnya :



Penampakan makhluk seperti perempuan mengenakan baju putih dan berambut panjang. Selain itu, banyak kejadian yang bahkan di luar nalar pernah terjadi di jembatan Kali Brambang. Masyarakat sekitar banyak yang mengalami kejadian tidak menyenangkan ketika melewati jembatan ini pada malam hari. Sungai di bawah jembatan ini ditengarai menjadi tempat tinggal banyak makhluk halus.


__ADS_1


2. Konon, sering terdengar suara alat musik tradisional tersebut dari arah Kali Progo. Namun saat didatangi, tidak ada apapun yang terlihat di lokasi tersebut. Selain suara gamelan, dari arah Kali Progo juga sering terdengar suara riuh manusia seperti adanya keramaian di tengah malam. Dan tentunya apabila mendekat ke arah suara, tidak akan ditemukan apa-apa.



Penampakan makhluk berperawakan tinggi besar dan bermata merah menyerupai raksasa di tengah Kali di bawah Jembatan Kademangantan sehingga para pemancing berlarian terbirit-birit karena takut.



Masih banyak mitos mistis yang berkembang di masyarakat Rama, yang aku ceritakan tadi hanya sebagian kecil. "


Rama: "Ok Ratna, nanti tolong daratkan aku di Jembatan Kademangantan, Kabupaten Bantul. Siang ini kita observasi dulu ke masyarakat sekitar, nanti malam kita lihat pindai Kali Progo secara keseluruhan. "


Ratna : " Baik Rama. "


Rumah makan tersebut sengaja mempertahankan suasana asri pinggir sungai. Rimbunnya pohon menjadikan suasana menjadi lebih sejuk dan cocok untuk menikmati kuliner yang ditawarkan. Sambil menikmati kuliner bisa menikmati guguran daun, atau peternak yang lewat usai mencari rumput


Rama pun mencoba memesan makanan yang unik, yang belum pernah Rama makan selama di Jakarta. Di dinding atas rumah makan, banyak menu olahan  dari ikan wader : wader presto sebagai menu unggulan, wader crispy, wader mangut, wader pepes, wader bawang uyah (bawang putih campur garam), dan wader bacem presto. Dan Rama mencoba menu makanan wader presto untuk satu porsi.


Ikan wader adalah jenis ikan dari suku Cyprinidae. Ikan ini adalah satu keluarga dengan ikan mas, ikan karper atau ikan mas hias.


Khusus Ikan Wader hanya menyajikan ikan yang ditangkap dari Kali Progo karena dagingnya lebih liat dan teksturnya lebih kenyal. Untuk wader ukuran kecil biasanya diolah menjadi wader crispy, sedangkan wader sedang bisa diolah pepes dan juga mangut. Sementara yang ukuran paling besar menjadi olahan bacem presto. Bumbunya juga menggunakan aneka rempah agar lebih terasa.


Setelah makan, Rama bermaksud menyusuri Kali Progo untuk menghilangkan penat akibat perjalanan terbangnya dari Jakarta. Kebetulan rumah makannya tadi juga menyediakan fasilitas jip susur sungai. Mobil ini semacam jip terbuka yang sudah didesain khusus untuk tahan menerobos derasnya arus, berpenumpang 4 orang termasuk 1 sopir.

__ADS_1


Sebelum menyusuri sungai, Rama dan penumpang lainnya diajak dahulu berkeliling pedesaan dan area persawahan dengan latar belakang jajaran perbukitan. Menjelang akhir perjalanan, pengunjung diarahkan menuju kawasan Kali Progo yang terletak tak jauh dari lokasi berdirinya Rumah Makan.


Jeep itu dipacu hingga hampir ke tengah sungai yang masih bisa dijangkau oleh kendaraan tersebut.


Bagian inilah yang paling seru, sekaligus memacu adrenalin. Sebab, jip itu menerobos derasnya arus Sungai Progo laiknya perahu yang sedang melaju di perairan.


Capek berbasah-basahan usai susur Kali Progo, Rama pun mencari masjid terdekat untuk sekedar menumpang istirahat sebagai musafir. Rencananya, nanti malam mulai sekitar jam 20-an, setelah kondisi gelap dan sepi, Rama akan kembali menyusuri Kali Progo, namun kali ini bagian dari misi untuk segera menemukan Lelepan dan membinasakannya.


Rama akhirnya mendapatkan satu mesjid yang memberikan fasilitas cukup memadai bagi musafir. Ada penginapan sekelas bintang 3, gratis. Makan juga gratis, jadi lumayan buat Rama untuk beristirahat sebentar menjelang malam. Lagipula tidak akan sulit lagi bila akan mencari tempat ibadah.


Selepas Isya sekitar jam 19.30an, Rama pun bersiap untuk menjalankan rencananya untuk menyusuri kali Progo sekaligus observasi awal. Rama berpamitan kepada takmir masjid musafir yang telah memberikannya tempat istirahat dan makan gratis. Lalu Rama berjalan sekitar 500 meter di dekat jembatan untuk segera minta Ratna mengaktifkan Rompi Ontokusumo.


Kebetulan ada tempat tersembunyi untuk Rama bisa mengaktifkan Rompi Ontokusumo tanpa diketahui masyarakat sekitar. Kebetulan malam itu cuaca masih cerah dan para pemancing banyak yang sudah aktif di pinggir kali Progo.


Karena masih banyak pemancing di sekitar kali Progo, maka terpaksa Rama harus mengambil ketinggian terbang yang agak tinggi supaya tidak diketahui oleh para pemancing. Rama terbang menyusuri kali Progo dan merekam citra satelit hingga ke kedalaman 200 meter dari atas permukaan tanah tanah.


Rama menyusuri sepanjang kali 140 km, dari hulu utama yaitu:  Gunung Sindoro, juga bersumber dari Gunung Merapi, Gunung Menoreh, Gunung Merbabu, dan Gunung Sumbing sampai di Kabupaten Magelang, Sleman, Klaten, Kulon Progo hingga Pantai Kwaru, pesisir selatan Jawa.  Kebetulan selama penyisiran kali tersebut, cuaca cerah dengan cahaya bulan yang terang.


Dari hasil penyusuran kali tersebut, Ratna menemukan adanya sebuah terowongan sepanjang 28 km dan berada di kedalaman 360 kaki atau hampir 200 meter. Di dalam terowongan ini terdapat aktivitas sekitar 20 orang-an yang bisa terdeteksi dari citra satelit suhunya. Terowongan ini membentang tepat di bawah aliran Kali Progo dan berlokasi tepat dari Jembatan Kademangantan Kabupaten Bantul hingga ke arah barat menuju ke Kanal Yoshiro.


Lokasi terowongan tersebut berada tepat di bawah keramaian para pemancing malam ini. Citra satelit malam ini mengatakan, aktivitas ke-20 orang di dalam terowongan sangat padat. Diduga ada aktivitas teknologi tingkat tinggi yang berasal dari terowongan tersebut karena adanya pergerakan  sinyal telekomunikasi dari sana.


Rama : " Ok, Ratna. Kita harus masuk ke dalam terowongan tersebut. Pasti hantu Lelelpan berada di sana. "

__ADS_1


__ADS_2