Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan

Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan
Gelombang Panas dan Kamamang


__ADS_3

Setelah menunaikan shalat subuh di hari kedua bulan Syawal tahun ini, Rama membaca berita yang sedang viral dalam seminggu ini, yakni ramai kabar mengenai fenomena cuaca panas menyengat yang melanda di Indonesia dan beberapa negara di Asia. Bangladesh bahkan mencetak rekor dengan suhu tertinggi mencapai 51 derajat Celsius pada 17 April 2023.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, 10 kota terpanas di Asia sebagian besar ada di Myanmar (45.8°C - 45.5°C) dan India (44.6°C - 45.2°C). Sementara di Indonesia tercatat suhu tertinggi harian pada 17 April 2023 di daerah Ciputat Tangerang Selatan dengan suhu 37.2°C.


Berita terakhir juga mengabarkan bahwa pemerintah Thailand mengeluarkan peringatan cuaca panas ekstrem dan mengimbau warganya tak keluar rumah karena suhu mencapai 40°C - 54°C. Kondisi cuaca ekstrem ini, selain berefek secara substansial terhadap kesehatan, juga memberikan potensi terjadinya badai petir.


Rama : "Ratna, coba jelaskan tentang fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dalam berita di media! " (tampak wajah sangat serius siap untuk mendengarkan)


Ratna : "Baik, Rama. Fenomena cuaca ekstrem dapat terjadi karena beberapa faktor: seperti cuaca musim kemarau, gerak semu matahari, efek gelombang panas terparah, pemanasan global dan polusi, serta intensitas maksimum dari radiasi matahari dan kurangnya tutupan awan.


Sepertinya musim kemarau akibat monsun Australia sudah terjadi dalam minggu ini. Monsun Australia adalah sebuah fenomena alam yang terjadi di wilayah Australia dan sekitarnya. Wilayah Australia memiliki iklim monsun yang berubah-ubah sepanjang tahun, dengan musim kemarau dan musim hujan yang sangat berbeda.


Pada musim panas, angin monsun bertiup dari timur laut, membawa udara panas dan kering dari daratan ke wilayah pesisir Australia. Hal ini menyebabkan suhu di wilayah tersebut meningkat dan tingkat kelembaban menurun. Fenomena ini disebut sebagai "musim kering" atau "musim panas" di Australia.


Monsun Australia juga mempengaruhi wilayah lain seperti Indonesia, Malaysia, dan negara-negara di Asia Tenggara lainnya. Pada musim panas, angin monsun membawa udara kering ke wilayah Asia Tenggara, menyebabkan kemarau dan kekeringan. Perubahan iklim global dapat mempengaruhi intensitas dan durasi monsun Australia, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kondisi cuaca dan lingkungan di wilayah tersebut dan wilayah-wilayah lain yang terpengaruh oleh monsun tersebut.


Sedangkan gerak semu matahari merupakan gerakan semu yang terjadi pada matahari saat dilihat dari Bumi. Pergerakan ini mempengaruhi posisi matahari di langit pada setiap waktu, sehingga mempengaruhi intensitas radiasi matahari yang diterima oleh Bumi. Hal ini berdampak pada peningkatan suhu, terutama pada daerah-daerah yang terkena sinar matahari langsung.


Pada saat gerak semu matahari mencapai titik puncaknya, yaitu saat matahari berada tepat di atas kepala atau disebut juga posisi zenit, maka intensitas radiasi matahari yang diterima Bumi akan maksimum. Hal ini menyebabkan peningkatan suhu udara, terutama di daerah-daerah tropis. Selain itu, ketika gerak semu matahari semakin tinggi di langit, maka waktu yang diperlukan matahari untuk menyelesaikan satu siklusnya semakin singkat, sehingga durasi sinar matahari langsung pada suatu tempat semakin lama.


Dan yang terjadi saat ini adalah gelombang panas, yakni fenomena cuaca yang terjadi ketika suhu udara di suatu wilayah naik tajam melebihi rata-rata suhu yang biasa terjadi. Gelombang panas bisa berlangsung selama beberapa hari hingga minggu dan terkadang bisa sangat mematikan, terutama bagi orang yang rentan terhadap suhu tinggi.


Penyebab utama gelombang panas adalah kondisi cuaca yang kering dan cerah yang disebabkan oleh tingkat kelembaban yang rendah dan sinar matahari yang kuat. Sinar matahari meresap ke permukaan tanah dan memanaskan atmosfer, yang kemudian memicu peningkatan suhu. Adanya tekanan tinggi di atmosfer juga dapat menghambat gerakan udara, sehingga suhu udara di permukaan bumi semakin naik.


Dampak dari gelombang panas dapat sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan gangguan pernapasan. Gelombang panas juga dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman, hewan, dan lingkungan alam secara keseluruhan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan tindakan pencegahan dan persiapan saat menghadapi gelombang panas, seperti menghindari kegiatan di luar ruangan saat suhu udara sedang sangat tinggi, meminum air yang cukup, dan menggunakan baju yang longgar dan berbahan dingin.

__ADS_1


Dan yang menjadi isu utama selama ini adalah pemanasan global, terutama selama beberapa dekade terakhir, merujuk pada peningkatan suhu rata-rata permukaan Bumi dan atmosfer global dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal ini terjadi karena radiasi matahari yang masuk ke atmosfer Bumi tidak dapat dipantulkan kembali ke luar ruang secara efektif oleh lapisan ozon, sehingga menyebabkan suhu di permukaan Bumi naik. Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, terutama karbon dioksida (CO2) yang dilepaskan dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, termasuk sebagai faktor pendukung pemanasan global. Polusi dan efek kota juga dapat meningkatkan suhu udara karena adanya peningkatan emisi panas dari kendaraan, gedung, dan industri.


Lalu mengenai intensitas maksimum radiasi matahari tergantung pada beberapa faktor, seperti ketinggian Matahari di langit, kemiringan sinar matahari terhadap permukaan Bumi, dan kondisi atmosfer. Pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan, intensitas radiasi matahari dapat mencapai puncaknya karena sinar matahari dapat menembus atmosfer dengan sedikit atau tanpa hambatan.


Ketika sinar matahari memasuki atmosfer, sebagian besar sinar tersebut diserap atau dipantulkan kembali oleh partikel di atmosfer, termasuk debu, gas, dan awan. Namun, jika langit cerah dan kurangnya tutupan awan, sebagian besar sinar matahari dapat langsung menembus atmosfer dan mencapai permukaan Bumi dengan intensitas yang lebih tinggi.


Intensitas radiasi matahari yang tinggi dapat berdampak pada manusia dan lingkungan. Paparan radiasi matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar, katarak, dan bahkan kanker kulit. Selain itu, intensitas radiasi matahari yang tinggi dapat meningkatkan suhu udara dan memperburuk kondisi kekeringan pada daerah yang sudah kering. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu melindungi diri dari paparan radiasi matahari yang berlebihan, terutama saat intensitas radiasi matahari sedang tinggi."


Rama : " Ehm, begitu ya Ratna. Tapi mengapa berita yang viral hanya mengabarkan kondisi di tempat - tempat tertentu saja ya?"


Ratna : " Mungkin yang lagi disorot media hanya tempat itu saja Rama.. "


Rama : " Oke Ratna, kita mulai ke misi kedua kita. Tolong jelaskan tentang Blitar dan Candi Penataran! "


Kabupaten Blitar memiliki luas wilayah sekitar 1.592,90 km² dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa (berdasarkan data BPS tahun 2020). Wilayah ini terdiri dari 18 kecamatan dan 267 desa/kelurahan. Kota Blitar sebagai ibu kota kabupaten terletak di kecamatan Sukorejo.


Sejarah Kabupaten Blitar cukup panjang dan kaya akan budaya. Pada masa Kerajaan Majapahit, wilayah ini dikenal sebagai salah satu pusat pemerintahan kerajaan. Beberapa situs bersejarah seperti Candi Penataran dan Makam Bung Karno terdapat di Kabupaten Blitar.


Secara ekonomi, Kabupaten Blitar didominasi oleh sektor pertanian dan perdagangan. Beberapa produk unggulan yang dihasilkan di daerah ini antara lain kopi, tembakau, buah-buahan, serta hasil pertanian lainnya. Selain itu, Kabupaten Blitar juga memiliki potensi pariwisata yang menarik, terutama karena keberadaan situs-situs bersejarah seperti Candi Penataran dan Makam Bung Karno.


Candi Penataran adalah sebuah situs candi Hindu-Buddha yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Candi ini merupakan salah satu candi terbesar di Jawa Timur dan merupakan situs peninggalan sejarah kerajaan Majapahit.


Candi Penataran dibangun pada masa pemerintahan Raja Jayabhaya pada abad ke-12 dan kemudian diperbaiki pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk pada abad ke-14. Candi ini memiliki arsitektur yang sangat indah dan rumit dengan keunikan struktur batu, relief, dan ukiran yang sangat cantik dan mendetail.


Candi Penataran memiliki tiga tingkat yang terdiri dari sembilan pelataran. Di setiap pelataran terdapat beberapa stupa dan candi kecil yang dihiasi dengan relief dan ukiran yang sangat indah. Di bagian atas candi, terdapat sebuah stupa besar yang menjadi simbol kebesaran agama Buddha.

__ADS_1


Selain arsitektur yang indah, Candi Penataran juga memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Situs ini diperkirakan telah dihuni selama lebih dari 400 tahun, dan telah menjadi tempat penting bagi kerajaan Majapahit pada masa lalu.


Candi Penataran telah menjadi salah satu situs candi yang terkenal di Indonesia dan menjadi daya tarik wisatawan dari dalam dan luar negeri. Candi ini telah dijadikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1995 dan menjadi salah satu objek wisata sejarah yang terpopuler di Indonesia.


Candi Penataran terletak di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut dan merupakan salah satu candi Hindu terbesar dan terlengkap di Indonesia. Candi ini memiliki luas kurang lebih 40 hektare dan terdiri dari berbagai bangunan, termasuk 17 candi utama yang terletak di sekitar area utama.


Lanskap Candi Penataran terdiri dari berbagai elemen, seperti bangunan candi, taman, kolam, dan area peristirahatan. Di area candi utama terdapat beberapa bangunan seperti Candi Panataran, Candi Bajang Ratu, dan Candi Merak. Setiap bangunan candi memiliki ciri khas arsitektur yang berbeda-beda, seperti relief, ukiran, dan ornamen yang menghiasi dinding dan atap bangunan.


Taman di sekitar candi terdiri dari taman bunga dan taman hijau yang rapi dan indah. Taman ini dibuat dengan pohon-pohon rindang dan beberapa tanaman hias. Selain itu, terdapat pula beberapa kolam dan danau buatan yang ditempatkan di area candi.


Area peristirahatan di sekitar candi merupakan tempat untuk beristirahat dan menikmati pemandangan sekitar candi. Di area ini terdapat beberapa bangunan pendukung, seperti gazebo dan pondok yang sederhana. Selain itu, terdapat pula beberapa kios yang menjual oleh-oleh dan cinderamata.


Seiring dengan usianya yang sudah mencapai lebih dari 800 tahun, banyak cerita dan mitos yang berkembang di sekitar candi ini, salah satunya adalah tentang hantu yang konon menghantui lokasi candi. Mitos hantu sekitar Candi Penataran sendiri berasal dari beberapa cerita dari masyarakat sekitar. Konon, hantu tersebut muncul di malam hari dan bisa berupa sosok perempuan berpakaian putih atau sosok lelaki berpakaian jas hitam. Beberapa orang juga melaporkan adanya suara-suara aneh atau suara orang menangis yang terdengar dari dalam candi pada malam hari.


Hantu kamamang juga merupakan sosok hantu yang kerap muncul di sekitar candi Penataran pada malam hari. Hantu ini konon memiliki penampilan yang menakutkan, dengan tubuh yang besar dan tinggi serta bentuk kepala berbentuk bola api dan melayang-layang di udara. Hantu kamamang konon dipercaya sebagai penjaga candi Penataran dan sekitarnya.


Selain itu, ada cerita tentang adanya sebuah lubang misterius di salah satu tembok candi yang konon menjadi tempat keluar masuknya hantu tersebut. Lubang tersebut diyakini memiliki energi mistis yang dapat menarik orang yang tidak hati-hati masuk ke dalamnya. Oleh karena itu, masyarakat setempat menghindari untuk mendekati lubang tersebut pada malam hari.


Lubang tersebut disebut sebagai "Lubang Setan". Konon, lubang tersebut menjadi sarang dari makhluk halus dan banyak warga sekitar yang percaya bahwa lubang tersebut merupakan pintu masuk ke dunia lain.


Namun, sebenarnya tidak ada bukti konkret yang menyatakan bahwa lubang tersebut memang benar-benar ada atau memiliki kaitan dengan kepercayaan masyarakat sekitar. Beberapa pakar sejarah dan arkeologi menyatakan bahwa lubang tersebut mungkin merupakan sisa dari bangunan asli candi atau bagian dari konstruksi candi yang tidak selesai dibangun."


Rama : " Ok Ratna, sepertinya aku melihat benang merah tentang hantu Kamamang, kebakaran hutan dan gelombang panas. Mari kita bersiap diri untuk menuju ke Blitar. Tolong satelit Ratna di luar angkasa ditetapkan dengan moda aktif"


Rama pun segera mempersiapkan perlengkapan diri untuk melakukan misi keduanya ke daerah Blitar, khususnya di daerah Candi Penataran.

__ADS_1


__ADS_2