Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan

Rama Sang Panglima : Perang Untuk Masa Depan
Kemunculan Suangki


__ADS_3

Rama pun terbang dari satelit Ratna menuju Lembah Baliem sesuai petunjuk dari drone pengintai Ratna. Dengan kecepatan terbang 17,000 km / jam, Rama bisa mencapai permukaan udara Lembah Baliem dalam waktu 2,5 jam - an.


Dari udara, pemandangan Lembah Baliem begitu memukau. Terletak di Pegunungan Jayawijaya, Papua, lembah ini terhampar luas dengan keindahan alam yang menakjubkan. Ketika melihatnya dari udara, Rama sangat terpesona oleh kombinasi warna hijau dari hutan lebat, ladang-ladang terasering, dan sungai-sungai yang mengalir di tengah-tengahnya.


Lembah Baliem memiliki bentuk yang unik, seperti mangkuk raksasa yang dikelilingi oleh pegunungan yang tinggi. Dari udara, Rama dapat melihat puncak-puncak gunung yang menjulang di sekitarnya, menciptakan lanskap yang spektakuler. Nuansa mistis dan misterius juga terasa ketika melihat lembah ini dari udara, terutama ketika kabut dan awan-awan menutupi beberapa bagian lembah.


Sungai-sungai yang mengalir melalui lembah terlihat jelas dari udara, dengan airnya yang berwarna hijau kebiruan yang kontras dengan lingkungan sekitarnya. Sungai-sungai ini memotong lembah dan memberikan sumber air yang penting bagi masyarakat setempat.


Ladang-ladang terasering, yang merupakan hasil kerja keras masyarakat lokal, juga menjadi pemandangan menakjubkan dari udara. Ladang-ladang ini membentang teratur di lereng-lereng bukit, menciptakan pola geometris yang mempesona. Warna-warna hijau dan emas dari tanaman padi yang tumbuh di ladang-ladang ini memberikan kontras yang menakjubkan dengan lanskap sekitarnya.


Selain itu, dari udara, Rama juga dapat melihat pemukiman-pemukiman tradisional suku-suku asli Papua yang berdiri kokoh di tengah-tengah alam yang indah. Rumah-rumah panggung dengan atap rumbia dan dinding-dinding anyaman memberikan gambaran tentang kehidupan tradisional masyarakat di Lembah Baliem.


Dari udara, pemandangan hutan belantara di Lembah Baliem begitu memukau dan mempesona. Ketika melihatnya dari ketinggian, Rama sudah terkesima oleh kehijauan yang melimpah dari kanopi pohon-pohon yang rindang. Hutan belantara ini membentang luas di sekitar lembah, menciptakan lanskap yang menakjubkan dan mengesankan.


Pemandangan hutan belantara dari udara memberikan perspektif yang unik. Rama melihat pepohonan tinggi yang menjulang dengan cabang-cabang yang menjalin satu sama lain membentuk kanopi yang rapat. Kanopi ini menutupi lantai hutan dengan dedaunan yang tebal, menciptakan bayangan yang menakjubkan di bawahnya.


Warna hijau yang beragam dari pepohonan, semak belukar, dan lumut-lumut yang tumbuh di pohon-pohon memberikan kontras yang menarik dan memanjakan mata. Nuansa alami dan segar terasa begitu kental saat melihat hutan belantara ini dari udara.


Selain itu, hutan belantara di Lembah Baliem juga memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. Rama dapat melihat berbagai jenis flora dan fauna yang hidup di dalamnya. Burung-burung berwarna-warni terbang di antara pepohonan, sementara hewan-hewan seperti monyet dan kijang melintas di antara rerimbunan pohon.


Suara alam yang merdu dan aliran sungai yang jernih juga menjadi bagian dari pengalaman melihat hutan belantara di Lembah Baliem dari udara. Rama dapat melihat sungai-sungai yang mengalir dengan deras dan membentuk lekukan-lekukan yang menarik di tengah pepohonan yang lebat.


Ketika melihat hutan belantara di Lembah Baliem dari udara, Rama bisa merasakan kebesaran dan keindahan alam yang masih terjaga. Hutan ini menjadi tempat perlindungan bagi banyak spesies, serta menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat setempat.


Rama akhirnya menyusuri sisi Timur dari Lembah Baliem dan terbang rendah sekitar 15 hingga 30 meter (50 hingga 100 kaki) di atas permukaan tanah. Rama mengikuti petunjuk drone pengintai Ratna untuk menemukan satu terowongan bawah tanah yang biasa dipakai keluar masuk KKB Suangki. Namun tiba - tiba dari arah belakang Rana, "Wssshhh.... Ssssshhhiiiing...BOOM ! "


Rama tertembak satu roket dan meledak di dekat dirinya. Kemudian Rama juga diberondong banyak tembakan dari senjata serbu yang ditembakkan oleh beberapa orang di belakang Rama. Untung saja rompi Ontokusumo terbuat dari material yang sangat kuat dan memiliki kekuatan pelindung dari ledakan bom dan anti peluru (serangan fisik) sehingga tidak menyebabkan kerusakan sistem Ratna yang berarti. Tembakan itu hanya menyebabkan Rama terpental jatuh ke tanah.


Rama : " Ratna, apa yang sebenarnya terjadi ? " (masih agak sempoyongan hendak beranjak berdiri dan di bawah berondongan tembakan peluru senjata serbu)


Ratna : " Kita tertembak oleh sebuah peluru kendali dan peluru senjata serbu, Rama. Rupanya kedatangan mu sudah diketahui. Tetapi kamu tenang saja, kerusakan sistem hanya 10% dan sekarang sedang dipulihkan seperti sedia kala ! "


Kedatangan Rama ternyata sudah diketahui oleh KKB Suangki. Kekuatan telepati Ki Sabrang sudah bisa mendeteksi keberadaan Rama saat Rama sudah memasuki atmosfer bumi. Ki Sabrang segera berkoordinasi dengan Suangki untuk mempersiapkan upacara penyambutan Rama. Ki Sabrang juga sudah mengirimkan 100 drone tempur dari markasnya untuk menuju Lembah Baliem mendukung kekuatan KKB Suangki.

__ADS_1


Rama : " Ratna, mengapa mereka mempunyai rudal ya? "


Ratna : " Benar Rama, ternyata mereka juga memiliki sistem pertahanan udara anti pesawat tempur tercanggih saat ini yakni sistem S-400 Traimph buatan Stalker Industries! "


S-400 merupakan sistem pertahanan udara jarak jauh yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan pesawat tempur musuh, rudal balistik, dan target udara lainnya.


Berikut adalah beberapa fitur dan kemampuan S-400 Traimph:




Jangkauan dan Kecepatan: S-400 memiliki jangkauan maksimum hingga 400 kilometer (250 mil) dan mampu melacak hingga 300 target secara bersamaan. Sistem ini juga dapat menembak jatuh target dengan kecepatan hingga Mach 14 (sekitar 17.000 km/jam).




Pelacak Radar: S-400 dilengkapi dengan radar yang canggih, termasuk radar jarak jauh untuk deteksi awal, radar jarak menengah untuk pelacakan, dan radar akuisisi target. Radar ini mampu melacak target di udara dan memberikan informasi yang akurat kepada operator.






Kemampuan Pertahanan Udara Terpadu: S-400 tidak hanya mengandalkan peluru kendali sendiri, tetapi juga dapat terintegrasi dengan sistem pertahanan udara lainnya, seperti rudal pertahanan udara jarak pendek Pantsir-S1. Hal ini memberikan kemampuan pertahanan udara terpadu yang lebih kuat.



__ADS_1


Fleksibilitas dan Mobilitas: S-400 dapat dengan mudah dipindahkan dan dikerahkan ke berbagai lokasi. Sistem ini menggunakan kendaraan transportasi khusus yang memungkinkan pemasangan dan penarikan cepat.




Rama : " Ok, Ratna, berarti sekarang kita langsung bertempur ya.. Dari sekelompok penembak tersebut, apakah kamu sudah menemukan sosok Suangki? "


Ratna : " Sepertinya profile penembak rudal tadi cocok dengan Suangki Rama. Dia sekarang sudah berada di barisan kelompok KKB yang menembak-mu dengan senjata serbu ! "


Rama : " Ok Ratna, mari kita hancurkan mereka dan gudang senjata mereka! "


Ratna : " Tapi berhati-hati lah kamu, Rama! Dalam waktu 7 menit lagi, radarku mendeteksi adanya 100 drone tempur menuju kemari dan itu sepertinya kiriman dari Partai Kobra sesuai logo di badan drone-nya! " Ratna kemudian menampilkan di helm Rama barisan 100 drone tempur yang terbang dan berlogo partai Kobra.


Rama : " Ok Ratna, kamu juga tolong luncurkan 100 drone kita dari satelit Ratna untuk membantu kita! "


Ratna : " Baik Rama! "


Ratna pun segera mengatur pengiriman 100 drone tempur dari Satelit Ratna di luar angkasa untuk menuju Lembah Baliem. Sementara itu, Ratu Sari yang berada di ruang kontrol tampak tegang mengamati pergerakan Rama, terutama saat Rama tertembak jatuh oleh Rudal KKB Suangki.


Rama mulai terbang melayang kembali dan kini dia melayang di ketinggian ketinggian 100 meter (300 kaki) dari permukaan tanah supaya bisa mengamati keseluruhan target KKB Suangki dan gudang senjatanya. Rama juga melihat satu lubang tanah yang sepertinya menjadi pintu masuk / keluar menuju terowongan bawah tanah.


Rama : " Ratna, tolong persiapkan senjata repulsor beams, meriam energi dan misil yang dapat menghancurkan gudang senjata dengan presisi tinggi. Tolong drone pengintai yang sudah berada di Lembah Baliem bisa masuk dan menyusuri terowongan bawah tanah secara keseluruhan dan menaruh bom waktu di dalamnya dengan waktu 60 detik. Laporkan juga apakah masih ada KKB yang bersembunyi di dalam terowongan !"


Ratna : " Baik, Rama ! "


Rama masih melayang di ketinggian 100 meter (300 kaki) dari permukaan tanah, dan menghitung ada 13 orang yang menembaki Rama menggunakan senjata serbu, 1 orang yang mempersiapkan rudal S-400 untuk ditembakkan kembali ke Rama serta sisanya 40 orang tersebar di beberapa area persenjataan dan hendak bergabung dengan ke-14 orang yang sedang menyerang Rama.


Tiba - tiba kepala Rama sakit, dan di kepalanya terngiang suara orang asing yang meminta Rama menyerah. Badan Rama menjadi lemas, seperti ada yang sedang men-sugesti Rama untuk menyerah. Denyut jantung Rama menjadi cepat tak beraturan. Ratna yang mendeteksi masalah di Rama, segera mengalirkan oksigen murni ke Rama dan memberikan uap aromatherapy Peppermint agar menstabilkan kondisi Rama.


Rama : " Ratna, apa yang terjadi denganku? Kepalaku menjadi sakit, suara - suara asing ini menyuruhku menyerah dan tubuhku menjadi lemas! "


Ratna : " Rama, sepertinya kamu terpengaruh oleh kekuatan telepati dan telekinesis dari Ki Sabrang. Sebentar, aku akan beri lapisan kehampaan pada helm dan rompi Ontokusumo supaya udara yang ada tidak bisa menyalurkan kekuatan telepati dan telekinesis kepadamu! "

__ADS_1


Rama : " Cepat Ratna, aku sudah tidak. kuat lagi dengan sakitnya kepalaku dan lemasnya badanku ini! "


Rama yang mulai lemas kemudian menjadi melayang turun ke permukaan tanah. Sementara itu KKB Suangki terus menerus menembaki Rama dengan senapan serbu serta Suangki menyiapkan rudal S-400 untuk menembak lagi Rama. Ratu Sari yang mengamati kondisi Rama dari ruang kontrol satelit Ratna terus menerus melafalkan doa supaya Rama selamat. Dan Ki Sabrang juga sibuk mengirimkan kekuatan telepati dan telekinesis nya supaya Rama menjadi mudah diserang oleh KKB Suangki.


__ADS_2