Ranjang Tuan Mafia

Ranjang Tuan Mafia
chapter 2 - Hukuman


__ADS_3

"Apa yang kamu inginkan dariku?" Akhirnya hanya kalimat itu yang bisa Daisy lontarkan.


Ethan terkikik kecil."Apa yang aku inginkan?" Ethan berhenti tepat di hadapan Daisy. Ia lalu memutari Gadis cantik yang memakai gaun berwarna biru laut itu. "Kamu tidak buruk," ujar Ethan melihat Daisy dari atas sampai bawah."Tapi aku harus memastikan apakah benar kamu tidak lebih buruk dari penampilanmu." Lanjut Ethan berdiri tepat di belakang Daisy. Kedua tangan Ethan mencengkram bahu gadis yang tiba-tiba, bulu kuduknya meremang oleh sentuhan itu.


Tanpa di sangka, Ethan menarik baju Daisy dari dua sisi yang dia cengkram itu sampai sobek dan terbelah menjadi dua. Mata Daisy melebar, seketika gadis itu terlihat hanya mengenakan bra dan cellana dallam. Dengan cepat Daisy menjauh dan menyilangkan tangannya menutupi. Sedangkan Ethan melempar sembarang sobekan gaun Daisy. Pria itu tersenyum miring melihat cara Daisy menutupi tubuhnya, jelas saja ia tetap dapat melihat tubuh itu dengan jelas.


"Apa yang sudah kau lakukan? Apa kau berusaha menelanjjangiku?" Sentak Daisy yang masih sangat terkejut.


Langkah kaki Ethan semakin mendekat, dan Daisy melangkah mundur. Dengan cepat Ethan menangkap Daisy, menahan kedua tangan gadis itu hingga terbuka. Tanpa perduli dengan tatapan protes dari Daisy.

__ADS_1


"Aku akan memberitahumu beberapa hal. Pertama kamu sudah mendekte caraku menghukum anak buahku, di depan mereka."


Mata Daisy melebar, ia tau maksud Ethan. Bahwa ia sudah membuat wajah Ethan terinjak di depan anak buahnya sendiri saat tadi Daisy menghadang dan memprotes. Tapi, itu semua ia lakukan karena sudah tak tahan dengan kekejaman Ethan.


"Kedua, kamu sudah memakai semua fasilitas di mansion ini secara gratis. Kamar ini, baju, bahkan pakaian dalam ini." Dengan tanpa ampun Ethan melempar tubuh Daisy ke atas ranjang. Tangan Ethan menarik penutup dada milik Daisy hingga lepas. Mata Ethan sedikit melebar, melihat tubuh indah Daisy, ia meneguk ludahnya.


"Brengsek! Apa yang akan kau lakukan padaku?!" Teriak Daisy memberontak. "Ini adalah pelecehan!"


"Aku hanya akan mengambil kembali apa yang sudah kamu nikmati." Bisik Ethan tepat di telinga Daisy membuatnya merinding. Mata gadis itu langsung melebar, apalagi, kini bibir Ethan menjamah ceruk lehernya.

__ADS_1


"A-apa maksudmu?"


"Semua fasilitas di mansion ini, kamu sudah menikmatinya, kan? Kamar ini, makanan yang masuk kedalam perutmu, dan baju yang kamu kenakan. Bagaimana kamu akan mengembalikannya padaku?"


Daisy terus memberontak, dapat ia rasakan bibir Ethan telah menjamah dada atasnya. "A-apa? Ini karena kalian yang menculikku! Karena kalian yang mengurungku di tempat ini! Kalianlah yang memberikan aku semua fasilitas ini, sangat tidak tau malu kau memintanya kembali!"


"Karena itu, aku menghukum orang-orang yang sudah membuat kesalahan. Tapi, sepertinya, kamu lebih suka menanggung hukuman sendiri."


Mata Daisy kembali membulat, "apa dia bermaksud menghukumku dengan pelecehan semacam ini?" Batin Daisy, di bawah Kungkungan tubuh kekar Ethan ia tak bisa berbuat banyak. Tetapi, ia harus lepas dari ini."Tak akan kubiarkan dia melecehkanmu lebih jauh." Dengan sekuat tenaga, Daisy mengangkat lututnya. Hingga mengenai bagian vital Ethan. Pria itu berguling menjauh dan dengan cepat Daisy memanfaatkan kesempatan itu untuk menutupi tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2