
...Perbatasan Kerajaan Benua Timur...
Di perbatasan antara 5 kerajaan besar benua timur terdapat batu kristal yang mengandung material energi sihir dan portal dimensi teleportasi untuk berpindah ke tempat yang sangat jauh tempat ini disebut Port.
Semua telah berkumpul ke Port, Rei menyerahkan Lucky kepada pengawal kerajaan agar mendapatkan pelajaran bertarung terlebih dahulu sebelum belajar di akademi Alliansi hunter karena kondisi Di alliansi Hunter sedang kacau dan Adiknya Sherrin dijadikan sebagai pembantu pelayan kerajaan agar dia bisa belajar.
Ro Xu Luke Rei Oddies dan Wein bersiap untuk berangkat memasuki portal untuk menuju ke benua barat dan semua pemimpin kerajaan benua timur datang untuk mengantarkan mereka.
"hei anak nakal jangan menyusahkan tuan Destiny ya, berlatihlah lebih giat agar kau tidak memalukan ayah dan berhati-hatilah kalian semuanya." ucap Sang Raja Slyph Skynee ayah dari pangeran Oddies Skynee
"baik ayah, aku akan bertambah kuat saat nanti kembali kesini.." jawab Oddies sambil melambaikan tangan
"huhuu.... anakku... jangan lupa makan yang banyak ya jangan lupakan ibu nak huaaa..." ucap Sang Ratu Vallerie D. Lactor ibu dari Pangeran Wein D. Lactor
"iya ibu... huhu... ibu jangan khawatirkan aku... aku akan baik baik saja tenang saja.." jawab Wein
"Nak tolong jaga anakku baik-baik yaa, jangan lupa aku ingin segera menggendong cucuku.."
"ih apaansi ayah huu.." jawab rei dengan wajah memerah
"baiklah ayah... aku akan segera memberimu cucu yang banyak..... hehehe....hehe.." jawab Ro berteriak dengan kencang
"bukk...." Rei memukul Ro
"aduh sakit tau.." ucap Ro
"dasar otak mesum." ucap Rei
dan akhirnya mereka pun memasuki port.
...Pedalaman gua ujung dungeon sixity...
mereka akhirnya sampai ke pintu portal port yang ada di dalam dungeon sixity kemudian mereka bergegas menuju ke wilayah alliansi.
mereka sampai di wilayah alliansi mendapati sebagian besar wilayah hangus terbakar mereka geram san terus menelusuri wilayah tersebut.
terlihat dari kejauhan ada 5 orang yang terluka parah bersikeras melakukan perlawanan terhadap monster.
"tunggulah sebentar aku melihat beberapa orang di sana." ucap Ro
"baiklah ayo bergegas cepat." ucap Xu
"dari penglihatan batinku sepertinya ada 5 orang yang terluka dan terdapat 3 monster iblis yang lumayan kuat disana." ucap Ro
__ADS_1
ternyata yang mereka jumpai adalah ketua dari 5 serangkai bunga kematian monster iblis tingkat atas Astaroth bersama rekannya Lilith dan Argus.
mereka dengan cepat melepaskan serangan dan melindungi 5 orang yang sedang terluka tersebut.
5 orang yang terluka disana ialah Fyn dan ke empat orang lainnya adalah murid Ro, Ace Cao Zen dan Felt.
"aku akan memulai serangan kejutan dan kalian manfaatkanlah situasi itu untuk menarik mundur ke lima orang yang terluka itu." ucap Rei
"baiklah, setelah itu aku akan mengurus mereka kamu juga harus segera menyingkir mereka sangat kuat biarkan aku dan senior Xu yang menghadangnya" ucap Ro
Rei melepaskan sihir naga melemparkan bola api besar ke arah ketiga monster tersebut.
"Boooooomm!!!!!!" terdengar suara ledakan yang dahsyat yang di lancarkan oleh Rei
ketiga monster terkena serangan telak rei.
"baiklah ini saatnya majulah kalian berdua, aku dan lainnya akan menyelamatkan 5 orang itu." ucap Rei
"oke sayang, terimakasih.. ayo senior Xu kita harus bergegas." ucap Ro
"baiklah.. aku akan memulai duluan." jawab Xu
"yupss... semangat ya suamiku...." jawab Rei
"sial, sepertinya aku harus mencari istri sekarang aku tidak tahan melihat ke uwu an ini." ucap Xu dalam hati kesal
Xu mengeluarkan dual swordnya dan melepaskan kekuatan sonic blast yaitu kekuatan ki pedang yang melesat tajam berbentuk seperti sabit.
ketiga monster itu terluka dan menyadari bahwa ada orang lain yang datang.
"siapa kalian berdua, berani-beraninya kalian memberikan serangan kejutan menjijikan seperti itu kalian seperti pecundang rendahan." ucap Argus
"hei-hei monster kok emosian sih itu baru sedikit kekuatanku." ucap Xu
"hehe.. kami hanya berdua saja sedangkan kalian bertiga sungguh mengecewakan." ucap Ro meledek
"tuan Astaroth, itu dia... anak kecil itu yang membunuh Ignis." ucap Lilith
"ohh ternyata dia, baiklah ini kesempatan kita untuk membalaskan dendam rekan-rekan kita." ucap Astaroth
"apakah itu benar ayo kita bunuh orang itu sekarang..." ucap Argus
"hei junior sepertinya sepertinya mereka jadi bersemangat saat bertemu dengamu, hahaha sepertinya mereka memiliki dendam kepadamu.. ayo kita juga tidak boleh kalah." ucap Xu
__ADS_1
Akhirnya pertempuran antara Ro dan Xu dengan ketiga monster itu dimulai.
Ro mengeluarkan dua pisau nya kemudian mengeluarkan aura tenaga dalam yang mengerikan
Ro mengaktifkan Skill BLOOD PRESSURE AURA dan melesat cepat menyerang Astaroth namun serangannya berhasil di tangkis oleh pedang dari Astaroth
Ro di serang oleh Astaroth dengan magic swordnya Lilith melepaskan sihir kegelapan ke arah Ro dan Argus menggunakan sihir bayangan menyerang Ro mereka bertiga secara bersamaan menyerang Ro
Xu yang melihat kejadian itu langsung melempar kedua pedangnya keatas membuka jubahnya dan mengeluarkan kekuatan sejatinya yaitu mengendalian senjata tingkat atas menggunakan semua senjata dengan teknik tenaga dalam semua senjata nya melayang dan melesat cepat ke arah ketiga monster tersebut
"bzzzzzzzrrrttt....." semua senjata Xu melesat tajam dengan cepat ke arah tiga monster tersebut dan mengacaukan semua serangan ketiga monster itu.
"apa itu kenapa senjata-senjata itu bisa melayang seperti."
"baj*ngan, bertambah lagi orang mengerikan yang satu seperti dewa kematian yang satu lagi seperti dewa pedang."
melihat mereka lengah Ro menggunakan skill DEATH SLASH kemudian menebas mereka dengan kecepatan tinggi hingga membuat mereka terluka.
"aaaaaargh..... aku terluka semua badanku gemetar.."
"ugh.. apa yang harus kita lakukan tuan, jika seperti ini terus."
"sial, kita tidak bisa melawan mereka berdua sekarang apa boleh buat ayo kita pergi sebelum terlambat."
"baik tuan." ucap Argus dan Lilith
mereka berlari menjauh berusaha untuk kabur meninggalkan Ro dan Xu.
"cihh.. mereka lari senior Xu ayo kita kejar." ucap Ro
"tak usah mengejar mereka aku masih punya skill yang bagus." jawab Xu
Xu tiba-tiba mengambang melayang di atas langit dan merapalkan skill Legendary : Spirit of Sword - Break the Earth Slash yaitu sebuah skill legendaris kuno yang merupakan sebuah tebasan kuat dengan pusat kekuatannya menggunakan spirit dari kekuatan alami pengguna senjata, skill ini berbentuk sebuah pedang besar menembus langit berwarna emas.
seketika tanah berguncang keras karena kekuatan dahsyat skill dari Xu ketiga iblis itu terus berlari dan memberikan sinyal kepada semua monster yang ada di wilayah Alliansi Hunter untuk pergi namun sudah terlambat.
Xu mengarahkan skillnya ke arah ketiga monster tersebut karena mereka sudah terluka mereka tidak bisa berbuat banyak Astaroth Argus dan Lilith tidak bisa menghindari serangan tersebut dan akhirnya mereka terbunuh.
Akibat skill yang di keluarkan oleh Xu semua monster yang ada di wilayah Alliansi Hunter musnah tak tersisa, dan membuat semua bangunan hancur tak tersisa seakan menjadi lapangan luas.
......Kastil Monster Iblis......
"Sial.. kekuatan ini seperti kekuatan dari ras kuno manusia cahaya.. dan hawa keberadaan ketiga bawahanku sudah hilang mereka mungkin terbunuh."
__ADS_1
"tidak bisa dibiarkan aku harus menanganinya sekarang aku harus turun tangan." Azazel geram dan akhirnya ia memutuskan untuk turun tangan langsung melawan Ro dan Xu.
Azazel beranjak dari tahtanya melesat keluar dari kastilnya menuju ke wilayah Alliansi Hunter.