
...Diperbukitan Wilayah Kerajaan Lark....
1 Bulan Kemudian.
Luciel diperintahkan oleh Ro menyembunyikan hawa keberadaannya dan mengubah bentuknya menjadi seekor burung gagal kecil dan ditugaskan untuk mengawasi sekelilingnya dari atas langit.
Semua murid-murid Ro dengan semangat terus berlatih hingga berhasil menguasai teknik yang di berikan oleh Ro.
"bagus-bagus kalian sudah lumayan bagus.." ucap Ro.
"astaga.. kita sudah menguasai teknik ini dalam satu bulan masih dibilang lumayann..." ucap Ace dalam hati
"baiklah itu sudah cukup kalian beristirahatlah sebentar aku ingin tidur dulu..." sambung Ro sambil merebahkan tubuhnya.
"baik master!!." jawab mereka.
Merekapun beristirahat sambil berbincang-bincang ngobrol sambil minum kopi santuy tiba-tiba Iblis Luciel yang merasa bosan akhirnya menghampiri murid-murid Ro dengan wujud Burungnya.
"kwakk.. kwakkk..." suara gagak turun.
"hei lihat ada burung gagak hitam.." ucap Felt sambil menunjuk burung gagak.
"wah pasti kalo di jual mahal nih.. gagaknya besar.." ucap cao.
"ayo kita tangkap..." ucap Felt sambil berdiri.
mereka semuapun berdiri dan berlarian dan mencoba untuk menangkap Burung Gagak itu namun mereka selalu gagal dan tidak bisa menyentuhnya sama sekali.
"wah burung ini sangat lincah.." ucap Oddies.
"parah... aku sudah berusaha semampuku namun tidak bisa menyentuhnya." ucap Felt.
"iya ya bahkan sihirku tidak berfungsi kepadanya." ucap Wein.
"apa jangan-jangan ini burung jadi-jadian." ucap Ani.
"kalian lemah sekali masa menangkapku saja tidak bisa." ucap Luciel dengan wujud burung gagaknya.
"hehhh... burung itu bisa bicara.." ucap Zen.
"apa dia katakan tadi.. sial kita diremehkan oleh burung ini sebuah penghinaan besar ayo kita kerahkan semua kemampuan kita." ucap Yan dengan geram.
semua murid-murid Ro mengeluarkan semua teknik bertarungnya dan melepaskan semua jurus skill yang mereka kuasai namun tidak membuahkan hasil karena Iblis Luciel memiliki kekuatan yang sangat tinggi.
Sementara itu Ro terbangun dari tidurnya dan melihat semua murid-muridnya kualahan melawan Iblis Luciel dengan wujud burung gagak hitamnya.
"semuanya berhenti... ada apasih berisik-berisik ganggu orang tidur aja." ucap Ro terbangun dari tidurnya karena mendengar suara berisik mereka.
"itu master ada burung gagak.. kami sudah menyerangnya dengan mengerahkan semua jurus yang kami kuasai tapi tidak membuahkan hasil sedikitpun." ucap Felt mengadu.
"iya master.. burung itu bisa berbicara bahkan meledek kami.." ucap Ani.
"dasar bodoh.. jelaslah kalian tidak akan bisa mengalahkannya dengan kekuatan kalian yang sekarang." jawab Ro.
"kenapa seperti itu master? diakan hanyalah se ekor burung gagak." tanya Felt.
"haha.. Luciel tunjukkan wujud aslimu." jawab Ro sambil memerintahkan Luciel untuk menunjukkan Bentuk Aslinya.
"baik master!!!" jawab Luciel.
__ADS_1
Iblis Luciel pun merubah bentuknya menjadi Iblis kecil dan membuka aura kekuatannya kemudian memperlihatkan hawa keberadaan iblisnya.
mereka semua ketakutan karena telah menyadari kekuatan dari iblis Luciel yang sangat kuat.
"waaaaaaa..........." mereka semua kaget.
"waaahh itu dia itu dia iblis yang kemarin menyembuhkan kita." ucap Oddies.
"waaa benarrrr...... dari bentuknya sama.." ucap Ace.
"bentuknya seperti anak kecil tapi kekuatannya menakutkan." ucap Zen.
"hehe.. kalian anak-anak yang lucu kapan-kapan bermain lagi kuy kaya tadi berantem beranteman.." Jawab Luciel.
"wah gila.. pantas saja kekuatan kita semua tidak ber efek sama sekali." ucap Wein.
"yak.. karena kalian masih belum bisa mengalahkan bawahanku ini jadi mulai saat ini aku akan memberikan pelatihan tambahan untuk kalian." jawab Ro.
"baik master!!." jawab mereka.
"wah pasti kita akan di ajari skill pelatihan yang bagus nih." ucap Ace.
"iyanih.. aku sudah tidak sabar untuk menunggunya." jawab Oddies.
"tapi kalau dipikir-pikir Master Ro sangatlah kuat ya beruntung sekali kita mendapatkan Guru yang sangat kuat." ucap Felt.
"iya si tapi aku masih bingung bagaimana Master Ro menjadi sekuat." jawab Wein.
"iyaaa yaa... bahkan bawahannya saja sekuat itu.." jawab Ace.
setelah perbincangan itu akhirnya Ro mengajak mereka semua kembali ke akademi.
"astaga merangkak ke akademi?!!.." ucap Ace mengeluh.
"kenapa? kamu keberatan?" ucap Ro.
"tii..tii..tidak master." jawab Ace.
akhirnya mereka kembali ke akademi dan bertemu dengan murid-murid kelas lainnya.
"wah itu Master Ro dan murid senior kelas atas." ucap murid kelas dasar.
"mereka dari kelas atas.. ayo beri penghormatan.." ucap murid kelas menengah.
"Hormat kepada Master Ro.. Hormat kepada murid senior." ucap Murid-murid kelas Dasar dan kelas Menengah sambil memerikan penghormatan kepada Ro dan ke delapan murid kelas atas.
"ah sial master memperlakukan kita seperti ini di depan murid-murid kelas dasar dan menengah mau di taruh dimana wajahku ini." ucap Oddies.
"udah terima aja makanya jangan aneh-aneh... tau sendiri Master Ro itu sangat kejam orangnya." jawab Felt.
"hwaaaa... kakiku sudah kerammm.." ucap Ani sambil memegang kakinya.
"sudah jangan mengeluh ayo kita ikuti saja perintah dari master." ucap Cao.
"baiklahh..." jawab ucap Oddies.
"aaaa... padahal aku wanita kenapa aku ikut-ikutan merangkakk..." ucap Ani.
"semangat ani.. kamu pasti bisa." ucap Felt memberi semangat.
__ADS_1
"hwaaa.. kakiku sudah gemetar ini.. kenapa belum selesai-selesai." jawab Ani.
"baiklah.. cukup kalian boleh beristirahat." ucap Ro sambil menyuruh mereka untuk beristirahat.
mereka semua akhirnya sampai di aula besar akademi alliansi hunter dan mereka semua melihat ada banyak sekali murid-murid yang berkumpul.
"wah.. disini rame ada acara apasih.."
"iya benar bahkan seluruh murid akademi ada disini sepertinya bakalan ada sesuatu yang terjadi."
Xu dan Fyn datang menyapa Ro.
"hey junior apa kau sudah membawa murid-muridmu kesini."
"hormat kepada senior Xu dan senior Fyn." ucap Ro memberikan penghormatan kepada seniornya.
"hormat kepada Master Xu dan Master Fyn."
"eh kalian bagaimana kabar kalian sehat-sehat aja kan bersama junior Ro."
"hehe.. ii..iyaa.. master Xu." jawab Oddies dan Wein gugup.
"baik-baik apanya kakiku sakit seperti ini." ucap Oddies dalam hati.
"sue.. baru sebulan belajar aja udah disuruh merangkak berkilo-kilometer." ucap Wein dalam hati.
"hahaha.. kalian sepertinya sangatlah bersemangat." Ucap Xu tertawa karena sudah mengetahui sifat Ro yang mengerikan saat melatih murid-muridnya.
semua murid-murid kelas dasar dan menengah melihat kedatangan Xu dan Fyn langsung memberikan penghormatan.
"Hormat kepada Master Xu dan Master Fyn." ucap Murid-murid.
Rock dan Assy datang kemudian menyapa Ro, Xu dan Fyn kemudian mereka naik keatas podium.
"baiklah untuk semuanya berdiri dan perhatikan.. aku akan mengumumkan sesuatu."
"yang aku hormati ketua Alliansi Hunter Lord Fyn L Lair dan juga kepada 3 Guru dari akademi hunter kerajaan Lark ini Master Ro, Master Assy dan Master Rock serti murid-murid Akademi Hunter yang saya banggakan."
"dengan ini aku mengumpulkan kalian semua untuk mengumumkan akan adanya ujian seleksi untuk kalian semua."
"untuk apa ujian seleksi ini... tentu saja untuk memilih murid-murid yang terkuat diantara kalian.. murid kelas Atas, menengah dan dasar untuk mewakili Akademi Alliansi Hunter ini mengikuti kejuaraan akademi hunter yang akan di ikuti oleh Seluruh akademi hunter yang berasal dari Benua Timur, Benua Barat, Maupun Benua Selatan."
"Kejuaraan ini merupakan Kejuaraan tingkat internasional jika kalian memenangkannya akan mendapatkan beberapa penghargaan dan akan mendapat fasilitas tempat tinggal serta lisensi alliansi hunter tanpa perlu tes."
"Ujian seleksi ini akan di selenggarakan bulan depan dengan 2 tahap."
"tahap pertama uji pengukuran tingkat energi ki tenaga dalam, elemental dasar murni dan keahlian."
"tahap kedua pertandingan antar murid."
"yang akan terpilih hanyalah 10 orang murid saja jadi persiapkanlah kalian semua!!!!!"
Xu mengumumkan akan adanya ujian seleksi untuk menyeleksi murid-murid kemudian murid-murid yang lulus terpilih akan mewaliki akademi alliansi hunter untuk mengikuti kejuaran internasional akademi hunter.
"'baik master!!!!!" jawab seluruh murid dengan bersemangat untuk mengikuti ujian seleksi yang akan diselenggarakan 1 bulan yang akan datang.
mereka semua mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian seleksi dan mereka sangat bersemangat karena dengan menjadi perwakilan mereka akan membuka carrier mereka menjadi hunter yang hebat.
......................
__ADS_1