
...Kerajaan Elf Ibukota Crown...
Ke esokan harinya, seluruh hunter yang berhasil mengalahkan Raja Monster Iblis diberikan sebuah medali kehormatan kemudian di nobatkan sebagai pahlawan benua dengan Gelar Pahlawan Executor.
Gelar Pahlawan Executor diberikan kepada 10 orang yaitu:
4 murid Akademi Alliansi Hunter yang bernama Ace, Cao, Zen dan Felt.
Mereka merupakan murid kelas atas dari akademi alliansi hunter dari Benua Barat dan mendapatkan.
3 Hunter kelas atas dari Benua Timur yang bernama Wein, Oddies dan Rei.
Mereka merupakan pendekar hunter yang berasal dari Benua Timur.
3 Hunter kelas atas dari Benua Barat yang bernama
Fyn Xu dan Ro.
mereka adalah orang-orang yang berjasa berhasil mengalahkan Raja Monster Iblis.
Upacara Resmi Penobatan Gelar Pahlawan Dan Pemberian medali emas berlangsung di tengah ibukota Crown.
Upacara tersebut di pimpin oleh sang Ratu Elf Fairy Lunier Rin dan disaksikan oleh ribuan penduduk dari Benua Timur termasuk Hunter Class SS Luke, Margaretta, Nina, Dan Xin Serta Para Pemimpin Seluruh Kerajaan Di Benua Barat.
"hadirin sekalian, upacara penobatan gelar pahlawan dan pemberian medali emas kepada 10 orang hunter yang sangat berjasa.. mengalahkan Raja Monster Iblis dan menyelamatkan benua ini dari kehancuran."
"dengan ini Aku Ratu Kerajaan Elf Fairy Lunier Rin Memberikan medali emas ini untuk kalian sang pahlawan dan secara resmi 10 orang yang ada didepanku ini akan di ukir dalam sejarah benua barat sebagai Sang Pahlawan Executor."
"yaaaaaa...." jawab mereka sambil memegang medali emas kehormatan
Setelah penyerahan medali emas telah selesai Rin berteriak dan mengucapkan rasa terimakasihnya.
"pertempuran telah berakhir, aku sebagai perwakilan dari tiga bangsa benua timur mengucapkan terimakasih kepada kalian karena telah menyelamatkan benua ini."
"Dengan ini aku nyatakan Upacara Penobatan Gelar Pahlawan Executor dan pemberian medali emas kepada para pahlawan... Selesai!!!....."
"hore..............!!! hidup pahlawan executor....!!!" semua penduduk yang menjadi saksi dari upacara tersebut bersorak menberikan dukungan kepada mereka.
"aku tidak mimpi kan? kita ber-empat seorang murid akademi bisa mendapatkan sebuah gelar kehormatan ini? waaaa!!!!!....." ucap Ace tidak percaya
"sini ku bantu, kamu mau aku pukul disebelah mana?" jawab Cao sambil mengangkat tangannya
"akhirnya.... aku bisa memberikan makanan yang layak untukmu Finna.. Huaaa!!!!........." ucap Felt sambil menangis..
Felt merupakan seorang yatim piatu yang hidup berdua bersama adik perempuannya dia bersikeras untuk menjadi seorang hunter demi menghidupi kebutuhan makan adiknya.
Kehidupan Felt tidak seperti ke lima murid yang lainnya, Felt terlahir sebagai anak yang miskin kedua orang tuanya dibunuh oleh monster di hidup dirumah yang sangat kumuh serta berantakan.
Felt berusaha keras untuk menghidupi adiknya yang masih sangat kecil dengan menjadi buruh tani, pembantu dan pekerjaan apapun asalkan Felt bisa mendapatkan uang.
sebagai orang yang miskin Felt selalu berjuang keras namun dia memiliki bakat terpendam yang belum Felt ketahui.
Sementara itu Xu.
__ADS_1
Xu memakai topeng badut bekas yang sangat lucu dia membelinya di pasar loak karena tidak punya waktu untuk membeli ke pusat perbelanjaan ibu kota sebelum upacara dimulai.
"Pffftttt.... wkakwkakkakwowkw!!!!!!..." Ro tertawa ngakak saat melihat Xu memakai topeng badut
"DIAM KAU JANGAN BERISIK!!!!.."
Seketika mata tertuju kepada Xu
"HAHAHA!!!! WWKAKWKAKKAK... NGAKAK!! PFTT...." mereka semua tertawa karena melihat Xu memakai topeng yang aneh..
"Pftt.... Tuan Xu sepertinya kamu harus membuka topengmu, itu terlihat buruk.." ucap Rin
"ahh sial.. yaudahlah mau gimana lagi.." ucap Xu ngedumel dalam hati
"iya senior Xu ayolah buka... kau jangan menutupi identitasmu terus itu tidak baik, ini permintaanku langsung loh.." ucap Ro
"dasar bajingan kecil akan ku balas kau nanti.. liat aja.." jawab Xu kesal..
diatas podium upacara, Xu melepaskan topengnya dan mengungkapkan identitasnya.
Semua wanita berteriak histeris melihat ketampanan Xu diatas Podium.
"pahlawanku.. ohh dia sungguh sangat tampan.." ucap Lina dengan wajah yang memerah..
semua orang tercengang... berteriak histeris..
banyak wanita yang pingsan karena tidak tahan melihat ketampanan Xu..
karena situasinya tidak terkendali, dengan tingkahnya yang konyol Ro meminta ijin kepada Rin untuk berbicara dengan pengeras suara.
Xu yang melihat Ro tiba-tiba bertingkah laku aneh langsung curiga..
"sial ngapain itu orang, aduh perasaanku tidak enak sekali pasti dia akan berulah kembali." ucap Xu curiga
Rin memberikan pengeras suaranya kepada Ro sehingga Ro dapat berbicara keras dan dapat didengar oleh seluruh penduduk yang menyaksikan upacara tersebut.
"Para penonton sekalian.. Perkenalkan namaku Ro akan menyampaikan informasi penting terkait seseorang yang menjadi pusat perhatian saat ini."
"siapalagi kalau bukan Master Xu seorang Hunter Kelas Atas yang sangat tampan dan sangat kuat."
"aku meminta maaf kepada kalian semua para penonton sekalian, informasi ini mungkin akan mengecewakan kalian semua."
"waaaaaaaa bwangsaaaaat...... dia bawa-bawa namaku... aku harus cepat menghentikannya ini berbahaya." Xu kaget dan langsung berlari ke arah ro untuk mengambil pengeras suaranya.
Ro melihat Xu berlari ke arahnya, namun Ro dengan sigap menghindar dari Xu sambil terus berbicara
"seeeettt...... settt... seeeeeett...." Ro menghindari tangkapan Xu
"haha senior kamu masih kalah cepat denganku..." ucap Xu sambil menghindar
"ahh siall cepat berikan pengeras suara itu..." jawab Xu sambil mengejar Ro
"eeee... tidak bisa..." ucap Xu
__ADS_1
Ro melanjutkan pembicaraannya kepada semua penonton yang masih menunggu akhir dari penyampaian Ro
"Aku akan memberitahukan bahwa Seniorku Master Xu akan segera menikah dengan wanita pujaannya." ucap Ro
Lina yang mendengar itu langsung salah tingkah.. gugup.. bingung.. campur aduk dah pokoknya..
"Wahh.. berita bagusnih.. Siapa itu? Ayo cepat beritahu semuanya." ucap Xin D. Kite
Ro melirik ke kiri dan ke kanan kemudian melihat Lina yang ikut menyaksikan upacara tersebut.
"hmm pas banget nih ada Senior Lina." Ro melihat Lina
"apa yang ingin dia bicarakan.. pasti... ahh.. aku gaboleh kepedeann...." ucap Lina dalam hati dengan mukanya yang memerah
Lina merupakan Putri Pertama dari Lord Fyn L Lair dan juga merupakan seorang wanita yang sangat cantik. Semua pria bahkan pangeran dari berbagai kerajaan mencoba untuk melamarnya namun tidak satupun dari mereka membuatnya tertarik.
Lina seorang Hunter Class SS, Hunter yang sangat kuat dan juga memiliki sikap yang tegas.
Lina merupakan seorang Ketua dari Guild Rank no.1 di Benua Barat yaitu Guild Sun Glory, hal tersebut yang membuatnya semakin terkenal sebagai Dewi Perang dari Benua Barat.
Ro melanjutkan pembicaraannya.
"Seniorku Master Xu akan segera menikah dengan Master Lina..." ucap Ro menjawab pertanyaan Xin
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa...." Lina berteriak setelah mendengar perkataan Ro
"haaaaa...... Apaaaa???????" ucap Nina
"apaaaaaaaaaaaaaaaaa????????" Xin kaget mendengar jawaban Ro
"Akhirnya ada juga Pria yang bisa mendapatkan hatinya.. sepertinya abang Fyn sekarang dalam keadaan senang." ucap Don L Lair
"asik ada acara makan-makan gratis lagi..... hore!!...." ucap Oddies
"asikkk akhirnya kita makan enak lagi.... aku ingin memakan masakan pernikahan dari Benua Barat.. hmhmmmm.... yumiyyyy..." ucap Wein
"gila... benar-benar gila... tidak pernah ada satupun pria yang bisa menaklukkan hatinya... keren banget dah emang Senior Xu.." ucap Xin
"iya kemaren aku melihat secara langsung bagaimana Tuan Xu merayu Nona Lina dengan Puisi.. itu sungguh gilaa.. aku tidak menyangka Tuan Xu bisa seperti itu.'' ucap Luke
"Hormat kepada Senior Xu... kamu panutan kami.." ucap Luke dan Xin
"astaga.. tamatlah sudah... tapi mungkin memang inilah takdirnya, dari dulu aku sudah memerhatikannya setiap aku berjalan bersamanya membuatku menjadi nyaman.. apa mungkin itu bisa dibilang sebuah perasaan cinta.."
"saat kemarin pun, saat aku menyatakan puisi kepadanya.. hatiku juga berdetak lebih cepat dari biasanya rasanya sangat aneh.. baiklah tidak masalah setidaknya aku akan mendapatkan istri yang cantik.. yuhuuu..." ucap Xu dalam hati tersenyum sendiri..
Semua mata tertuju kepada Lina..
Lina terlihat tersipu malu, wajahnya memerah dan diapun salah tingkah..
"kenapa bisa seperti ini.. tapi jika Tuan Xu memang benar menyukai putriku.. aku tidak bisa menolaknya, dia menantu idaman sekali.. hahaha.. aku tidak perlu khawatir lagi jika Lina ngamuk-ngamuk.. haha.. Xu kan kuat pasti bisalah nenangin dia.." Fyn merasa senang.
semua wanita yang mendengar informasi itu langsung patah hati dan pergi dengan rasa kecewa yang mendalam.
__ADS_1
Upacara tersebut di akhiri dengan sebuah kejadian yang tidak terduga kemudian dilanjutkan dengan pesta perayaan yang sangat meriah.