
Pagi hari, Kastil Kerajaan Peri Kuno.
Ro dan Luciel mendapatkan banyak petunjuk dan barang-barang peninggalan dari Sang Guillotine Generasi Pertama.
Nota dan Buku Kuno yang ditinggalkan oleh Sang Guillotine Generasi Pertama merupakan sebuah naskah dan buku kuno bagi para peri.
Tidak ada yang berhasil menafsirkannya kecuali Ro.
..."Naskah Kuno."...
......PENGUASA TANAH JAWA ......
Tanah Jawa, Bumi Nusantara merupakan sebuah pulau yang sangat kental dengan magis yang berdampingan.
Sebuah pulau yang dikuasai oleh roh-roh leluhur maupun ikatan dengan ras jin dan iblis.
Tanah Jawa, Aku tempat aku lahir dan dibesarkan sebelum aku bereinkarnasi kedunia ini.
Aku mengasingkan diri dan bertemu dengan teman-temanku disini sungguh sangat indah.
Berpetualang mencari informasi tentang dunia ini, aku baru mengerti dunia yang disebut dengan Bumi dan Dunia yang ku pijaki sekarang ini berkaitan serta hanya sebagian kecil dari Dunia yang lebih luas.
Aku sengaja meninggalkan jejak ini untukmu dengan harapan suatu saat nanti akan ada seseorang yang mengerti dengan bahasaku dengan bahasa persatuan kita.
Nusantara, aku sangat rindu akan tanah Jawa.
Pergilah ke Ujung Benua Selatan terdapat dinding es yang sangat tinggi, aku sudah melakukan investigasi dan temukanlah sebuah batu peninggalanku disana.
Aku menuliskan sebuah prasasti dengan bahasa persatuan Nusantara, hanya orang yang mengerti bahasaku dan bahasa persatuan yang dapat membacanya.
Nak, jika kau mengerti dan mengetahui tulisan arti dari secarik kertas ini maka susunlah aku akan menunggumu di dunia baru.
Persiapkan kekuatanmu karena dunia yang ku ceritakan lebih luas dan lebih mengerikan.
__ADS_1
Sampurasun.
^^^Prabu Siliwangi^^^
Ro membaca dan merahasiakan isi dari teks yang tersimpan dari buku kuno yang diberikan oleh Jid.
"Benar, ternyata dia orang itu."
"Prabu Siliwangi, benar dia orang yang mengalahkan ku disaat perang antara suku Dayak ingin memperkuat wilayah."
"Tidak kusangka dia sudah mendahului ku bereinkarnasi."
"Pak Tua dari Pulau Jawa."
"Apakah itu mungkin?"
"bahkan dia mengetahui sejarah pulau Jawa yang dulu pernah dikuasai oleh iblis."
"Ki Semar setauku dia adalah Penguasa Tanah Jawa."
"Panglima Burung, apa kau mengetahuinya."
Ro terus bergumam dalam hatinya membuat Luciel kebingungan.
"Hey Tuan, kenapa kau komat-kamit."
"Ohh.. Tidak Luciel naskah ini sangat membingungkan ku, Aku sangat penasaran apa isinya ya."
"Iya tuan, mending kita cari makan dulu tuan."
"Baiklah, jika sampai nanti ada orang menjualkan makanan mari kita makan dulu."
"Siap Tuan.."
__ADS_1
Mereka pun berjalan menuju Ibukota Pusat Benua Selatan.
Ro dan Luciel sampai disebuah pedesaan yang bernama Desa Kut, Desa yang kecil dan banyak sekali rumah-rumah yang kumuh.
"Hmm.. tempat apa ini, apa ini sebuah desa?"
ucap Ro sambil melihat sekelilingnya.
"Iya Tuan, ini seperti desa namun kumuh sekali." Jawab Luciel.
Ada seseorang penduduk desa menghampiri Ro dan menyambut Ro.
"Selamat datang Hunter."
"iya ibu, dimana tempat ini kenapa desa ini terlihat kumuh sekali."
"Desa ini bernama Desa Kut, Telah terjadi banyak sekali penyerangan monster di desa maupun kota diwilayah sini."
"yang menyebabkan banyaknya kemiskinan dan hancurnya rumah-rumah didesa maupun kota."
"apa masih ada expansi monster."
"masih ada tuan Hunter untuk berjaga-jaga kami disini melakukan patroli."
"oh, begitukah sangatlah parah."
selang beberapa menit kemudian tiba-tiba, terdengar suara Ledakan.
"DUARRRRRRRRRR.” Suara Ledakan besar.
Ternyata suara Ledakan tersebut berasal dari serangan monster yang menyerang desa secara tiba-tiba.
......BERSAMBUNG......
__ADS_1