Reinkarnasi Dewa : The Next Generation Of Deadly Art

Reinkarnasi Dewa : The Next Generation Of Deadly Art
Chapter 26 ( Guru yang hebat )


__ADS_3

...Tahun 992 Czeh Bulan ke-2 setelah perang berakhir....


Seluruh bangunan telah selesai di bangun kembali pemulihan infrastruktur diseluruh wilayah Benua Barat berangsur membaik dan Alliansi Hunter serta Akademi Hunter kembali seperti semula.


Akademi hunter dibuka kembali, materi pembelajaran dan kurikulum pelatihan hunter dimulai kembali.


Ro sekarang tinggal bersama Rei disebuah Rumah yang bertempat di wilayah tengah Ibukota Line.


"akhirnya aku memiliki rumahku sendiri, ayo masuk mulai sekarang ini adalah rumah kita." ucap Ro.


"wahh lumayan besar ya, ini rumah yang nyaman walau tidak sebesar kastil kerajaanku tapi ini sudah cukup bagiku." jawab Rei.


"hehe, ohh iya aku akan merapihkan beberapa pakaianku dulu yaa..." ucap Ro.


"yuppsss." jawab Rei.


Keesokan harinya.


...Di Akademi Hunter....


Di pagi hari Ro memasuki kelas Atas dan menjumpai ke 6 muridnya...


"selamat pagi semuanya.." sapa Ro.


"Hormat kepada master.." mereka memberi hormat kepada Ro.


"bagaimana keadaan kalian apakah luka kalian sudah sembuh?" tanya Ro.


"kami sudah baik-baik saja master.." jawab Ace.


"baiklah.. untuk hari ini kita akan langsung berlatih kembali tapi sebelum itu aku akan memberikan tes dari hasil pelatihan kemarin yang aku berikan apa kalian masih mengingatnya semua?" tanya Ro.


"baik master.." jawab murid-murid Ro.


disaat mereka sedang berbincang ada seseorang yang mengetuk pintu kelas.


"tok-tok-tok.. Permisi... Master Ro." ucap Zhao mengetuk pintu.


karena mereka sedang berbincang tak ada seorangpun yang mendengar tiba-tiba..


"ahh... tuan kelamaann... ayo kita dobrak aja.." ucap Wein.


"Ayooo aku sudah tidak sabar bertemu dengan master Ro." jawab Oddies.


"Duar......." suara pintu terbuka dengan keras, Oddies dan Wein langsung masuk dan berlari ke arah Ro.


"Master Ro!!........" sapa Oddies dan Wein berlari ke arah Ro.


Mereka sangat senang karena telah mendapatkan izin untuk dapat belajar di Akademi Alliansi Hunter.


"Ah sial bertambah lagi orang-orang bodoh.." ucap Ro.


"Hormat kepada Master Ro." Oddies dan Wein memberi hormat kepada Ro.


"heiii... kalian kesini..." sapa Ace.


"yaaa kami sekarang sudah menjadi murid akademi." jawab Oddies.

__ADS_1


"heh.. kok bisa? kalian berdua kan pangeran memangnya di perbolehkan.." tanya Ace.


"hehehe... boleh.. yaa walaupun aku harus berteriak-teriak kepada ayahku agar bisa kesini."


jawab Oddies.


"kalau dia masih mending, aku harus mendapatkan pelatihan mengerikan dulu baru bisa kesini.. belum lagi mendengarkan ocehan ibu ku yang tidak bisa berhenti aduh... pusingg.." jawab Wein.


"hahaha namanya juga pangeran pasti kalian sangat kerepotan, ohh yaa Ani.. Yan.. perkenalkan ini Pangeran Oddies dan Pangeran Wein dari Benua Timur.


"salam kenal Aku Yan dan ini Ani." ucap Yan.


"yeyyy.. kita dapet temen baru.. hore...." ucap Felt.


"ya-ya... bicaranya nanti saja.. udah ayo kita semua langsung ke tempat pelatihan Akademi." ucap Ro.


mereka semua akhirnya pergi menuju ke lapangan pelatihan akademi.


Sesampainya di lapangan pelatihan akademi.


"yak semuanya, hari ini aku akan memberikan tes ke Oddies dan Wein terlebih dahulu dan kalian cukup memperhatikan dulu." ucap Ro.


"baik master!!!" jawab mereka.


"oke.. Ace karena kau adalah ketua tim yang telah aku tunjuk.. maka tunjukkanlah cara melakukannya."


"baik master!!!" jawab Ace.


Ace mengeluarkan energi ki tenaga dalamnya membuat sebuah cahaya hitam kemudian melesat cepat dan mengancurkan batunya dalam sekejap.


"Bagus Ace kekuatanmu sudah lumayan."


"ingatlah satu hal saat kau mengeluarkan ki tenaga dalam kalian.. manfaatkanlah kekuatan alami yang ada di tubuh kalian setelah itu lepaskanlah kekuatan itu dengan arah yang benar dan setelah itu akan membuatnya menjadi sebuah serangan yang kuat."


Ucap Ro menjelaskan inti dari pelajarannya.


"woahh... keren.. ayoo kita pasti bisa.." ucap Oddies.


"yayayaa benar... ayo semangat.." jawab Wein.


"baik.. untuk sekarang mulailah."


Ro mengambil batu pelatihan Ki tenaga dalam dan menaruhnya.


"yak kalian berdua perhatikan, fokuskan Ki tenaga dalam kalian dan hancurkan batu itu cukup mudah kan?" ucap Ro.


"baik master!!" jawab Oddies dan Wein.


Oddies dan Wein memulai pelatihan pertamanya.


Mereka memusatkan seluruh ki tenaga dalamnya dan menyerang langsung ke arah batu.


Oddies mengeluarkan Ki tenaga dalamnya membuat sebuah aura murni berwarna hijau berhembus lembut seperti angin dan berhasil menghancurkan batunya dengan mudah.


Oddies merupakan keturunan Ras Peri kelas atas dengan drajat tertinggi didalam Ras nya dia memiliki Energi Ki tenaga dalam yang kuat merupakan perpaduan antara energi alam dengan energi alam bawah sadar.


Wein mengeluarkan Ki tenaga dalamnya mengeluarkan dan memunculkan angin badai yang sangat kencang.

__ADS_1


Wein mengerahkan ki tenaga dalamnya kemudian memunculkan petir yang besar dan berhasil menghancurkan batunya sampai tidak tersisa.


Melihat itu Ace, Felt, Cao, Yan, Zen dan Ani tercengang melihatnya mereka semua bingung kenapa mereka bisa langsung menguasai teknik itu dalam sekejap.


"prok-prok-prok.." mereka bertepuk tangan karena melihat Oddies dan Wein berhasil mulus dalam pelajaran pertama.


"nah sekarang adalah pelatihan ke dua nya.. apa kalian sudah mengerti apa yang aku tulis dalam kertas yang waktu itu aku berikan? aku ingin mendapatkan jawaban secara teori dulu baru prakteknya."


"baik master ijinkan aku menjawab pertanyaanmu." ucap Felt.


"ya apa itu Felt."


"didalam buku itu memiliki 3 bagian dijelaskan tentang teknik tenaga dalam sejati dan setiap bagiannya memiliki pemahaman yang berbeda."


"dibagian pertama adalah teknik pernapasan, dimana seseorang harus relax dan fokus dalam mengatur ritme aliran mana kemudian mengendalikan ki energi tenaga dalam."


"dibagian kedua adalah teknik pemusatan yaitu teknik pengendalian ki tenaga dalam mengubah aliran internal dan memusatkan semua energi didalam Ki pada satu titik."


"dibagian ketiga adalah teknik perwujudan, teknik ini merupakan teknik puncaknya setelah berhasil memusatkan ki tenaga dalam pada satu titik kita harus bisa menahan ki tenaga dalam kita agar tetap seimbang dan mengeluarkannya menjadi sebuah perwujudan dari ki tenaga dalam kemudian membuat sebuah serangan yang kuat."


"bagus-bagus kamu sangatlah benar, dari penjelasan Felt tadi ada yang sudah belajar mempraktekannya?"


"kami semua sudah mencoba master tapi tidak satupun dari kami yang berhasil mencapai tahap akhirnya."


"hmm.. coba kau praktekan sekarang."


"baik master!!!" jawab Felt.


Felt mempraktekkan pelajaran Teknik Tenaga Dalam Sejati, Felt berkonsentrasi mengendalikan Energi Ki tenaga dalamnya dan berhasil memusatkan ke tangannya namun ditahap akhirnya saat dia melepaskan kekuatan yang sudah berpusat kepada tangannya tiba-tiba kekuatannya langsung menghilang sebelum mencapai target serangan.


"okeokeoke.. aku mengerti.. kendalanya ada di pusat pengendalian kekuatan energi murni yang kalian miliki."


"hmm.. hm... bentar ayo kita cari tempat yang lebih luas aku akan menunjukkannya."


mereka semua keluar dari lapangan pelatihan akademi kemudian sampai ke dataran luas yang terdapat banyak bukit besar.


"baik aku akan mempraktekannya disini."


"wah.. kenapa kita kesini master?"


"kepo bener ya ett.. udah kalian perhatikan saja.. jangan sampai kalian melewatkan satu gerakan pun."


"baik master!!!"


semuanya memperhatikan Ro..


Ro berkonsentrasi mengalirkan energi Ki tenaga dalamnya kepada satu tangannya dan mengulurkan tangannya ke arah sebuah bukit yang besar.


Ro menyalurkan energi alami internalnya menggabungkan dengan energi ki tenaga dalamnya menjadi sebuah aura kekuatan yang menyelimuti tangannya.


Ro mengayunkan tangannya kemudian melepaskan energi tenaga dalamnya ke arah sebuah bukit besar dan menyebabkan bukit tersebuh hancur tak tersisa.


semuanya tercengang melihat kejadian itu.


"hehe.. kalian sudah melihatnya kan jadi bersungguh-sungguhlah dalam belajar dan berlatih."


"jadi belajarlah disini hingga kamu bisa menghancurkan batu ini terlebih dahulu jika sudah menghancurkannya baru bangunkan aku, kalau kalian tidak bisa mau tidur dulu jangan lupa bangunin aku sebelum matahari terbenam." ucap Ro.

__ADS_1


semua murid-muridnya kagum kepada Ro dan melaksanakan pelajaran pelatihannya dengan serius.


__ADS_2