
...Wilayah Kantor Pusat Alliansi Hunter...
Xu dan Ro terluka, Azazel terus menerus menyerang mereka kemudian Xu mengerahkan seluruh kemampuannya
Azazel meledakkan auranya dan melapisi pedangnya dangan kekuatan dahsyat kemudian menyerang Ro.
Ro berhasil menangkis serangan Azazel namun Ro terpental jauh..
"aaaaaarghhh..... ah sial.." ucap Ro menahan rasa sakit.
"waaaaaaaaa..... rasakan ini..." ucap Xu mengeluarkan Skill Legendarisnya Spirit of Sword: Earth Break Slash namun berhasil ditangkis oleh Azazel
"hahaha.. apa cuma segini kemampuanmu wahai manusia." ucap Azazel tertawa setelah menangkis serangan Xu
"Sial... sepertinya aku harus menggunakan skill itu."
Xu berfikir
"baiklah tidak masalah setidaknya aku bisa melumpuhkannya..." sambung Xu
Xu melayang diatas langit dan merapalkan skillnya
"Kekuatan Anugerah Dewi Perang, aku keturunanmu.. aktifkan Skill Dewi Perang : Torment of Light, Destoyer..." ucap Xu mengaktifkan Skill kuno nya yaitu skill penyiksaan cahaya dengan turunnya cahaya yang sangat terang menghanguskan seluruh keadaan yang ada didepannya tapi skill ini mengorbankan 50% konversi Darah dalam tubuhnya yang menyebabkan kesadarannya menurun.
"buk...." Xu terjatuh dari atas langit
"sial.. sepertinya aku sudah berlebihan, aku sudah tidak bisa bergerak kesadaranku mulai memudar aku sudah tidak bisa lagi bertarung." ucap Xu
"argh......... saakit sekali semua tubuh ku telah hancur.." ucap Azazel mengerang kesakitan
Ro bangkit kembali dan melihat Xu sedang tergeletak lemas kehabisan kekuatannya.
Ro memanfaatkan situasinya, melihat Azazel yang sedang terluka Ro bergegas menyerang langsung tubuh Azazel yang sedang terluka akibat serangan dari Xu.
"Jleb........ Jlebbbb...." Ro menancapkan dua pisaunya ke tubuh Azazel kemudian melepaskan serangan ki tenaga dalam sehingga menghempaskan Azazel
"booooonmmmm." suara dentuman keras Azazel membentur sebuah batu besar.
"arrrghhhhh... sakit sekali... mereka sangat kuat aku tidak bisa seperti ini terus." Azazel tergeletak
"sial.. sepertinya aku harus menggunakannya." ucap Azazel
ternyata masih ada kekuatan tersembunyi dari Azazel.
Azazel menekan dada nya dan mengaktifkan skill pengorbanan Jiwa Iblis tekanan oksigen berubah gravitasi memberat.
Azazel berubah menjadi iblis sejati seketika dataran disekelilingnya berubah menjadi hitam pekat tumbuhan seketika mati dan kekuatan Azazel meningkat
"hahahahahaha.. tamatlah riwayat kalian semua manusia rendahan." ucap Azazel
"sial... tekanan ini sangatlah kuat." ucap Xu tertekan
"dia masih hidup, bagaimana bisa aku sudah menusuknya tadi." ucap Ro kaget dengan bangkitnya kembali Azazel
"PERINGATAN ! LAHIRNYA PELIHARAAN IBLIS TERKUAT AZAZEL, LUCIEL MERUPAKAN BAWAHAN DARI SANG RAJA IBLIS AZAZEL."SISTEM
"sial berarti dia itu bukan azazel, bagaimana bisa mereka menyebutnya Azazel didalam sistem menyebutnya Luciel kenapa bisa berbeda seperyi ini." ucap Ro
__ADS_1
"bzzzzttttttt.... bztttttt..." Azazel mengepakkan sayap iblisnya membuat hawa disekitarnya menggelap penuh dengan hawa yang mengancam
...Dibalik hutan...
sinar mentari meredup awan hitam pekat menghiasi seluruh langit.
"sial apa yang terjadi..." ucap Wein
"sepertinya ini sebuah pertanda petaka.." jawab Oddies
"aku akan membantu mereka tidak perduli bagaimana, bahkan jika nyawaku taruhannya.." ucap Rei bertransformasi mengeluarkan sayap naga emasnya dan terbang menuju ketempat Ro dan Xu
"ah sial tidak ada pilihan lain, aku juga harus membantunya.. ayo semuanya kita membantu mereka." ucap Fyn mengejar Rei
"baiklah tuan Fyn.." jawab mereka semua menyusul Fyn
sesampainya di tempat pertarungan antara Ro dan Xu dengan Azazel mereka kaget akan kekuatan dari Azazel
Ro membangkitkan kekuatan Destiny membuat kekuatannya meningkat berkali-kali lipat semua pukulannya terasa sangatlah berat dan kecepatannya meningkat.
Ro mengerahkan seluruh kekuatannya mengeluarkan Ki tenaga dalamnya terus menyerang Azazel namun berhasil di tangkis oleh Azazel
Pertarungan berlangsung sengit terlihat pertarungan dahsyat antara Ro dan Azazel.
"sial tekanan macam apa ini sungguh mengerikan pertarungan mereka.."
"mereka sama-sama kuat benar-benar gila aku baru melihat pertarungan pada tingkat ini."
Rei dan Fyn datang membantu Ro dengan menyerang Azazel
terjadi pertarungan tiga lawan satu namun kekuatan Azazel terus meningkat dan kekuatannya naik berkali-kali lipat dari sebelumnya.
"boooooommmm." suara benturan keras dari Ro yang membentur bebatuan besar sehingga Ro menjadi pingsan
"suamiku terkena serangannya semoga dia tidak apa-apa." ucap Rei
Rei mengeluarkan skill Dragon Slayer : Sword Impact yaitu mengeluarkan tebasan pedang berwarna emas menebas Azazel sehingga Azazel mundur beberapa langkah.
melihat itu Fyn bergegas mengayunkan pedangnya langsung menyerang Azazel tanpa jeda.
Azazel terus mundur sambil menangkis serangan dari Fyn
"hahahaha kalian hebat bisa membuatku mundur beberapa langkah seperti ini." ucap Azazel tertawa
Ace Cao Zen Felt dan Oddies berlari kemudian membantu Rei dan Fyn menyerang Azazel.
"semuanya bantulah mereka, aku akan disini untuk memulihkan luka dari tuan Xu." ucap Wein
"bagaimana keadaanmu senior Xu, apa kau baik-baik saja." sambung Wein sambil mengeluarkan skill penyembuhannya
"aku tidak masalah, aku hanya kehilangan banyak darah.. terimakasih kau telah membantuku." jawab Xu
Ace Cao Zen Felt dan Oddies menggabungkan kekuatan mereka kemudian menyerang Azazel.
Azazel terkena serangan mereka namun tidak melukai nya sama sekali.
"Sial.... Iblis itu sangat kuat sekali."
__ADS_1
"bagaimana bisa.. dia tidak terluka sama sekali."
"hahaha... sungguh lemah.. bahkan serangan kalian tidak dapat menggores kulitku." ucap Azazel
setelah itu..
Azazel mengeluarkan seluruh kekuatannya menyerang mereka semua dengan tebasan yang sangat kuat.
"waaaaaaa..... rasakan ini manusia-manusia rendahan..." ucap Azazel sambil mengerahkan ki tenaga dalamnya kemudian mengayunkan pedangnya sehingga menghempaskan mereka semua.
Mereka semua terluka parah karena terkena serangan telak dari tebasan pedang Azazel
Azazel melihat Wein yang sedang menggunakan sihir penyembuhan.
"masih ada satu kutu kecil lagi."
Azazel terbang dan melesat menyerang Wein, Wein yang sedang fokus menggunakan skill penyembuhannya tidak bisa menghindari serangan tiba-tiba dari Azazel dan Wein pun terpental.
"aaaa..a.. sial aku terkena serangan aku tidak bisa menangkisnya saat aku menggunakan skill penyembuhanku." ucap Wein sambil menahan kesakitan
"hahaha... ternyata kau masih hidup.. karena kau adalah orang yang bisa membuatku merasakan sakit.. aku akan memberikan kematian yang indah kepadamu.." ucap Azazel sambil mencekik Xu
"sial.. aku tidak bisa menggerakkan badanku, sepertinya ini adalah akhir dari hidupku." ucap Xu
Sementara itu Ro yang pingsan
"dimana ini, ini terlihat seperti ruang angkasa terdapat banyak bintang-bintang.."
tiba-tiba muncul seorang lelaki tua berambut putih menggunakan jubah putih membawa dua pisau berbentuk seperti Kujang dengan gagang harimau seperti Pisau Kujang yang pernah Ro lihat.
Saat Ro masih menjadi Jendral Perang Ro pernah kalah dari seseorang yang berasal dari tanah jawa bernama Kian Santang, dia seorang pendekar yang kuat menggunakan Pisau kujang dengan gagang harimau serta menunggangi Harimau Putih. lelaki tua ini terlihat mirip dengan musuh yang mengalahkannya dulu.
"hai anak muda, siapa namamu." ucap lelaki tua
"siapa kamu, kenapa kau memiliki dua pisau itu? dan kenapa aku bisa disini." jawab Ro
"haha.. anak muda yang sangat angkuh.. kau tidak perlu mengetahui siapa aku." ucap lelaki tua
"hormat kepada master.. namaku adalah Ro."
"bagus-bagus.... itu baru anak muda yang sopan." jawab lelaki tua
"kau terlihat mirip seperti musuh lamaku dan senjata itu." jawab Ro
"siapa dia... dia mirip dengan musuh lamaku Kian Santang namun perbedaan kekuatannya sangat jauh aura kekuatannya sangatlah luas dia jauh lebih kuat dari aku dan bahkan jauh melampaui kekuatanku." ucap Ro dalam hati
"musuh lamamu itu? siapa namanya?" tanya lelaki tua
"namanya adalah Kian Santang Seorang pendekar dari tanah jawa di wilayah nusantara tempat asalku." jawab Ro
"hahaha... anak itu sudah berkembang sepertinya aku tidak sia-sia mendidiknya.." ucap lelaki tua
"heh?? apa kau mengenalnya?" tanya Ro kaget
"kepooo.... intinya aku sangat mengenalnya, tidak usah lama-lama kau harus menyelamatkan teman-temanmu akan kuberikan sedikit kekuatanku untukmu dan bangkitlah lindungi sesuatu yang berharga bagimu." ucap Lelaki Tua.
tiba-tiba Lelaki tua itu menepuk dada Ro dan Ro merasakan Rasa sakit yang luar biasa..
__ADS_1
Ro sadar dari kondisi pingsannya bangkit kembali.
......................