
...Perjalanan Menuju Benua Selatan...
Pagi hari, Ro berangkat menuju ke ujung Benua Selatan untuk mendapatkan petunjuk naskah kuno dari Guillotine Generasi Pertama.
Ro berpamitan dengan keluarga serta murid-muridnya, Ro bersama Luciel berangkat menuju Benua Selatan dengan menggunakan kapal yang sudah di siapkan oleh Rei istrinya.
Ro Berangkat dengan sebuah perahu layar besar bersama Luciel.
Ditengah laut menuju Benua selatan tiba-tiba ombak besar mengadang dan membuat perahu layar terombang-ambing.
"Aaaaa... Apa ada apa ini?!..."
"Tuan ada apa ini ada masalah apa ini tuan?.."
"Aku tidak tau kenapa tiba-tiba ombaknya membesar."
Tiba-tiba muncul sebuah fenomena yang tidak terduga, awan bergemuruh dengan petir yang menyambar.
"Drrr... Duarrrrrrr...."
"Booooommm..."
Petir menyambar perahu layar besar Ro dan Perahu itu terbelah seketika menjadi dua bagian.
Ro menggunakan Skill nya membuat zona disekelilingnya seperti aura Perlindungan.
"Shield.. Sial aku tidak sempat membuat Zona perlindungan yang lebih luas aku tidak bisa menyelamatkan Perahunya."
"Apakah kau baik-baik saja Tuan?" Tanya Luciel khawatir kepada Ro.
"Tenang saja aku tidak masalah, sepertinya akan ada kekacauan disini."
"Iya Tuan, sangatlah aneh..."
Situasi ditengah Laut Benua Selatan terlihat semakin mencekam, Ro menggunakan Mana nya agar bisa melayang diatas udara melesat cepat menuju ke atas awan.
"Tuan.. Kau mau kemana?!!.. Jangan tinggalkan aku.."
Luciel Mengepakkan sayap Iblisnya kemudian mengelesat mengejar Ro.
__ADS_1
Ro menggunakan Skill Perlindungannya untuk melindungi tubuhnya agar bisa tetap melesat ke titik dalam awan.
Ro sudah dekat kemudian melihat ada sebuah lubang hitam yang mengeluarkan aura kekuatan yang Dahsyat.
"Sial apa itu, Terlihat lubang itu sangat besar energi apa yang ada didalamnya sehingga bisa mengeluarkan kekuatan sebesar ini."
Ro kebingungan merasakan kekuatan yang sangat besar.
Ro mencoba lebih dekat dengan lubang hitam tersebut, namun tiba-tiba kekuatan energi mana dalam tubuh Ro terhisap dan mengikis.
"Sial.. Energi kekuatan spiritual ku dan manaku tersedot habis.."
"Tuan... menjauhlah.."
Luciel mencoba untuk menarik Ro namun Luciel pun ikut tersedot oleh lubang hitam tersebut.
"bzzzzzttt..."
Terdengar suara sengatan dari dalam Lubang tersebut.
Lubang hitam tersebut tiba-tiba menghilang.
"Aaaa... Apa itu kenapa bisa menghilang tiba-tiba."
"Apa itu sebuah pintu zona ruang dan waktu?"
"Aku tidak paham juga Tuan, yang terpenting kita harus mendarat dengan aman..."
"Aaaaaaaa......................"
mereka pun terjatuh kebawah laut.
"Cebuurrrrr...... Byurrrr...."
Mereka pun akhirnya mereka berenang menuju pulau yang tak berpenghuni untuk beristirahat memulihkan tenaganya.
Ro membuka Backpacknya dari system dan mengambil potion pemulihan stamina.
Luciel diperintahkan Ro untuk berburu hewan.
__ADS_1
"Hey Lu, daripada kamu nganggur mending kamu berburu deh.."
"Berburu apa Tuan?"
"Berburu Hewan lahh..."
"Baik Tuan, untuk apa hewannya?"
"Ya untuk kita makan lah........"
"Bbbbaaaiikkkk Tuannn.. Beheeehe.."
"yaudahhh sanaaa.."
"Siap Tuan..."
Luciel pun menyusuhi hutan yang terdapat di pulau tak berpenghuni tersebut.
5 jam kemudian.
Ro menunggu Luciel terlalu lama dan mulai khawatir.
"Hadeh.. lama amat dia kemana sih."
"sepertinya aku harus menyusulnya."
Ro yang tidak tahan akan khawatir kemudian menyusul menyusuri hutan untuk mencari Luciel.
Ro mengidentifikasi jejak Ro dan mengikuti petunjuk dari jejak aura kekuatan Luciel.
Ro melihat kejanggalan yang aneh, terdapat bekas-bekas pertarungan kemudian banyak sekali jejak darah didalam hutan.
"Apa ini? Kenapa bisa seperti ini."
Ro berlari menyusuri setiap jejak-jejak aneh yang terdapat di hutan sampai berujung di atas tebing jurang yang sangat dalam.
Tanpa berfikir panjang, Ro langsung melesat cepat ke dalam jurang untuk memeriksanya dan akhirnya Ro menemukan sesuatu yang tidak terduga.
......BERSAMBUNG......
__ADS_1