Reinkarnasi Mengemban Misi Dewa

Reinkarnasi Mengemban Misi Dewa
Ch.11 Detail Misi


__ADS_3

Qinfeng terdiam mematung dihadapan jasad Shen Long yang kini telah dingin dan darahnya telah membeku. Ia tidak tahu harus merasa senang atau sedih atas kemenangan ini, Qinfeng bahkan tidak tahu bahwa teknik penebas bulan melebihi perkiraannya.


Qinfeng berjongkok dan menyatukan kedua tubuh yang terbelah itu, kemudian menutup mata Shen Long yang masih terbuka. Ia terus memandangi tubuh dingin itu sampai Qinfeng bahkan tidak merasakan jika ia telah menangis.


Dalam ratapannya Qinfeng meminta maaf dari hati yang terdalam, ia menyesal tidak dapat menahan kekuatannya hingga akhirnya jadi seperti ini.


"Maafkan aku Shen Long... Sungguh maafkan aku... Huhuu...." Qinfeng masih terus lanjut menangis hingga lima menit lamanya sebelum diinstrupsi oleh gurunya melalui transmisi suara.


'Berhentilah menangis dasar bodoh! Dengan menangis seperti itu kau tidak akan bisa menghidupakannya kembali...'


'Huaaa..... Guru kau adalah Dewa kan, cepat hidupkan kembali Shen Long! Kau harusnya bisa kan? Ya kan guru??' Mendengar suara gurunya dalam kepalanya membawa senyum kembali diwajah Qinfeng.


'itu adalah masalah gampang, tetapi untuk sekarang pakai mata air suci saja agar sekalian menguji efeknya!'


'Ah... Kenapa aku baru ingat itu sekarang? padahal tujuan ku kesini memang untuk itu. Kurasa karena sudah terlalu lama aku jadi melupakannya...' Bagai hitam dan putih, perbedaan wajah Qinfeng jauh berbeda dari beberapa menit yang lalu. Kini wajahnya telah kembali cerah seperti biasa bahkan senyumnya tambah menawan.


'Jadi dimana aku dapat menemukan air itu guru?' Qinfeng menoleh kesekeliling untuk menemukan sumber air suci yang telah dicarinya selama ini, tetapi bahkan setelah ia memakai Divine Sense nya ia tidak dapat menemukan itu dimana pun.


'Air itu berada disuatu tempat dibukit dibelakang mu. Kau carilah pelan-pelan disekitaran situ!' Ketika guru mengatakan bahwa air itu ada disekitaran bukit dibelakang nya, Qinfeng menoleh dan menemukan bukit kecil terbalut salju. Jarak dari tempatnya berdiri kira-kira dua ratus meter.


Qinfeng segera terbang dengan kecepatan tinggi setelah sebelumnya ia mengucapkan kata terimakasih pada gurunya. Tidak sampai beberapa detik ia telah mendarat dipuncak bukit itu dengan mulus. Bukit itu sendiri tingginya cukup untuk Qinfeng dapat melihat setengah wilayah hutan, kemudian dari atas bukit itu Qinfeng mencari mata air dan menemukannya tidak berapa lama kemudian.


Mata air itu terletak dibalik bukit sehingga Qinfeng tidak dapat melihatnya tadi, air itu keluar dari batu yang indah berwarna putih kristal, dan air itu jatuh kekolam yang dapat dilihat bahwa kolam itu dibuat dengan sangat rapi dan indah. Ditengah kolam terlihat juga bunga teratai yang ukurannya sangat besar jika membandingkan ukurannya dengan teratai biasa. Air dari dalam kolam itu mengalir seperti sungai kecil, mungkin itu adalah air yang sama yang mengalir diseluruh hutan ini.


Tanpa banyak kata, Qinfeng langsung turun kebawah dan sampai kekolam itu, tetapi sesaat kemudian ketika Qinfeng ingin mengambil airnya tiba-tiba ia bingung bagaimana caranya membawa air sedangkan ia tidak dapat menemukan wadah yang dapat menampung air disekitarnya.

__ADS_1


Beberapa menit Qinfeng berpikir bagaimana cara untuk membawa air itu dari sini, tetapi satupun tidak ada cara yang dapat ia andalkan. Hingga akhirnya Qinfeng terpaksa kembali lagi ketempat dimana tubuh Shen Long berada dan membawanya ketempat ini.


Hanya butuh waktu yang singkat untuk Qinfeng sampai lagi dikolam itu dengan membawa tubuh shen Long yang telah terbelah dua.


Qinfeng kemudian menghubungi gurunya untuk meminta instruksi lebih lanjut.


'Jadi sekarang apa yang harus kulakukan guru??'


'Hmmm, benar ya... Kau bisa melempar tubuhnya kedalam kolam! Hanya itu saja tidak perlu repot-repot...' Balas guru acuh tak acuh.


'Bukankah itu terlalu kejam guru?? Juga jangan mengatakan hal kejam dengan nada santai begitu!!' Mendengar balasan gurunya yang mengatakan sesuatu yang kejam begitu santai membuat Qinfeng tidak bisa untuk tidak terkejut dan menggerutu.


'Ah.... Baiklah dulu guru. Aku akan menangani ini.' Lanjut Qinfeng kemudian.


Agak kesal dengan hal itu membuat Qinfeng tanpa sadar mendengus, ia mengangkat tubuh dingin itu dan melemparkannya kekolam tepat dibawah mata air. Pada akhitnya ia tetap mengikuti instruksi guru yang sebelumnya bahwa itu terlalu kejam, tetapi yah mau bagaimana lagi, Qinfeng bukanlah orang yang sabar.


Setelah tubuh itu masuk kedalam air keluar pancaran cahaya yang kini lebih terang dari sebelumnya, cahaya itu meresap masuk kedalam tubuh Shen Long yang berada didalam air dan menyatukan dan memperbaikinya ulang.


Proses itu berlangsung tidak lebih dari setengah menit sebelum kemudian cahaya itu menghilang perlahan. Dari balik cahaya itu muncul tubuh Shen Long yang kini telah utuh bahkan sepertinya menjadi lebih baik, tubuh itu mengambang hingga sampai pada tepian dimana Qinfeng berdiri disisinya membuat Qinfeng dengan mudah membawa tubuh itu kedaratan.


Qinfeng menyalurkan energi Qi miliknya ketubuh Shen Long untuk mengembalikan vitalitasnya yang sudah sempat mati, hal itu berlangsung selama kurang lebih lima menit sebelum kemudian perlahan vitalitas tubuhnya kembali berfungsi dan tak lama setelahnya ia sadar.


"Ugh..." Erangan pertama keluar dari mulut Shen Long, ia kemudian mencoba untuk duduk dibantu oleh Qinfeng.


"Menghitung waktu dari pertarungan kita sebelumnya, tidak kusangka kau bisa kehilangan kesadaran begitu lama, ya..." Gurau Qinfeng mencoba untuk bercanda.

__ADS_1


"Ugh... Bukannya aku sudah mati? mengapa bisa - Oh begitu, ternyata Air Suci yang menghidupkan ku kembali..." Kebingungan terlihat jelas diwajah Shen Long pada awalnya tetapi setelah ia melihat kesamping terdapat air suci, ia akhirnya mendapat jawaban atas pertanyaannya.


Qinfeng kemudian bangkit berdiri, Sesuai dengan gelar juga rasnya yaitu naga, pemulihan Shen Long begitu cepat sampai-sampai dapat membuat orang lain terkejut. Ia kemudian membuat pakaian dari Es untuk membalut tubuhnya yang tidak mengenakan sehelai benang pun.


Keduanya kemudian mengobrol santai terkait bagaimana hasil dari pertarungan mereka, Qinfeng yang membangga-banggakan hasil kemenangannya sementara itu Shen Long yang tidak ingin mengakui jika ia kalah. Perdebatan itu berlangsung cukup alot sebelum kemudian Shen Long mengubah topik dan menanyakan tujuan selanjutnya yang akan dilakukan oleh Qinfeng.


"Benar ya... Nanti aku akan menemui guru untuk meminta instruksi berikutnya. Jika sesuai rencana, aku akan dikirim kedunia Kultivator setelah mengalahkan mu jadi seharusnya itulah jadwalnya..." Terang Qinfeng. Walau wajah Qinfeng mengatakan hal itu seperti hal biasa tetapi sebenarnya ia merasakan perasaan antusias dari lubuk hatinya paling dalam.


Dan setelah berbincang beberapa saat obrolan mereka berakhir oleh instrupsi dari guru yang menyuruh Qinfeng untuk segera kembali ketempat pelatihan awal.


*****


"Guru bagaimana kabarmu?" Qinfeng lekas segera kembali setelah ia menerima perintah dari guru untuk kembali, ia kini berhadap-hadapaan dengan guru yang baru ia lihat kembali setelah bertahun-tahun tidak bertemu.


"Seperti yang bisa kamu lihat, gurumu ini baik-baik saja..." Dengan suara yang tenang guru membalas perkataan Qinfeng. Karena lokasi mereka saat ini berada didalam kubah aura yang telah lama tidak dipakai Qinfeng untuk berlatih, gurunya mendudukkan dirinya disalah satu tempat duduk giok dengan posisi bersila, ia menyuruh Qinfeng untuk duduk juga yang dengan senang hati diterima Qinfeng.


"Sesuai dengan rencana yang telah kita ubah dan sepakati sebelumnya, Kau akan kukirim kedunia Kultivator setelah mengalahkan naga yang merupakan lawan terakhir mu..." Guru mengawali percakapan diantara keduanya dengan fakta yang telah disebutkan diatas. Dia menghembuskan nafas perlahan sebelum kemudian melanjutkan bicaranya.


"Sekarang aku akan menjelaskan misi mu yang sebenarnya didunia itu. Pada Awal mula penciptaan aku mencipatkaan beribu-ribu dunia yang berbeda dimensi dan salah satu dunia ciptaan ku itu adalah dunia Kultivator...." Guru kemudian menjelaskan bahwa di setiap dunia ciptaanya ia menempatkan penjaga yang dikenal sebagai dewa. Guru memberi wewenang penuh pada setiap penjaga atas dunia yang dijaganya, tapi ada satu hal yang tidak guru izinkan yaitu untuk tidak memiliki wewenang untuk berpindah antar dimensi. Hal itu dilarang supaya para penjaga disetiap dunia yang telah dtempatkannya tidak saling mencampuri urusan masing-masing.


Akan tetapi di Dunia Kultivator, Dewa yang ditempatkan mulai menunjukkan tanda-tanda pemberontakan dan diam-diam mencari cara untuk bisa berpindah antar Dimensi, dan itu hampir tidak mustahil sejak ia mulai berkoalisi dengan salah satu makhluk agung yang diciptakan guru.


Jika Dewa hanya memiliki wewenang didunia nya sendiri, hal itu berbeda dengan makhluk agung seperti Shen Long. Mereka - makhluk agung - tidak terbatas dan tidak dapat dibatasi oleh dimensi, karena itu adalah ketentuan yang dibuat sendiri oleh guru. Jadi jika misal Dewa Dunia Kultivator ingin memberontak untuk melewati antar Dimensi maka sejak ia berkoalisi dengan salah satu makhluk agung hal itu tidak lagi jadi suatu hal yang mustahil.


...*****...

__ADS_1


__ADS_2