
Dengan kecepatannya, sangat mud ah bagi Qinfeng untuk dengan cepat sampai di perbatasan hutan dan padang rumput yang luas. Walaupun disini belum ada manusia atau pemukiman tetapi suasana disini terasa lebih baik daripada dihutan sebelumnya yang terasa sangat dingin dan mencekam.
Karena disini terasa sangat nyaman, Qinfeng akhirnya berjalan dengan santai. Dipadang ini sejauh mata memandang hanya ada rerumputan saja yang bergoyang ketika ditiup angin, dari jauh Qinfeng dapat melihat kawanan kerbau liar yang sedang merumput. "Betapa indahnya dunia ini, beda dengan bayanganku selama ini bahwa dunia ini hanya dipenuhi dengan pertarungan." Gumam Qinfeng.
"Tidak, ini hanya sebagian kecil dari besarnya dunia ini saja yang masih kau lihat. Nyatanya dunia ini sesuai dengan bayanganmu, hanya yang kuat dapat bertahan didunia yang prnuh kekerasan ini." Tiba-tiba terdengar suara menyahut dari belakang Qinfeng membuatnya sedikit terkejut sebelum kemudian ekspresi wajahnya kembali tenang seperti semula.
"Oh, akhirnya kau keluar juga. Kukira kau belum akan menampakkan dirimu dalam waktu dekat ini, Shen Long." Benar yang menyahuti perkataan Qinfeng tadi tidak lain adalah Qinfeng sang Naga penjaga Mata Air Suci.
"Heh... Kukira kau akan terkejut dan berkata heboh 'Mengapa kau ada disini? bagaimana dengan tugasmu menjaga Mata Air Suci?? Dan bagaimana nanti jika Guru marah???' Ternyata tanggapan mu lebih membosankan dari pada yang kukira." Balas Shen Long kemudian.
"Itu karena aku sudah tahu bahwa sejak aku mengambil Mata Air Suci kau sudah mengikutiku. Walaupun kau telah menghilangkan hawa kehadiranmu dan menyamar menjadi batu tetapi aku masih dapat menyadarinya, jadi kupikir aku saja dapat menyadarimu tidak mungkin guru tidak sadar. Jadi aku berasumsi bahwa guru memang membiarkanmu ikut denganku karena itu aku diam..." Jelas Qifeng panjang lebar.
"Analisis yang sangat bagus, memang pantas untuk seorang manusia yang dapat mengalahkan aku sang makhluk agung ini, Hahaha..."
"Kau jangan sampai ketinggalan ya, aku jalan duluan!!" Tanpa mendengar celotehan Shen Long, Qinfeng dengan tenang kembali berjalan. Shen Long yang ditinggal hanya bisa menggeram kesal karena ia diabaikan lalu berlari kecil menyusul Qinfeng.
"Hey setidaknya dengarkan dulu orng bicara! Hey!!"
"Ya-ya, bukannya aku lagi mendengarmu sekarang?"
"Jangan berbohong, aku yakin kau bahkan tidak tahu apa yang kubicarakan saat ini!"
"Yak! Bukannya itu sudah keterlaluan!! Bagaimana mungkin aku tidak tahu apa yamg kau bicarakan sekarang, apa kau pikir aku tidak bisa berbahasa Naga hah??"
"Kan apa kubilang! kau tidak tahu apa yang kubicarakan. Mana ada aku berbahasa Naga!!"
Dan begitulah perdebatan mereka terus berlanjut sampai siang.
*****
Sementara itu jauh didepan Qinfeng dan Shen Long terdapat karavan yang mendirikan tenda. Rombongan karavan itu cukup besar dan kemah yang didirikan juga haruslah besar untuk menampung anggotanya. Didalam salah saru tenda yang paling besar terdapat seorang wanita yang masih muda sedang duduk bermeditasi, ketenangan yang dimiliki wanita itu membuat wajahnya yang cantik tampak semakin bersinar.
__ADS_1
Tetapi meditasi gadis itu terganggu ketika salah satu bawahan gadis itu mengintrupsi nya.
"Ada apa Tetua Yan?" Tanyanya pada pria tua yang dipanggil nya Tetua Yan.
"Maaf mengganggu waktu kultivasi nona, tetapi pria tua ini memiliki sesuatu yang penting yang harus dilaporkan. Tim pengintai yang kita kirim telah kembali dari melihat situasi didalam hutan besar Amares, dan menurut laporan mereka situasinya kini kurang bagus." Kata Tetua Yan dengan sedikit terburu-buru.
"Hal buruk apa yang terjadi sampai bisa membuat Tetua Yan yang telah berada diranah Martial Spirit sampai pucat begitu?" Tanya gadis muda yang dipanggil Nona itu pada Tetua Yan.
"Menurut laporan tim pengintai banyak Beast tingkat Grand Master kebawah terlihat dipinggiran hutan berkumpul. Walaupun mereka tidak terlalu kuat tetapi jumlahnya yang sangat banyak akan merepotkan pasukan kita, ditambah lagi kita belum tahu apa penyebab tingkah aneh para Beast itu." Jelas Tetua Yan.
Menilik dari penjelasan Tetua Yan, Yue Shan kurang lebih sedikit paham apa artinya itu. Jika benar tingkah beast sesuai dengan yang dilaporkan maka penyebabnya pastilah sesuatu yang besar yang dapat membuat para beast ketakutan.
"Apakah mungkin ada Beast besar yang bertarung untuk perebutan daerah kekuasaan?" Tanya Yue Shan yang dibalas dengan anggukan oleh Tetua Yan.
"Menurut Laporan dari tim pengintai juga terdapat lonjakan energi yang sangat besar ditengah-tengah hutan. Jadi besar kemungkinan bahwa itu disebabkan oleh pertarungan dua Beast besar."
"Jika memang begitu berarti situasi ini gawat juga, Ini bisa menghambat kita untuk sampai tepat waktu di Kerajaan Matahari Baru. Perintahkan tim pengintai untuk meneruskan pengintaiannya dan berikan laporan secara berkala! Jika keadaan tidak menguntungkan sampai besok pagi kita terpaksa harus mengirim seseorang untuk memberitahukan ini pada Sekte agar segera mengirimkan bantuan!" Titah Yue Shan yang dengan cepat disanggupi oleh Tetua Yan.
Baru saja Yue Shan ingin melanjutkan kultivasinya tetapi kemudian segera dihentikan dengan kemunculan bawahannya yang lain.
"Kali ini ada apa lagi kalian mengganggu ku??" Sedikit kesal adalah nada yang dapat didengar bawahan itu dan membuat langsung buru-buru meminta maaf.
"Maafkan saya Nona mengganggu waktu istirahat anda. Saya hanya ingin memberitahu ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda diluar, jadi saya ingin bertanya apakah nona ingin menemuinya?" Tanya bawahan itu kemudian.
"Tidak, aku lelah. Biarkan dulu aku istirahat sebentar!" Tolak langsung oleh Yue Shan.
"I-itu..."
"Apakah aku masih kurang jelas mengatakan nya? Aku tidak ingin diganggu siapa pun lagi saat ini! Jelas kan??" Kata Yue shan menaikkan volume suaranya, kekesalannya semakin bertambah.
"Bukankah kau terlalu dingin Nona? Padahal aku hanya ingin bertemu dan menawarkan sedikit bantuan saja..." Tiba-tiba seseorang menerobos masuk kedalam tenda. Ya, orang itu adalah Qinfeng. Sejak tadi ia telah berdiri diluar tenda untuk waktu yang agak lama hanya untuk mendengar celotehan Yue Shan, dan itu membuatnya kesal.
__ADS_1
"Siapa kau!??" Melihat Qinfeng yang menerobos masuk membuat Yue Shan langsung bergerak cepat mengambil pedangnya dan menghunuskan tepat didepan Qinfeng. Bahkan kecepatannya membuat Qinfeng sedikit terkagum, ia dapat melihat tingkat praktik Yue Shan hanya berada pada tahap Martial Spirit tahap puncak tetapi kecepatan dan ketangkasan itu jarang dimiliki Martial Spirit, Qinfeng yakin bahkan tahap Awal Martial King saja tidak sebegitu cepatnya.
"Hmmm.... Kurasa tidak baik bertanya sambil menghunuskan pedang seperti itu, Apakah kau setuju Nona?" Ucap Qinfeng sembari melirik pedang yang berada tepat didepan nya, memberi kode agar Yue Shan segera menurunkan pedang.
"Itu tidak menjawab pertanyaanku sebelumnya. Siapa kau? dan Apa yang kau lakukan disini??" Dengan keras kepalan Yue shan tidak mau mendengarkannya membuat Qinfeng menghela nafas.
"T-tenang lah Nona. Dia adalah orangnya yang ingin bertemu denganmu…" Bawahannya yang tadi mencoba menjelaskan dan membuat Yue Shan menoleh hanya untuk mendapat omelan saja.
"Mengapa kau membawa orang luar kesini? Apakah kau memiliki hak untuk membawa orang luar kedalam sesuka hatimu?? Bagaimana jika ternyata dia adalah Musuh? Apakah kau yakin dapat bertanggung jawab??" Hanya dalam satu tarikan nafas Yue Shan menyelesaikan rentetan pertanyaan itu dan membuat bawahannya pucat pasi. Segera bawahan tersebut bersujud dibawah kaki Yue Shan meminta maaf sambil menangis.
Qinfeng yang tidak tahan untuk melihat drama semacam itu akhirnya menyela.
"Tidak perlu menyalahkannya! Lagipula aku bukanlah musuhmu, aku hanya ingin menawarkan bantuan dan sebagai balasannya kau hanya akan menjawab semua pertanyaanku. Apakah itu sudah jelas??"
"Bantuan apa yang kau tawarkan?? kami tidak membutuhkan bantuan apapun saat ini! Jadi kau boleh pergi sekarang!!" Tanpa basa-basi Yue Shan langsung mengusir Qinfeng.
"Apakah kamu yakin? Sewaktu kesini tadi aku merasakan jejak energi yang sangat kuat berasal dari dalam hutan, jika perkiraanku tidak salah makhluk apapun pemilik energi itu bisa dipastikan berada di Ranah Martial King tahap Puncak, Sedangkan di karavan in bisa kupastikan hanya kau saja yang paling kuat, Apa aku salah?" Mendengar penjelasan Qinfeng tentang seberapa kuat makhluk yang akan menghadang mereka didalam hutan membuat Yue Shan sedikit goyah.
Qinfeng yang menyadari pendirian Yue Shan yang mulai goyah menambahkan lagi. "Bahkan sebelum kalian sampai pada makhluk itu, kalian masih harus menghadapi Beast yang ada dipinggiran hutan ini dan aku yakin walau kau bisa selamat belum tentu bawahan mu juga."
Qingfeng menyeringai dalam hati melihat ekspresi gundah diwajah Yue Shan. 'Ayo, terima saja tawaranku, mari!!'
"Uhh... Baiklah jadi apa maumu??" Akhirnya Yue Shan menurunkan pedangnya dan bertanya pertanyaan yang sedari tadi ditunggu-tunggu oleh Qinfeng.
"Gampang saja, Bawa aku ikut bersama Karavan kalian, anggap saja aku seperti pengawal bayaran juga tidak apa-apa. Dan juga satu lagi Kau akan menjawab semua pertanyaanku! Apakah itu jelas?"
"Hanya itu saja? Baiklah aku setuju. Tapi ini hanya untuk memastikan saja, Apa kau yakin sanggup untuk berhadapan dengan makhluk yang kau sebutkan tadi??" Selidik Yue Shan yang masih kurang percaya dengan Qinfeng. Bagaimanapun Qinfeng masih tampak terlihat muda sekali sedangkan makhluk itu telah berada diranah Martial King Puncak yang setidaknya telah hidup ratusan tahun.
"Aku tahu batas kemampuanku. Aku tidak akan memberikan penawaran seperti ini jika aku tidak yakin akan resikonya!" Jawab Qinfeng dengan sungguh-sungguh, yang hampir membuat Shen Long yang sedari tadi bertengger di pundak Qinfeng tidak bisa menahan tawa. Shen Long - yang kini telah berubah bentuk menjadi seperti kucing berwarna putih agar tidak terlalu mencolok - tahu batas kemampuan Qinfeng, dan ia yakin Qinfeng bahkan tidak peduli tentang makhluk itu sedikitpun. Hanya saja Shen Long ingin tertawa melihat wajah Qinfeng yang serius ketika menjanjikan keselamatan karavan ini.
"Baiklah kalau begitu aku setuju!" Akhirnya Yue Shan setuju dengan penawaran yang diajukan oleh Qinfeng.
__ADS_1
...*****...