
Tak berapa lama kemudian terlihat lenia membawa kantong berukuran sedang yang dapat digenggam tangan berwarna biru kilat.sedangkan alisha celingak celinguk ke kanan ke kiri dia merasa bingung,dia menyuruh lenia untuk mengambil semua uangnya tapi apa yang di lihatnya uangnya hanya sekantong sedang,seharusnya dia mempunyai uang banyak namun yang dilihatnya hanya sekantung sedang saja.mungkin uang itu pun tidak cukup untuk membeli apa yang dia inginkan.
"ini tuan putri uangnya,,silahkan",ujar lenia sambil menyodorkan kantong tersebut dengan kedua tangannya.
"hanya segini?sedikit sekali,,ckckck aku tidak yakin ini akan cukup untuk membeli apa yang aku butuhkan.tapi lenia kau mengatakan padaku bahwa ayah selalu memberiku uang,,berarti uang yang ku punya tidak mungkin hanya segini saja",tanya alisha dengan rasa penasaran dan bingung.
"benar putri anda memiliki banyak uang yang di berikan yang mulia tapi putri saya sudah memasukan semua uang ke dalam kantong tersebut.walaupun kantong ini terlihat sedang namun didalam kantong tersebut sangat luas dan tidak terbatas putri.karna kantong ini adalah kantong sihir jadi berapa banyak uang ataupun barang yang kita masukkan maka ukurannya akan tetap sama.jadi putri akan lebih mudah membawa uangnya dan barang yang akan putri bawah jadi lebih mudah serta menjadi ringan putri",jawab lenia .
"waahh jadi begitu,,sangat menarik dan unik",sahut alisha dengan mengambil kantong tersebut.
__ADS_1
"ini juga sangat ringan tidak berat sekalipun,,benar-benar hebat.tapi aku penasaran bagaimana bentuk dalam kantong ini",lanjut alisha yang mulai membuka kantong yang berisi uang tersebut.
"luar biasa...banyak sekali emasnya ya ampun mataku seakan silau sekali melihat kilauan emas ini,,,hahahaha aku kaya ,,wahahaha kaya ,,,,kaya baahahaha",ujar alisha yang di pikirannya hanya ada kata (uang....uang....uang).
"pu....tri an...da tidak apa-apa?",tanya rita dengan ekspresi ketakutan diwajahnya.
Astaga luntur kewibawaanku di depan mereka berdua,,bodohnya aku!!
"ekhem...ekhem aku baik-baik saja jadi lupakan saja apa yang terjadi tadi!tidak usah dipikirkan",jawab alisha dengan kesan dingin dan cuek.
__ADS_1
"baiklah aku harus berangkat sekarang dan ingat apa yang aku perintahkan kepada kalian berdua.kalian mengerti?",ulang alisha.
"pasti putri kami berdua akan menjalankan perintah anda dan saya mohon pada putri,jangan sampai anda terluka ",jawab rita
"benar putri,,saya mohon anda harus baik-baik saja",sahut lenia.
"yayayaya kalian berdua tenang saja",ujar alisha yang sudah ada di jendela dan kemudian lompat serta mengendap-endap agar dia tidak ketahuan para pengawal.
Tak berapa lama alisha pun sudah keluar dari lingkup kerajaan dan disinilah dia sekarang berada yaitu ditengah-tengah masyarakat yang sangat ramai.terlihat banyak sekali orang-orang yang berdagang berbagai macam dagangan disepanjang jalan,juga orang-orang yang berlalu lalang karna kepentingan mereka masing-masing,serta bangunan yang sederhana sampai yang mewah walaupun terkesan kuno tapi unik.sewaktu sebelumnya dia tidak terlalu memperhatikan sekitarnya namun sekarang dia memperhatikan setiap detil tempat yang ia lihat atau lewati,alisha benar-benar sangat takjub.didalam hati alisha jika aku membawa apapun benda yang ada ditempat ini kezaman modern,,pasti kalo dijual tidak akan habis sampai tujuh turunan.
__ADS_1