
Setelah menempuh perjalanan selama 5 jam akhirnya aku tiba juga di ibu kota , aku akan melanjutkan pendidikan di ibu kota ini.
Kenapa aku melanjutkan pendidikan di tempat yang jauh padahal di Kotaku ada tempat kuliah juga , sebenarnya alasan utamanya adalah karena aku ingin bersama dengan kekasihku.
Aku citra gadis yang kata orang cantik ...
usiaku 17 tahun , kulit kuning Langsat dengan mata bello , rambutku panjang sampai pinggang , tebal dan agak kemerahan , tapi aku selalu mewarnai nya dengan warna hitam .
Aku mempunyai seorang kekasih yang setahun lebih tua dariku namanya Yuka , dia lelaki yang tinggi dan kurus, kulitnya putih wajahnya sangat imut cenderung cantik , wajahnya kecil, matanya dalam dilengkapi dengan bulu mata yang lentik, hidung mancung dan bibir yang tipis
Setelah dua tahun menjalani hubungan LDR akhirnya kami akan bertemu hari ini, sebenarnya kami pernah bertemu beberapa kali tapi hanya pertemuan singkat , bahkan kami tidak pernah sekalipun berpegangan tangan.
Menurut ku kami benar-benar saling mencintai aku yakin sekali bahwa dia adalah jodoh ku .
Dia adalah pacar pertama ku dan aku juga adalah pacar pertama nya,
Sebenarnya banyak yang ingin menjadi kekasih ku, bahkan saat masih duduk di bangku SMA ada beberapa orang yang ingin melamar ku tapi aku menolaknya, beruntung aku juga mempunyai orang tua yang mementingkan pendidikan jadi menurut mereka , menikah itu nanti setelah kita mempunyai bekal untuk hidup mandiri barulah orang itu dikatakan siap menikah , terutama perempuan harus mempunyai pendidikan minimal keahlian untuk bisa mencari uang kata ibuku.
karena meskipun perempuan akan menjadi istri dan ibu yang hidupnya di tanggung suami tapi apa salahnya jika wanita mempunyai bekal, agar jika hal yang tidak di inginkan terjadi pada rumah tangganya dia siap secara lahir dan batin.
misalnya suaminya meninggal dunia , atau selingkuh, atau sakit-sakitan dia masih bisa menopang ekonomi rumah tangga nya sendiri , begitu kata ibuku
Setelah sekitar setengah jam duduk di bangku terminal aku mendengar handphone ku berdering , aku lihat ada panggilan masuk
"Yuka 💞 " aku save nomor nya seperti itu.
" Hallo terdengar suara nya di ujung telepon setelah aku angkat
" Hallo jawabku ,
" Kamu di bagian mana ? tanya nya
" Aku di dekat warung bakso pakai baju warna putih , jawabku
" Oh ya aku lihat , tunggu di situ ya , katanya
" iya , jawabku
setelah itu Panggilan telpon pun terputus
Aku lihat seorang laki-laki seumuran dengan ku menghampiri , dia masih menggunakan helm tertutup tapi aku tahu ini pasti Yuka seorang yang sangat aku rindukan.
Setelah berada di depanku dia membuka helm
aku sangat merindukan wajah itu ingin rasanya ku peluk , tapi malu karena banyak orang dan aku juga belum pernah bersentuhan dengan lawan jenis sekali pun kecuali dengan saudara sepupu ku , aku tersenyum dalam hati memikirkan hal geli dalam otakku ...
__ADS_1
Lalu aku di kejutkan dengan suara laki-laki di hadapan ku ini ,
dia berkata
"Kamu cantik sekali ...
" Sudah lama ?
" Eh kok bengong sih , mau disini terus sampai besok ??
" Gak mau ikut ?
dia menggandeng tanganku sambil tersenyum
" Mana barang bawaan nya tanyanya ?
Eh .. eh aku yang masih berfikir hal-hal aneh dalam kepala ku akhirnya tersadar
Lalu aku tertawa , hahaha maaf ya !
seperti nya aku masih mabuk kendaraan ucapku .
Itu barang bawaan ku biar aku saja yang bawa, tidak banyak kok , jawabku sambil menunjuk tas ransel yang tidak jauh dari tempat duduk ku
lalu aku mengambil dan menggendong nya.
" Biar aku taruh di depan saja, gak apa-apa kan kita naik motor ? tanyanya lagi
" Eh tidak apa-apa daripada jalan kaki kataku Seraya tertawa..
Kamipun naik motor dan saling bercerita di atas motor , meskipun kadang-kadang aku tidak mendengar jelas apa yang dia katakan begitu pun dengan dia ..
Tapi dari pertemuan pertama sampai diatas motor pun jantung ku tidak berhenti berdegup kencang sampai rasanya ingin meledak.
ingin rasanya kupeluk dia dari belakang tapi aku terlalu malu untuk melakukan nya , akhirnya aku hanya melipat tanganku di dada , hahaha bodoh nya aku ....
Setelah sampai di tempat tujuan , kamipun turun dari atas motor...
"Ini rumah kost khusus putri pemilik nya adalah sepupu aku, jadi selain aman ada juga yang pantau kamu kalau macam-macam katanya sembari tertawa ...
kami memang baru bertemu tapi rasanya kami sangat akrab tidak ada canggung atau malu-malu, tidak salah juga sih toh sudah 2 tahun kami menjalani hubungan dengan komunikasi yang lancar setiap hari meskipun jaraknya sangat jauh
Rumah kost nya bagus, bersih dekat dengan jalan dan kampus yang akan aku tempati berkuliah
terdiri dari dua lantai
__ADS_1
lantai bawah sudah full dengan mahasiswa lama
bagian atas ada sepuluh kamar dan yang sudah terisi ada lima kamar masih ada lima kamar lagi yang kosong
setelah melihat-lihat , dan bertemu dengan pemilik kost akhirnya aku ambil kamar bagian paling depan dekat dengan balkon
Aku segera menelpon kedua orang tua ku
mengabarkan bahwa aku sudah tiba dan sudah dapat tempat tinggal, mereka akan menyusul besok membawa kan barang-barang yang belum aku bawa.
Aku memang tipe orang yang agak pemalu dan jaim jika baru bertemu , sehingga aku jarang berbicara dan mengungkapkan hal apa yang aku mau
" rencana kamu apa setelah ini , nginep dimana sebentar malam ? tanyanya seraya tersenyum kecil , entah apa ya ada dalam pikirannya saat ini
" aku nda tau mau ngapain nih, orang tua ku juga baru datang besok membawakan barang-barang,
masa aku mau tidur di kamar ini, masih kosong dan belum ada lampu nya lagi , iiiihhh serem deh !!
kataku berpura-pura takut sambil terkekeh.
"bagaimana kalau kita menginap di rumahku saja malam ini , serunya dengan semangat
" Ya boleh saja itu ide yang bagus , kataku
lagi pula aku tidak punya saudara atau kenalan di tempat ini hanya dia satu-satunya tujuanku di kota ini , batinku
Aku sangat percaya diri bahwa aku bisa menjaga diri ku dan tidak akan berbuat macam-macam sebelum aku menikah
karena itu yang di tanamkan oleh orang tua ku, bahwa harga diri wanita hanya sebatas keperawanan nya saja, jika keperawanan nya sudah hilang maka harga dirinya pun hilang
ya setidaknya itulah yang aku fikirkan.
Diapun melajukan kendaraannya menuju kerumah nya ,
di kota ini dia memang tinggal sendirian orang tua nya berada di kota yang berbeda meskipun tidak sejauh kota ku tapi orang tua nya pun jarang datang berkunjung
Sesampainya di rumah nya
khas anak lelaki tinggal sendirian, rumahnya sedikit berantakan dengan pakaian yang berserakan dimana-mana ..
Aku enggan berkomentar hanya duduk diam tanpa berkata apa-apa .
"lapar atau nggak ? tanyanya
"lapar , jawabku
__ADS_1
" kita makan di luar saja yah , soalnya aku tidak memasak hari ini , ucapnya sambil tersenyum
" oh Tuhan dia manis sekali , semakin dilihat dia semakin ganteng , jantung ku semakin berdegup kencang, sampai aku berfikir detak jantung ku terdengar sampai di luar hahaha