
" Bangun Yuka, bangun kamu kenapa?
kataku seraya mengguncang tubuh Yuka yang lemas , kudapati wajahnya sangat pucat dan tubuhnya yang dingin
" Citra, aku lemas sekali aku diare sudah 10 kali aku BAB, rasanya aku sudah tidak ada tenaga lagi, terlihat wajahnya pucat sekali
" Ayo kita ke rumah sakit sekarang, kataku kepada Yuka
" Tidak usahlah Citra, aku mau dirumah saja, aku tidak suka dengan bau Rumah sakit yang ada semakin sakit aku tinggal disana
" Tapi keadaan kamu seperti ini, kamu lemas sekali Yuka aku takut kenapa-kenapa, aku hubungi orang tua kamu ya ?
" Janganlah Citra, aku masih kuat aku hanya ingin kamu rawat aku saja, kamu temani aku disini ya?
" Tapi, menurut ku lebih baik kita ke Rumah sakit saja untuk memastikan keadaan kamu
jika rumah sakit mengizinkan kamu aku rawat dirumah, barulah aku merawatmu
" Aku dirumah saja, katanya berkeras
" Apakah kamu kuat ? tanyaku khawatir
" Aku yakin kalau aku kuat
" Oke baiklah akupun mengalah kepada Yuka
Lalu aku membuat kan larutan gula yang manis untuk Yuka, dan membuat kan nya bubur nasi agar tenaga nya pulih kembali
Akupun bergegas ke Apotek untuk membeli obat diare, kasian juga Yuka pasti sedari tadi dia menunggu kedatangan ku, tapi gara-gara sopir angkot sialan itu aku terlambat datang kerumah Yuka.
Setelah makan dan minum obat, keadaan Yuka mulai membaik, meskipun dia masih sering bolak-balik ke kamar mandi untuk BAB.
" Kenapa kamu lama sekali datangnya aku hampir mati loh tadi, katanya sambil cemberut yang di buat-buat
" Terserah kamu mau percaya atau tidak, tadi aku diculik supir angkot
" Haha , yang benar saja masa sih diculik siang-siang?
" Iya serius aku nggak lagi bercanda, kamu pasti belum periksa Handphone kamu yah ?
__ADS_1
" Iya , aku gak tahu handphone aku dimana, tapi kamu nggak di apa-apain kan ?
" Syukur nya aku gak di apa-apain, dia cuma bawa aku kerumah kost nya sudah itu aja
" Mungkin karena kamu terlalu cantik ya, sampai-sampai dia terpesona dan mau culik kamu, untung saja kamu bisa pulang dengan utuh. Nanti kita cari supir angkot itu biar aku beri dia pelajaran berani-beraninya dia menculik pacarku
" Hanya kamu yang bilangin aku cantik Yuka, terimakasih ya. Sudahlah toh tidak terjadi apa-apa juga sama aku, ya kan? kalau kita cari masalah yang ada kita yang dikeroyok supir angkot se-kota .
" Masa sih cuma aku yang bilang kamu cantik, padahal aku sudah khawatir banyak lelaki yang mendekati kamu saat aku jauh , kamu tidak selingkuh kan saat aku tidak disampingmu ?
" I-iya , hanya kamu yang anggap aku cantik,
selingkuh apanya, kamu kali yang selingkuh disana ?
" Selingkuh apanya, mana sempat aku selingkuh dan tidak ada perempuan disana yang membuat aku tertarik, aku sudah memiliki pacar yang cantik, baik, galak dan cemburuan
rasanya aku sudah tidak butuh siapa-siapa lagi, aku tidak sabar untuk menikah denganmu Cit dan kamu dirumah mengurus aku dan anak-anak kita.
" Loh akukan nantinya bekerja , aku tidak mau dirumah saja sayang sekali aku sekolah jika hanya jadi ibu rumah tangga saja, kataku protes
" Tidak ada yang percuma, ilmu kamu bisa diterapkan dirumah untuk anak kita.
" Yah kita liat saja nanti, kita tidak usah berdebat lagi aku lemas" kata Yuka
Lantas Yuka menarik lengan dan memelukku erat, namun tiba-tiba perutnya terasa mules dan dia berlari ke kamar mandi lagi, aku pun tertawa kegelian membayangkan dia bolak-balik kamar mandi sedari tadi.
" Makanya jangan genit,
sudah sakit masih aja nafsuan ledekku
diapun hanya terkekeh dari balik kamar mandi
...*****...
Malam harinya , aku berpamitan pulang pada Yuka karena kulihat keadaan nya sudah jauh membaik, dia sudah tidak terlalu sering bolak-balik ke kamar mandi
" Yuka , aku pulang dulu ya sudah malam besok ada kuliah pagi, aku takut terlambat
" Jangan pulang malam-malam lah Cit, aku belum bisa nganterin kamu aku masih lemas, aku juga khawatir kalau kamu naik angkot atau taxi, bahaya untuk perempuan nanti kamu diculik tapi aku gak bisa apa-apa karena masih diare soalnya aku naik motor malah kebelet BAB kan repot , hehehehe kamu nginep disini saja yah temani aku malam ini, aku kangen banget sama kamu Citra, yah...yah..
__ADS_1
" iya deh aku bermalam, nanti pagi-pagi sekali aku bawa motor kamu ya untuk pergi kuliah, nanti pulang kuliah aku kesini lagi naik motor jadi gak usah naik naik angkot lagi
" Iya, kataku
Lalu aku mengabari Dwi bahwa aku tidak pulang malam ini , dia tidak usah menunggu ku karena Yuka sedang sakit dan butuh aku untuk menjaganya.
Kami berbaring di tempat tidur sambil berpelukan
" Yuka , apa yang akan kamu lakukan setelah kita dewasa? setelah masing-masing dari kita bekerja?
" Tentu hal yang pertama aku lakukan setelah bekerja adalah menikahi mu Citra
sebenarnya aku ingin menikah dengan mu secepatnya tapi kita harus siap secara ekonomi agar nanti kita tidak membebani orang tua kita
" Kamu tidak akan meninggalkan ku Yuka ? kamu tidak akan selingkuh atau bosan kepada ku ?
" Untuk apa aku bosan kepada mu, kamu adalah orang yang paling baik dan sayang kepada ku, meskipun sikap pencemburu mu itu sangat menggangu, tapi semua itu tidak masalah mungkin seiring berjalannya waktu kamu akan berubah
" Bagaimana kalau aku tiba-tiba hamil ?
" Kita upayakan agar kamu tidak hamil
" Kamu begitu tidak ingin nya ya aku hamil ?
" Kalau bisa di cegah kita upayakan untuk mencegah nya
" Aku kecewa dengan jawaban mu, seolah-olah kamu tidak ingin menikahiku
" Loh jangan ngambek Cit, aku hanya tidak ingin nanti kita berdua hidup seadanya, aku ingin hidup bahagia denganmu selamanya
Malam itu kami habiskan dengan banyak ngobrol tentang rencana masa depan kami membicarakan hal-hal yang absurd dan kami bermain game, tentu saja aku selalu menang dari Yuka , entah karena dia mengalah atau memang dia tidak bisa mengalahkan ku tidak ada hal romantis yang terjadi antara kita.
Mungkin karena Yuka sakit atau kami sudah mulai terbiasa sehingga tidak ada lagi hal yang spesial dalam hubungan ini.
Aku tiba-tiba teringat kak Yudi, apa aku jujur saja dengan Yuka atas perbuatan ku selama dia tidak ada disini
atau lebih baik biarkan saja , tapi aku takut suatu hari nanti dia akan mengetahui nya dari orang lain,
akhirnya aku memutuskan untuk merahasiakan nya saja dari Yuka, apa gunanya jujur kalau akan merugikan hubungan kami.
__ADS_1