
Yuka pun pulang dengan perasaan kecewa dan menyesal,
" kenapa juga Nina bersikap seperti itu, gumamnya
Sementara dikamar aku tertidur karena sudah lelah menangis, baru kali ini aku dapati Yuka bermain-main dengan perempuan lain.
...***...
Keesokan harinya aku berangkat ke kampus seperti biasa , meskipun sedang patah hati aku tidak melupakan pendidikan ku.
" Bagaimana, apa Yuka menelpon kamu ? tanya Dwi setelah selesai kelas
" Hmmm iya dia menelepon terus tapi tidak aku angkat, nanti sajalah aku masih ingin sendiri
Tiba-tiba ada panggilan masuk di handphone ku dari nomer baru, tadinya aku malas mengangkat nya namun nomer itu memanggil terus sampai tiga kali panggilan akhirnya aku mengangkat telpon itu
" Hallo, Citra ini aku Nina aku ingin ketemu dengan kamu
" Hallo, ada perlu apa ya? seperti nya kita tidak perlu bertemu aku tidak mood untuk bertemu kamu, jawabku ketus
" Aku ingin menjelaskan tentang hubungan ku dengan Yuka, katanya
" Hubungan , hmmm seperti nya aku tidak perduli dengan hubungan mu dengan Yuka, soalnya aku dengan Yuka sudah berakhir kami sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi antara kami "
Jawabku sekenanya .
Aku malas sekali meladeni wanita munafik perebut pacar orang yang bermodal kan air mata ini
" sudah ya aku sibuk, aku mau masuk kelas dulu"
lalu aku mematikan sambungan telepon
Sepulang dari kampus aku melihat seorang perempuan sedang menunggu di halaman kos, ternyata itu adalah Nina.
Nekat sekali perempuan ini gumamku dalam hati
" seperti nya itu Nina, kata Dwi sambil memicingkan mata, mau apa dia kemari ?
" ntahlah mungkin dia mau menjelaskan sesuatu
" awas saja kalau dia bikin ribut disini, aku akan panggil teman-teman yang lain untuk mengeroyok dia" kata Dwi sambil mengepalkan tinjunya
...****...
__ADS_1
" Hai Citra, maaf kalau aku mengganggu kamu aku ingin berbicara dengan kamu perihal Yuka
" Mau bicara disini atau di atas ?
kalau panjang kita bicara diatas, kalau hanya sebentar kita berbicara disini saja ya" kataku malas
" Bisa kita bicara di atas ? pintanya
" Boleh, ayo kita naik ke atas
Akupun bergegas menaiki tangga kosan kami, aku mempersilahkan Nina untuk duduk sementara aku berganti pakaian menjadi pakaian rumah santai, aku meminta Dwi untuk menghubungi Yuka agar datang ke kosan tanpa sepengetahuan Nina aku ingin menjebak mereka berdua agar aku tahu apa hubungan mereka dan aku juga meminta Dwi untuk merekam semua percakapan kami .
" Apa yang mau kamu bicarakan ? tanyaku ketus
" Aku mau bicara soal Yuka, kata Nina
" Apa Yuka tahu kalau kamu kemari menemui aku, tanyaku padanya
" Iya, dia yang menyuruh aku untuk kesini menemui kamu dia ingin aku menjelaskan tentang hubungan aku dengan Yuka
" oh ya aku sangat penasaran tentang hubungan kalian "
jawabku mengejek sambil aku melipat tangan di dada ,terlihat wajah Nina yang kesal namun aku membiarkan nya saja, toh memang aku sengaja membuat nya kesal karena dia sudah merusak hubungan antara aku dengan Yuka
degh !! hatiku sangat sakit mendengar nya
wajahku terasa panas Ya Tuhan ingin ku jambak-jambak perempuan yang ada dihadapan ku ini tapi aku berusaha untuk tetap menjaga image di hadapan perempuan ini
" Oh seperti itu, selamat ya kalian berdua jadi apa kalian sudah resmi pacaran?
tapi kamu tahu kan kalau aku dan Yuka sudah lama berpacaran ? seperti nya kamu bukan orang bodoh yang tidak tahu hubungan ku dengan Yuka
"Iya aku tahu , karena sebenarnya aku juga baru putus dari pacar ku . dulu sebelum Yuka pacaran dengan kamu, dia pernah mengatakan ingin pacaran denganku tapi saat itu aku sudah punya pacar jadi aku tidak bisa menerima Yuka
dan aku menyesal akan hal itu, tidak lama kemudian aku mendengar kalau kamu dan Yuka berpacaran mungkin dia patah hati karena aku
Aku mengernyitkan dahi ku dan mencerna kata-kata wanita ini dengan baik , rasanya tenggorokan ku tersedak ingin aku menangis
" jadi Yuka menyuruh kamu kesini untuk mengatakan semua itu, jadi kamu menyuruh aku merelakan Yuka untuk kamu ?
"Aku disini hanya menjelaskan tentang hubungan aku dengan Yuka itu saja tidak lebih
Tak lama kemudian terdengar suara langkah kaki di tangga yang aku kenal itu adalah suara langkah Yuka dia datang dengan tergesa-gesa
__ADS_1
" Hai, ini orang yang kamu cintai ada disini kataku pada Yuka sembari menunjuk Nina
Nina hanya tertunduk dia tidak menyangka kalau Yuka akan datang kemari
" Kenapa diam saja ? katanya kalian saling menyukai sejak lama aku penghalang hubungan antara kalian"
kataku sambil menatap ke arah dua orang itu secara bergantian
" apa yang kamu bicarakan Citra? suara Yuka tercekat
" Tanyakan saja semua pada Nina, aku tidak ingin menjelaskan apa-apa
" Yuka, aku kesini ingin meminta maaf kepada Citra dan menjelaskan tentang hubungan kita tapi citra malah mencaci maki ku dan mengatakan hal-hal buruk tentang kamu"
Kata Nina sambil tangannya bergelayut manja pada tangan Yuka
" Apa sih yang kamu bicarakan? dasar perempuan sinting kapan kamu minta maaf sama aku ? tanyaku murka hampir saja aku Jambak rambutnya itu namun Yuka menghalangi perbuatan ku
" Cukup Citra, kamu sangat kasar padahal Nina sudah meminta maaf tapi kenapa kamu membuat nya menangis dan mencaci makinya seperti ini
" Loh , kenapa jadi kamu yang marah sama aku? kenapa kamu membela perempuan ini
dengar ya Yuka kamu akan menyesali apa yang kamu lakukan kepadaku hari ini.
Rasanya aku malu dan sakit hati sekali melihat pacarku membela perempuan lain daripada aku pacarnya sendiri.
aku lihat wajahnya tersenyum sinis sambil melihat ku persis seperti malam itu.
Lalu Dwi keluar sembari membawa handphone dan memutar video percakapan antara aku dan Nina yang sudah dia rekam diam-diam
Mata Yuka terbelalak dia menepis tangan Nina yang menempel padanya.
"Kenapa kamu melakukan hal seperti ini Nina?
aku tidak pernah sekalipun meminta kamu menjadi pacar aku dan aku sangat menyukai Citra pacarku
aku mendengar kan curhatan kamu karena katanya tidak ada orang yang perduli lagi dengan kamu,
kamu memanfaatkan kebaikan ku dan merusak hubungan antara aku dengan Citra
kulihat Yuka mendelik marah dan mengusap wajahnya saking kesalnya
"Kamu bilang sedang hamil dan pacarmu tidak mau bertanggung jawab, lalu kamu meminta aku merahasiakan ini dan membantu kamu untuk meminta pertanggungjawaban pacar kamu yang menghilang . Akan tetapi kenapa kamu malah seperti ini ? hah ? Yuka berteriak marah kepada Nina
__ADS_1
Nina hanya menangis dan berlari pergi keluar dari kosan menuju jalan dan menaiki taxi entah kemana