
Malam harinya aku menelpon Yuka bercerita banyak tentang hari ini.
tentu saja cerita yang aku karang.
sebenarnya aku merasa sangat bersalah padanya.
" Yuka , aku kangen banget sama kamu ucapku padanya
" Kamu tahu aku disini lebih kangen sama kamu, aku disini hanya sendiri, tapi semua aku tahan rasanya aku ingin lari dari sini Cit.
...*****...
Sudah tiga bulan aku lalui tanpa dirinya
Banyak hal yang aku rindukan darinya.
Aroma tubuhnya , sentuhannya dan perhatian nya.
Meskipun disini hari-hari ku di isi oleh kak Yudi, tapi aku tetap merasakan kehampaan di dalam hatiku
ingin rasanya aku menyusul Yuka kesana.
tidak terasa air mataku menetes karena merindukan nya.
Keesokan harinya aku menjalani
hari-hari ku seperti biasa
kak Yudi yang selalu datang
untuk sekedar ngobrol
Rudi yang menghilang
itu adalah sesuatu yang aku syukuri
beberapa hari ini semoga dia tidak menyebabkan masalah.
Malam tahun baru sudah tiba,
teman-teman sudah bersiap dengan rencananya masing-masing
Begitupun aku, setelah aku fikir-fikir
aku akan pergi dengan kak Yudi
dan teman-teman nya ke Pulau
seru sekali rasanya
" memang kak Yudi beda dengan Yuka
lebih menyenangkan , gumamku
teman-teman sudah pergi semua
hanya sisa aku sendiri di rumah
karena memang rencananya aku tidak keluar
pada malam ini tapi aku akan berangkat pada subuh hari
drrrt.....drrrttt
handphone ku berdering
ada panggilan masuk dari Rudi disana
wow ada apa ya si pembuat onar ini
"Hallo Citra, aku sudah di depan nih
sekarang juga kamu turun dan ikut aku
"Aku gak mau jalan sama kamu Rudi
aku sudah ada janji dengan orang
"Kalau kamu gak mau ikut sama aku,
maka aku tidak segan-segan untuk membuat keributan disana, tentu kamu gak mau kan ?
dan satu hal lagi kamu gak usah cerita
sama temen-temen kamu, karena aku tahu
temen-temen kamu gak ada satupun
yang suka sama aku.
kata-katanya penuh ancaman dan penekanan
__ADS_1
Bagaimana ya, disini sepi tidak ada siapa-siapa
apa yang harus aku lakukan
Aku menelepon kak Yudi tapi tidak diangkat
Baiklah
aku coba turun dahulu dan menemuinya
selama ini aku selalu menghindar darinya
aku takut dia nekat dan mengacau disini
aku takut bapak kost tau
nanti hubungan antara aku dan Yuka
bisa rusak
begitu yang aku fikirkan
" Oke, aku turun ya aku mau bicara sama kamu
lantas aku mematikan telpon
Buru-buru aku berpakaian
mengganti baju tidur ku
lalu aku bergegas menuruni tangga
terlihat dia berada di seberang jalan
menggunakan sepeda motor
Dia terlihat tersenyum kearah ku
tapi aku sama sekali mengabaikan nya
" Rupanya kamu sudah siap ya ?
tanyanya
ayo naik cepat
" Hmmm maaf Rudi , tapi aku sudah ada janji dengan orang lain.
" Apa kamu bilang,? kamu kira aku main-main
haaah katanya sambil teriak kearahku
saat itu aku mencium bau alkohol
dari mulut nya sangat menyengat
bagaimana aku bisa pergi dengan orang
mabuk begini, aku sangat ketakutan
lalu dia menarik tanganku keras sekali
dan memaksaku untuk naik ke atas motor nya
aku yang ketakutan hanya bisa menangis
Lalu dia melajukan kendaraannya
aku sangat takut, aku berpegangan kencang sekali padanya
dijalan sangat banyak sekali orang lalu lalang
sangat ramai,
aku berfikir akan melompat
tapi aku takut , kalau aku melompat
mungkin aku akan luka-luka
tapi aku tidak bawa uang juga untuk pulang
aku pasrah saja dengan keadaan ku
aku tidak tahu dia akan membawaku kemana
Laju motor telah berhenti
dia mengajakku pada sekumpulan anak-anak motor,
" Kamu jangan menangis atau ketakutan begitu
__ADS_1
maafin aku tadi ya, katanya lembut
ambil membelai anak rambutku yang keluar dari kuncir kudaku
aku hanya ingin sekali saja pergi dengan kamu
maafin aku ya , maaf sekali
setelah ini kamu mau beri aku hukuman seperti apapun aku akan terima, janji katanya tersenyum
entah kenapa aku berdebar diperlakukan seperti itu oleh Rudi
" Woi Rud, sini ngapain dsitu?
seru temannya
Kami berdua kearah kerumunan anak-anak motor itu, yang mereka semua adalah teman-teman Rudi
Ternyata dalam geng motor itu , anggota nya bukan hanya laki-laki tetapi ada juga perempuan
Aku di perkenalkan oleh Rudi sebagai pacarnya
tentu saja aku menolak pun tak bisa lantas aku hanya tersenyum saja tidak juga membenarkan dan tidak menolak juga,
menurut ku akan lebih baik bersikap seperti ini saja dulu
Ternyata mereka semua ramah dan baik
tidak seperti yang aku fikirkan tentang anak motor yang nakal dan identik dengan kekerasan
Diantara mereka ada seorang perempuan yang bernama Julia,
dia perempuan yang berparas seksi
pakaian nya pun sengaja di buat ketat
agar tonjolan-tonjolan nya badannya semakin terlihat, yang aku perhatikan disetiap kesempatan dia selalu mendekati Rudi
menawarkan ini dan itu, dia sangat perhatian
dengan Rudi dan setiap dia melakukan itu
dia selalu mencuri pandang kearahku
seolah-olah ingin melihat reaksiku seperti apa
Tapi sebenarnya apa yang dia harapkan dariku ? cemburu ? yang benar saja fikirku
aku mengacuhkan mereka berdua
aku hanya termenung saja dikeramaian itu
entah mengapa aku sekarang sudah tidak
marah dengan perlakuan Rudi kepada ku
dan pandangan ku kepadanya sudah sedikit berubah.
Mungkin dia hanya orang yang kurang dewasa dan butuh perhatian.
Tak selang berapa lama , Julia datang mendekati ku
dia menawariku segelas minuman ber alkohol dan rokok, yang tentu saja aku menolak nya
dengan halus, beda cerita jika Rudi yang menawarkan nya mungkin aku akan lari dari tempat ini saat ini juga.
" Hai, kamu nngak minum ?
" Maaf aku nggak minum minuman ber alkohol
" Yah gak apa-apa lah coba sedikit saja, rayunya sambil tersenyum
" Nggak deh, aku minum ini saja kataku sambil mengambil soda yang ada disitu
" Kamu pacarnya Rudi ya ?
" Hmmmm
" Kamu bukan pacarnya Rudi ? kamu hanya mau tidur bareng Rudi ya ? cerocosnya
" Rudi itu selalu mempermainkan wanita, dia akan selalu mendekati nya jika belum didapatkan, lantas akan dibuang setelah dia mendapatkan nya dia selalu berganti-ganti pacar dan dia sangat tidak ber perasaan,
dia tidak akan pernah serius dengan wanita
lanjut nya lagi
mungkin gadis ini mabuk, fikirku
lantas aku membiarkan nya saja
aku tenggelam dalam fikiranku sendiri
__ADS_1
Pantas saja dia seperti itu padaku, aku menghela nafas sambil meneguk sodaku sesekali
Beruntung nya aku mendapat kan cinta lelaki seperti Yuka yang selalu menjaga perasaan dan memperlakukan ku dengan sopan