
Hari-hari ku sekarang lebih berwarna
Aku dan Yuka pun jarang bertengkar, aku tidak mempermasalahkan walau dia jarang menghubungi ku walaupun dia cepat tertidur hubungan ku dengan Yuka baik-baik saja begitupun hubungan ku dengan kak Yudi .
Kak Yudi juga adalah lelaki yang sopan dia sama sekali tidak pernah melakukan hal yang "aneh-aneh" terhadap ku
hanya sekedar berpegangan tangan saja, ngobrol dan saling bercerita
Tapi yang menjadi masalah besar saat ini adalah Rudi, dia sangat marah saat tahu aku sering jalan bersama kak Yudi
dia mengatakan bahwa dia tidak segan-segan melakukan hal buruk pada kak Yudi jika aku tidak mau jalan dengannya pada malam tahun baru nanti.
Aku tak tahu harus berbuat apa, aku tidak ingin membuat orang celaka gara-gara aku.
"Dasar preman , rutukku kesal
tiba-tiba telpon ku berdering ku lihat nomor tidak dikenal tapi aku tahu bahwa itu nomor Rudi, aku sengaja tidak menyimpan kontak nya di handphone ku karena aku malas melihat namanya
" Hallo, ada apa ya ? tanyaku
" Jadikan malam tahun baru kita jalan bareng ?
" Aku fikir-fikir dulu deh, aku tidak pernah sekalipun keluar saat malam tahun baru.
seperti nya aku akan pulang ke rumahku saja dan tidak ber tahun baruan disini , jawabku mencari alasan
" Yah , sebaiknya kamu fikir matang-matang yah cantik, kamu gak mau kan terjadi apa-apa terhadap teman mu yang baik itu , katanya mengancam
" Hei seperti nya kamu sakit jiwa ya,
aku sudah baik-baik sama kamu selama ini ya jangan sampai kamu aku laporin ke polisi
" Hahahaha, coba aja laporin, atas dasar apa ? pengancaman silahkan saja aku gak takut.
fikirkan baik-baik ya sweety ku Bye katanya sambil menutup telpon
Ahh gak tahu deh, kenapa sih aku harus bertemu dengan orang gila seperti dia. Ini gara-gara Alvin , nanti aku tanya sama Dwi saja deh tentang Rudi ini seperti nya sudah tidak bisa dibiarkan.
Setalah itu aku mencari nomor Rudi di handphone ku , lalu aku namai " PREMAN GILA"
Rasakan itu Preman Gila, sudah itu nama yang paling cocok buat dia.
__ADS_1
aku tersenyum puas
Malamnya sebelum tidur setelah bertelepon dengan Yuka aku ngobrol-ngobrol dengan Dwi
"Wi, tanyain dong Alvin tentang Rudi
" Kenapa ? kamu suka sama dia ? tanya Dwi
" Dih amit-amit gak deh , dia itu seperti apa sih orangnya, dia mafia atau mungkin preman pasar ya? soalnya dia neror melulu padahal aku sudah bilang punya pacar tapi dia gak perduli
" hahahaha , sembarangan kamu ngomong ntar deh aku tanyain sama Alvin tentang Rudi, soalnya aku juga kurang begitu kenal dengan dia ,Alvin gak pernah cerita. Tapi serem juga ya kalau sampai segitunya apalagi kalau nanti Yuka tahu bisa gawat , ntar bisa berantem anaknya orang
" Gak tahu ah, baru difikirkan saja sudah bikin kepalaku puyeng, yok kita tidur saja besok mau ke kampus ada mata kuliah pagi
Malam itu aku tertidur dengan nyenyak
Seperti biasa setiap pagi aku terbangun karena aroma masakan nya Dwi yang identik dengan pedas sehingga aku terbatuk-batuk lalu terbangun
Sampai sekarang tugasku hanya memasak nasi di rice cooker tinggal colok, pencet di tinggal nyanyi Mateng deh !!!
Kamipun mandi dan berpakaian
Tidak lupa aku mengabari Yuka bahwa aku akan ada praktek laboratorium sampai sore hari jadi tidak bisa di hubungi.
Padahal kenyataannya aku sudah janjian untuk jalan bersama kak Yudi sampai sore hari.
Inilah yang dinamakan berbohong demi kebaikan
" Kebaikan buat Yuka sendiri, kasihan kan kalau dia tahu pacarnya jalan dengan cowok lain , terus dia sakit hati, dia marah, lalu dia pulang " sungguh rugi dia
...*******...
Hari ini Rudi sama sekali tidak menghubungi ku. tidak ada panggilan telpon ataupun SMS beruntun yang dia kirim. Padahal kemarin-kemarin bisa sampai seratus kali dia menghubungi dalam sehari.
Syukurlah kataku dalam hati , mungkin dia takut kalau aku melaporkan nya ke Polisi.
Aku bisa sedikit tenang jauh-jauh dari psikopat itu apalagi hari ini aku mau jalan-jalan dengan kak Yudi sungguh hari yang indah.
Siang harinya setelah pulang dari kampus aku di jemput oleh kak Yudi
" Mau kemana nih siang-siang tanya Dwi, aku kok gak di ajak?
__ADS_1
" kamu di rumah aja ya wi , pinjam teman kamu sebentar saja , kata kak Yudi
" enak aja kak pinjam-pinjam emangnya aku ini barang , kataku pura-pura marah
" Yah begitulah kira-kira, nanti aku bawakan oleh-oleh ya wi, sambil kak Yudi ber pamitan
Aku dan kak Yudi masuk ke dalam mobil , sebenarnya aku juga bingung akan pergi kemana hari ini bersama kak Yudi , karena dia tidak bilang akan kemana, wah jangan-jangan aku mau di apa-apain nih, fikirku
tapi masa sih kak Yudi kalau Rudi mungkin seperti itu, kenapa sih Rudi itu selalu menggangguku. Huh kalau memikirkan nya aku jadi kesal sendiri padahal aku berharap kehidupan percintaan yang indah yang normal seperti kebanyakan orang bukan percintaan yang rumit seperti ini.
Lumayan jauh kami berjalan kurang lebih sudah satu jam kak Yudi mengendarai mobil nya tapi belum ada tanda-tanda Kemana kami akan pergi, tapi sepertinya kami sudah tidak berada di dalam kota lagi, kami sudah berada di daerah pinggiran pantai yang indah
setelah beberapa menit kami tiba di tempat permandian yang lumayan terkenal di daerah sini, aku sering mendengar namanya tapi aku tidak pernah pergi ke tempat itu.
Ternyata disana sudah ada teman-teman kak Yudi dengan pasangan mereka masing-masing aku dikenalkan oleh kak Yudi sebagai pacarnya
setelah saling berkenalan , mereka berfoto bersama tapi aku tidak ikut berfoto , aku takut mereka meng upload nya di sosmed, aku takut Yuka tahu meskipun aku dan Yuka tidak memiliki sosmed tapi aku khawatir .
Akupun sedikit menjauh dari menjauh dari mereka dan menyendiri.
Tidak lama kemudian kak Yudi menghampiri
" Kenapa , kamu gak nyaman yah ? maaf ,
apa mau pulang sekarang ?
" Gak kak aku hanya tidak terbiasa berfoto-foto saja, aku malu kak, kataku beralasan
kak kembali saja ke teman-teman kakak gak enak akunya , aku nggak mau ngerusak suasana , aku mau menikmati pemandangan dsini , sudah lama aku gak ke pantai kak
" Kalau begitu aku kesana dulu ya, tapi kamu gak marah kan, tanya nya khawatir
" Tenang kak aman deh, kataku sambil tersenyum
Lalu kak Yudi berlari kembali ke rombongan teman-teman nya dan berfoto-foto.
Kak Yudi sering mengajak ku ke tempat-tempat yang indah sangat berbeda dengan Yuka .
ternyata banyak hal indah yang kulalui bukan bersama Yuka padahal aku ingin mengukir kenangan indah bersama Cinta pertama ku yang sudah aku selingkuhi secara fisik
tapi hatiku sama sekali tidak berselingkuh cintaku masih seratus persen buat Yuka seorang.
__ADS_1