ROMANSA REMAJA

ROMANSA REMAJA
Berpisah


__ADS_3

Akhirnya aku di terima di kampus yang aku inginkan dan mulai aktif berkuliah.


aku satu kelas dengan Dwi


Aku setiap hari masih bertemu dengan Yuka dia selalu datang ke kost ku setiap sore saat aku pulang kampus


Dia bercita-cita sebagai seorang Polisi sehingga dia tidak melanjutkan kuliah dia sedang menunggu pendaftaran untuk masuk Akademi Polisi


kami selalu saling mendukung aku sering kali menemaninya latihan fisik, begitupun dia selalu menemani ku dalam mengerjakan tugas yang sangat banyak .


Yuka adalah cowok yang baik dan tampan banyak teman-teman yang iri pada ku


tidak sedikit juga gadis yang sering menghubungi Yuka, awalnya aku biasa saja karena Yuka selalu mengabaikan mereka,


tapi tetap saja lama kelamaan aku mulai tidak tahan dan sering marah-marah tanpa alasan.


dengan dalih cemburu karena sayang.


Jarak antara kost ku dan rumahnya tidak terlalu jauh hanya kurang lebih 15 menit saja


sehingga dia aku wajibkan untuk datang setiap hari meskipun pada saat itu dia sedang sibuk, aku tidak bisa jika sehari saja tidak melihat wajahnya , dia pun harus menelpon ku sebelum tidur jika semua itu terlewatkan maka aku akan marah-marah dan mengatakan bahwa dia sedang selingkuh


aku tidak pernah sekalipun keluar rumah dan berjalan-jalan selain dengan Yuka


begitu pun dengan Yuka dia tidak pernah keluar selain denganku


Sebenarnya aku memiliki banyak teman baru di kampus, tetapi setiap aku diajak oleh mereka untuk sekedar makan di luar, aku selalu menolak karena aku merasa bukan hal yang baik jika aku keluar tanpa Yuka


aku tidak tahu awalnya darimana hubungan yang tidak sehat ini


setiap Yuka tidak mengangkat telpon ku aku akan marah-marah dan aku nekat pergi kerumah nya


setelah melihat nya aku merasa senang dan amarah itu hilang seketika.


Setelah hampir 3 bulan aku bersama Yuka setiap hari,


akhirnya dia mendaftar di Akademi Polisi akan tetapi dia mendaftar di Kota P sehingga kita harus berpisah untuk waktu yang lama,


aku sangat sedih memikirkan jauh darinya saja aku tidak sanggup


" Sayang , seperti nya kita akan berpisah untuk sementara waktu, ucapnya


tapi aku janji akan setiap hari menghubungi kamu disana dan aku juga berjanji akan selalu setia dan menjaga hati ku


" Iya sayang, meskipun berat aku rasa, tapi ini juga demi cita-cita mu, kita masih muda dan masih panjang perjalanan yang harus kita tempuh, aku juga berjanji untuk selalu setia sama kamu


"Besok aku berangkat , kamu ikut antar ya ? kata Yuka lagi


" oke sayang jawabku

__ADS_1


" Kalau begitu aku pulang dulu ya, soalnya mau siap-siap


" Mau aku bantu siapkan pakaian mu , tawarku


" Oh tidak usah sayang, sudah ada ibuku yang membantuku , kamu istirahat saja besok kita ketemu lagi , nanti aku jemput katanya sembari berpamitan dan melambaikan tangan


Setelah Yuka pulang, akupun sangat bersedia dan tidak bersemangat


" Cit , loh kok kamu sedih begitu , ada apa ?


apa kamu bertengkar dengan Yuka ?tanya Dwi


aku menggeleng


" Tidak wi, tapi Yuka alat berangkat ke Kota P besok , mungkin untuk waktu yang lama


mungkin kalau dia lulus akan lebih lama lagi


" pasti sulit rasanya , soalnya kalian seperti perangko , lengket terus


tapi relakan saja , semoga apa yang di cita-citakan tercapai dan kalian bisa bersama lagi , kata Dwi


" Tapi sebenarnya hal yang aku takutkan adalah, aku takut marah-marah dan sifat posesif ku akan membebani dia ,


aku takut tidak bisa mempercayai dia disana


aku takut dia selingkuh, aku takut dia meninggalkan aku dan melupakan aku dsini ,


" Hush jangan fikirkan yang tidak-tidak


nanti kejadian loh , celetuknya


" Iih Dwi bikin aku takut saja.


Keesokan paginya


Yuka menjemput ku di kost, aku sengaja bolos kuliah untuk mengantar nya


" Sudah siap sayang ?


" iya sudah , ayo berangkat kataku


Selama berboncengan naik motor , aku kebanyakan diam dan hanya memeluk nya saja, seolah itu adalah momen terakhir dan kami tidak akan bertemu lagi.


Aku sangat menyayangi Yuka , begitu pun Yuka kami adalah pasangan yang tidak bisa dipisahkan lagi, meskipun kami menjalani hubungan yang toxic tapi kami menikmati itu.


Sebenarnya aku sangat tidak rela berpisah dengan Yuka, tapi aku tidak mau di katakan perempuan yang egois, benar ini juga demi kebaikan bersama.


banyak hal yang aku fikirkan bagaimana aku tanpa Yuka, aku sama siapa ??

__ADS_1


tak terasa aku menitikkan air mata sambil mempererat pelukanku padanya.


Yuka pun tak banyak bicara, mungkin apa yang dia fikirkan sama dengan apa yang aku fikirkan aku juga tidak tahu.


Setelah tiba di bandara, Yuka berpamitan kepada semuanya,


"Aku berangkat dulu ya, jaga diri jangan selingkuh, katanya sambil tertawa


" huh, kamu juga disana, jawabku sambil cemberut, hati-hati ya sering-sering telpon


love you


kami tidak terlalu banyak bicara , karena kami tahu makin banyak bicara maka semakin tak rela


akhirnya kami semua pulang meninggalkan bandara.


Malam hari ini sungguh sepi , tak ada suara motor Yuka lagi malam ini rasanya rindu setengah mati, aku ingin menelpon Yuka tapi aku tak berani karena aku takut mengganggu


aku hanya meninggalkan SMS tadi yang belum juga dia balas,


sebenarnya hatiku sangat sakit, kalau saja dia ada di kota ini, sudah aku susul dia hanya untuk bertanya kenpa dia gak balas SMS atau menelpon,


tapi ini sungguh berbeda.


aaaahh sungguh sakit kepalaku, akhirnya aku coba untuk tidur , namun tetap tidak bisa tidur sebelum mendengar kabar Yuka


triiing....triiing


akhirnya handphone ku berbunyi


buru-buru aku angkat


"Hallo, suara Yuka terdengar di ujung telepon


" Hallo, kataku langsung menangis, huuhuhuu kemana aja aku nunggu telpon kamu dari tadi, aku gak bisa tidur, aku gelisah, kamu jahat banget cecarku sambil terus menangis


" Cup cup sayang, maaf ya baru sempat pegang handphone soalnya setibanya disini langsung diajak berkeliling, maunya kamu ikut saja disini ya biar gak sepi. candanya


"Ingin nya seperti itu sayang, seperti nya aku gak sanggup jauh-jauh dari kamu, baru sehari saja aku sudah rindu, kataku


" Aku juga rindu sayang, tapi anggap saja kita LDRan seperti dulu , sabar yah


jawabnya menenangkan ku


Akupun mendengar kan cerita Yuka tentang kota P , akupun bercerita tentang hari ini hanya bedanya kemarin-kemarin kami saling bercerita sambil berpelukan , hari ini kami bercerita sambil telpon an.


Kami saling berbicara di telpon sampai aku tertidur, aku tidak tahu kapan aku mengakhiri pembicaraan.


sungguh hari-hari ku berubah tanpa Yuka

__ADS_1


apakah hati kami dan cinta kami juga akan berubah ???


hanya waktu yang menjawab


__ADS_2