
Yuka masuk kedalam kamarku lalu merebahkan diri di kasur, Dwi yang mengerti lalu keluar mengungsi di kamar Jessi
Kulihat dia menempelkan lengannya pada dahinya
" Kenapa kamu tidak mengejarnya , tanyaku sarkas
" Untuk apa aku kejar dia ?
" Katanya kalian saling menyukai " sindirku lagi
" Citra, dia bohong tolong kamu percaya sama aku ya ? aku tidak pernah sekalipun meminta dia menjadi pacarku
kemarin aku tidak bilang sama kamu soal dia karena aku fikir itu adalah aib aku kasihan dengan dia
" kenapa saat dia hamil , dia mencari kamu apa jangan-jangan dia mau meminta pertanggung jawaban dari kamu lagi
" Ya gak mungkin lah aku mau tanggung jawab yang bukan perbuatan aku
" Lain kali kamu cerita apapun yang terjadi, agar tidak ada kesalah pahaman antara kita, nanti ada orang yang mengambil kesempatan saat hubungan kita retak mengerti ? kataku tegas pada Yuka
"Iya aku mengerti, jadi sekarang kita berbaikan ya?
" Iya kita baikan tapi jangan diulangi lagi, dan kamu harus jauh-jauh dari dia, sini handphone kamu aku blokir nomer Nina
" Siiip blokir saja kata Yuka sambil menyerahkan handphone nya
Kamipun berbaikan setelah melalui drama yang menyakitkan hati
Aku menyuruh Yuka untuk selalu jujur tapi aku tetap tidak bisa jujur soal Rudi kepada Yuka itu semua karena aku takut jika Yuka tahu maka dia akan bermasalah dengan Rudi, untuk saat ini aku hanya ingin Yuka baik-baik saja
...***...
Berbulan-bulan telah berlalu, penerimaan calon siswa akademi Polisi kembali di buka
Yuka yang tahun lalu gagal tes, kembali mendaftar kali ini dia tidak pergi jauh dia mendaftar di kota ini.
Aku dengan setia menemani nya kemana-mana aku selalu memberikan dukungan disaat dia lelah dan lemah
Tiba saatnya pengumuman dia berhasil lolos tes untuk melanjutkan pendidikan ke kota B
__ADS_1
sangat berat rasanya harus berpisah lagi tapi aku akan selalu mendukung apapun cita-cita Yuka.
Sebelum berangkat ke kota B kami menghabiskan malam bersama , seolah-olah malam itu adalah malam terakhir kami bersama tidak ada yang ingin menyia-nyiakan waktu terbuang selain menikmati malam itu.
Keesokan harinya keluarga Yuka tiba , dan kami semua mengantar nya ke bandara
satu persatu kami memeluk Yuka dan memberikan pesan dan dukungan agar senantiasa semangat dalam mengejar cita-cita
" Kamu sehat-sehat ya disana, kataku sambil memeluk nya kalau ada waktu jangan lupa sekedar memberi kabar
" Iya kamu juga sehat-sehat dan harus setia sampai aku kembali
Sebenarnya aku sangat sedih namun aku tidak menunjukkan nya karena aku tidak mau Yuka merasa terbebani
Berangkatlah Yuka, hatiku terasa hampa dan kosong
...****...
Aku menjalankan aktifitas seperti biasa fokus kepada kuliah , sesekali jika ada kesempatan Yuka menelpon ku walaupun jarang dan waktu nya sangat terbatas namun rasanya aku sangat senang.
Sore itu Dwi mengajak ku untuk berbelanja kebutuhan pokok kami yang sudah habis, kami pun bersiap-siap dan berangkat menggunakan angkot sengaja kami pergi ketempat yang agak jauh sekalian untuk berjalan-jalan
Saat tengah asyik berbelanja kebutuhan pokok, ternyata disana ada Rudi yang sedang berbelanja juga, aku dan Dwi pun berusaha untuk menghindari nya akan tetapi Rudi melihat kami
" Iya nih, ngapain juga ini orang ada disini
Rudi pun mendekati kami
" Hai, kalian sedang berbelanja juga ya? tanyanya dengan ramah
" Iya , kami sedang berbelanja memangnya terlihat seperti sedang main bola ya ? jawabku ketus
" Galak amat sih non satu ini jangan galak-galak dong nanti cantiknya hilang loh , kata Rudi menggoda
" Ya sudah ya kami duluan , kata Dwi sambil menarikku
Kamipun menjauh dari Rudi buru-buru menyelesaikan belanjaan lalu membayar ke kasir, tadinya kami hendak nongkrong-nongkrong atau nonton namun aku memilih langsung pulang saja karena aku sudah tidak mood sejak bertemu dengan Rudi tadi.
Setelah tiba di kos, kami membongkar belanjaan lalu membereskan nya
__ADS_1
" Cit, ngomong-ngomong tadi Rudi belanjaan kamu perhatikan atau tidak ?
" Hmmm, iya aku lihat sih dia belanja popok dan susu, kataku sambil terus membereskan belanjaan kami yang ternyata cukup banyak bahkan ada beberapa belanjaan yang tidak penting namun ikut terbeli
" Aneh gak sih menurut kamu? apa jangan-jangan Rudi membeli kebutuhan pokok untuk anaknya ya ?
" Masa sih Rudi sudah punya anak kelihatan nya dia masih sangat muda, mungkin hanya beda satu atau dua tahun dengan kita deh
" Yah, setahu aku dia cuman anak Badung saja yang suka buat masalah,
Mungkin anak itu adalah salah satu kenakalan nya , kataku Dwi tertawa
Akupun ikut tertawa, hahaha
" Tapi yah Wi kalau di fikir-fikir sudah beberapa bulan ini Rudi tidak pernah nelpon atau datang kesini, mungkin karena istrinya baru saja melahirkan
"yayaya Bisa jadi bisa jadi !!kata Dwi membenarkan
" Syukurlah kalau memang seperti itu, akhirnya dia menjauh sendiri dariku jadi tidak ada lagi yang menghalangi hubungan aku dengan pacarku
" Iya syukurlah akhirnya psikopat itu menjauh sendiri, kata Dwi membenarkan
Selesai beres-beres kamar kamipun keluar kamar ngobrol-ngobrol dengan teman-teman kos lainnya, saling curhat dan membicarakan masalah hantu yang sering muncul di kos belakangan ini
" Kalian tahu nda, tadi malam di samping kamarku ada yang sedang cuci piring jam 1 malam loh kata Jessi berbisik
" Iiihh serem deh, kata kami bersamaan
kami semua tahu disamping kamar Jessi adalah dapur umum yang tidak pernah sekalipun dipakai untuk beraktivitas karena posisinya yang berada di belakang kosan lagipula kami lebih nyaman untuk memasak dikamar masing-masing
" Seriusan loh , jelas banget aku dengar ada suara keran air dan suara piring-piring seperti beradu, tadi malam aku hampir ingin lari ke kamar Desi tapi rasanya aku tidak berani akhirnya aku hanya ngumpet di balik selimut sampai akhirnya aku tertidur sendiri
" Tapi beneran loh, kayaknya ada yang aneh di kosan ini, kata Desi menimpali
"beberapa malam yang lalu aku dengar suara langkah kaki berkeliling kos tapi aku intip gak ada bayangan apa-apa
" Kemarin malam, aku juga dengar suara gedor-gedor seperti orang bangun rumah tapi bukan dirumah ini , di ujung jalan sana sekitar pukul 03.00 pagi jangan-jangan hantunya lagi bikin rumah, iihh takut deh kataku
" Itu mah orang lagi pasang baliho pemilihan gubernur cit, kemarin juga aku dengar terus aku ngintip ada orang disana aku kira juga hantu besok nya kan kita lewat jalan itu terus ada deh foto bapak itu, bukan hantu lagi bikin rumah kata Dwi
__ADS_1
Kamipun semua tertawa bersama setelah berbagi kisah seram kosan yang belum tahu kebenaran nya
" meskipun kosan kita seram dan menyimpan kisah mistis tapi kosan disini nyaman dan lingkungan nya juga bagus aku betah ngekos disini , kata kak Dewi mengakhiri perbincangan kami malam itu