Saat Istri Berhenti Peduli

Saat Istri Berhenti Peduli
18.episode 18


__ADS_3

Taksi yang ditumpangi Naysila sampai di perusahaan David,dengan anggung di turun dari taksi tak lupa mengucapkan terima kasih pada driver nya.


Rasa kagum Naysila tak akan pernah habis,dia jugak tak akan pernah bosan memandangi betapa megah dan besarnya perusahaan yang akan menjadi tempatnya mencari uang.


Shen Architeam


Perusahaan yang bergerak di bidang desain ini adalah salah satu petusahaan yang paling berpengaruh.


Bangga?tentu saja,dengan kemampuan yang minim Naysila bisa di terima di perusahaan yang banyak diincar oleh orang orang yang tentunya dengan kualifikasi dan sudah ahli,namun disini Naysila yang terpilih.


Dengan langkah anggun dan tegas Naysila masuk kedalam,dan sepertinya security di pintu masuk sudah tak asing dengan wajah cantik Naysila meski baru sekali bertandang.


Dengan senyuman hangat Naysila menyapa security dan melangkah masuk ke loby.


"Pagi mba Dita dan Mba Rani",


"Eehh mba Nay...sudah datang,pagi sudah mulai bekerja ya".jawab Rani dengan antusiasnya.


"Pagi mba Naysila",berbeda dengan Dita yang hanya tersenyum,karena masih segan dan malu.


"Iya mba....hari ini saya sudah resmi bergabung di perusahaan ini...kalau begitu saya permisi untuk menemui kepala desain..mari mba Dita mba Rani".Jawab Naysila ramah.


"Iya mba".jawab kedua orang itu .


Naysila masuk kedalam lif dan menekan angka 12 untuk naik ke divisi nya.


Saat sampai di ruangan kepala Divisi Naysila tiba tiba merasakan kegugupan.

__ADS_1


Setelah mengetuk pintu tak lama terdengar sahutan dari dalam,mengizinkan Naysila masuk kedalam.


didoronglah benda persegi panjang itu karena orang dari dalam sudah memberi izin.


"Selamat pagi bu..saya Naysila yang kemarin di perkenalkan oleh pak David untuk bergabung di divisi ibu".Ucap Naysila dengan perasaan berdebar.


"Ah..ya Naysila silahkan duduk saya ingin melihat biodata tentang kamu dulu".ucap kepala Divisi itu.


Naysila pun duduk di kursi tepat di hadapan bu Lina.


Bu Lina tampak manggut manggut melihat data tentang Naysila,setelah itu dia menatap Naysila dengan senyummannya.


"ya!mba Naysila setelah saya melihat biodata tentang mba saya yakin mba akan mampu mengembangkan pemikiran dan karya karya mba di perusahaan ini,emmm ya meskipun mba tidak pernah langsung berkecimpung untuk mendesain suatu proyek....".


"...Dan ya selamat bergabung di Tim saya semoga mba bisa amanah dan bertanggung jawab selama menjadi rekan saya".Ucap bu Lina panjang lebar.


Naysila tak dapat menyembunyikan kebahagian nya,keramahan namun terkesan tegas dan sambutan baik yang di terima nya mampu membangkitkan semangat yang lebih tinggi untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang arsitektur terkenal.


"kalau begitu mari ikut saya,saya akan memperkenalkan kamu ke yang lainnya".


Mereka lalu berdiri dan berjalan keluar dari ruangan kepala divisi bu Lina setelah itu mereka tiba di ruangan khusus bagian perancang desain.


Saat mereka sampai di ruangan itu,dapat Naysila lihat semua orang tengah sibuk dengan pekerjaan mereka,ada yang sedang memainkan jari jarinya di keyboard komputer atau berlalu lalang sekedar bertanya kepada yang lebih ahli atau membawa proposal,


"Ehem".deheman dari Bu Lina sontak menghentikan kegiatan mereka bahkan yang sedang berkonsentrasi penuh pun mampu mengalihkan pandangannya.


Mereka langsung berdiri saat mengetahui atasan mereka datang ke sini.

__ADS_1


"perhatian semua nya hari ini Divisi kita akan bertambah anggota,kenalkan dia adalah Naysila dan mulai saat ini Naysila akan bergabung dengan tim kita".ucap bu Lina


Pernyataan dari bu Lina di sambut baik oleh karyawannya.


"Baiklah saya hanya ingin menyampaikan itu saja,untuk mba Naysila meja anda ada di sebelah kiri dekat meja Andri,kalau begitu saya undur diri dulu dan ya kalian silahkan kembali lanjutkan pekerjaan kalian".ucap bu Lina


"Baik bu terima kasih",ucap Naysila dengan sedikit menundukkan kepalanya.


"Ya selamat bekerja untukmu!".


Setelah bu Lina tak terlihat,yang tadinya hening sontak ricuh dengan beberapa karyawan yang sedikit ingin tahu tentang Naysila karena BU Lina hanya memperkenalkan nama nya saja.


"Hay Naysila kenalin aku caca,selamat bergabung di tim kami",Ujar salah seorang karyawan wanita yang terlihat seumuran Naysila yang langsung mengakrabkan dirinya.


"Hai juga".Naysila dengan senyum mengembangnya menyambut uluran tangan wanita itu yang dikenal dengan nama caca.


Tak hanya Caca namun semua karyawan menyapa Naysila dan memberikan kesan ramah.


"Hai juga semuanya terima kasih atas sambutan kalian,dan saya mohon bimbingan dan kerjasama dari rekan rekan semua".


"Oh iya Nay...meja kamu dekat meja saya mari saya tunjukkan".ucap salah satu karyawan pria yang diketahui bernama Andri.


"Iya mari".ucap Naysila seraya mengikuti langkah Andri.


Awal yang baik bagi Naysila,kesan yang baik dan sambutan yang ramah dari rekan rekan kerjanya,tak dapat di pungkiri jika sejak bersama bu Lina tadi Naysila takut dan merasa gugup seandainya banyak yang kurang menerima keberadaannya dan meragukkan kualitas yang dimilikinya,namun pemikiran itu terpatahkan melihat bagaimana antusiasnya rekan rekan kerjanya saat menerima dirinya.


Next....

__ADS_1


Mon maaf setelah sekian purnama baru up,karena banyak hal yang harus di kerjakan and banyak problem satu dan lain hal,terus masih minder juga buat lanjutin ni novel dengan kata kata yang masih amatir dan acakadul,terima kasih yang masih nunggu nii novel....,


Not:jangan lelah untuk komen apalagi untuk kasih krititk dan saran karena itu sangat penting dan sangat di butuhkn untuk jadi acuan dan motivasi supaya bisa membuat karya ku ini jadi lebih baik lagi,thankyu cinta🌺💃


__ADS_2