
humaira : gadis cantik dan juga pintar kini dia sudah lulus dari sekolah menengahnya dan ingin mencapai cita citanya namun sebelum itu dia ingin bisa menjadi seperti kakaknya khodijah
aisyah : gadis cantik, pintar dan juga ceria bahkan bisa termasuk orang yang suka jail dia kini berusia 23 tahun dan sudah s1
khodijah :kakak dari humaira yang penurut,sholehah,pintar dan juga senang berbagi dia juga menjadi temen dekatnya aisyah umur 24 tahun
sayyidah :dia adalah salah satu wanita yang sedikit pemalu dan juga lembut perhatian tapi lebih mengerti tentang agama. umur 25
Fatimah :dia salah satu orang yang sering memberikan nasihat umur 25 tahun dia juga salah satu santri yang pintar, berprestasi, dan juga pemberani.
mereka semua adalah sahabat dan sejak dari awal mereka memutuskan untuk bersama hingga maut memisahkan mereka.
semua persahabatan yang mereka jalani semua terasa indah dan saling melengkapi satu sama lain.
mereka semua termasuk santriwati pondok pesantren ternama yang di pimpin oleh gus miftah salah satu guru terbesar yang ada di Indonesia
dan pesantren tersebut sudah berdiri sejak 1437 M. bahkan sudah banyak orang yang terlahir besar saat keluar dari pondok tersebut sehingga mereka sering mengadakan Reuni akbar yang akan di gelar saat setiap tahunnya.
bahkan santriwati yang sedang menimpa ilmu di sanah sudah mencapai 2 ribu orang namun di berbagai kota karena hanya mencakup 500 orang setiap pondok satu dan yang satunya lagi
pondok tersebut hanya berlaku bagi perempuan ajaa karena tidak ada campuran antara laki laki dan perempuan. semua di lakukan agar pondok tetap aman
flasback
saat dahulu sempat ada berita heboh yang menggemparkan di pondok pesantren tersebut saat antara laki laki dan perempuan satu pondok walapun terpisah jarak namun entah apa yang ada di pikiran kedua orang sejoli itu sehingga dia mencemarkan nama baik pondok untuk saling bertemu diam diam
semua kejadian di ketahui oleh salah satu santri laki laki yang kebetulan saat itu sedang berada di tempat kejadian dan mereka melaporkan pertemuan keduanya
pimpin pondok marah dan mengusir mereka karena tidak seharusnya seorang santri bertemu sembunyi sembunyi dan berduaan di dekat sungai bahkan saat gus miftah mengecek ternyata saat itu gus melihat mereka sedang berpegangan tangan.
lalu mereka di bawa ke halaman pondok dan mereka terpaksa di di keluarkan secara tidak hormat
"maafkan kami //isak tangan sangat wanita
" sudah cukup, bawa dia//perintah gus
" baik//santrinya melakukan semua perintah gurunya untuk membawanya dan mengusirnya keluar tampa hormat. karena bagi pondok disana berduaan apalagi berpegangan tangan itu sebuah keburukan dan itu tidak pantas untuk di lakukan apalagi di area pesantren tersebut
semua orang mengkhawatirkan adanya perzinahan yang akan di lakukan keduanya , sehingga bagi seorang guru yang punya hak di pondok terpaksa harus mengambil keputusan itu agara tidak ada lagi orang yang berani melakukannya.
semenjak itulah pondok itu sempat mengalami gosip miring dari masyarakat yang ada, namun seiring berjlnanya waktu akhirnya pondok itu kembali ramai lagi dan hingga sukses saat ini
mba Fatimah, mba sayyidah dan juga mba khodijah mereka sudah berteman sejak 3 tahun yang lalu saat mereka awal mula di pertemuan di pondok ini , mereka sama sama baru pertama masuk pondok dan tak punya teman satu orang pun dan pada akhirnya mba fatimahlah yang awal mula mengajak mereka berkenalan
1 tahun berlalu mba aisyah datang dan dia ikut bergabung.
__ADS_1
aku sudah sering bertemu dengan mereka karena kebetulan mereka sering kerumah mba khodijah karena aku adalah adiknya
aku senang bisa bertemu dengan mereka dan kenal dekat dengan mereka karna mereka semua baik dan benar benar faham akan agama. makanya ayah ibu sama mba khodijah menyuruhku untuk masuk sekolah yang berbasis agama dan yang di dalamnya tidak ada campuran antara laki laki dan perempuan.
pulang sekolah
" assalamu'alaikum //mengetuk pintu
"Wa'alaikumussalam non//sembari membuka pintunya
" ekhh bibi //senyum kecilnya terlihat saat dia melihat bahwa di dalam sana sudah ada mba khodijah dan juga sahabatnya.
" mba sudah pulang //berlari dan mencium tangannya. lalu memeluknya.
"kamu habis pulang sekolah //tanyanya
" mengangguk //melepaskan pelukan mba khodijah saat tersadar ada banyak sahabatnya mba khodijah disana.
" bersalaman dan bertanya akan kabar kepada mereka
"kami baik kok,kamu sendiri?? gimana sekolahnya??
" baik mba, mmmm gitu deh. //tertawa kecil
mereka semua bahagia dengan pertemuan itu tak lupa bibi yang sedari tadi masak pun menyuruh mereka untuk makan dulu
" baik bi, terimakasih yah//ucap mba khodijah
"sama sama non//bibi balik lagi kedapur
" bi//menggenggam tangnya
" berhenti//ada apa non aira.
"sini//mempersilahkan duduk di kursi yang sudah di sediakan.
" bibi duduk aja ikut makan dengan kami // pinta aira.
"gak usah non aira.
" bi//rengengnya.
"sudah lah bi duduk saja //bibi pun duduk menuruti keinginan mba khodijah ya memang begitu saat mba khodijah memintanya pasti bibi langsung menurutinya berbeda ketika aira yang memintanya bibi sering berpikir dulu karena takut mba khodijah tidak menyukainya.
tapi itu bukan suatu masalah yang besar kok
__ADS_1
mereka pun makan dan selesai dari makan mereka kembali mengobrol di tempat dekat ruang TV atau ruangan yang biasa di jadikan tempat saat mereka kesana
" mba aku ganti baju dulu yah//ucap aira
"baik aira //jangan lama lama yah soalnya mba tidak akan lama lama disini.
" hmm mba //sedih karena mendengar ucapan mba khodijah yang artinya dia akan segera balik lagi ke pondok nya dan meninggalkannya lagi.
" udah sana, keburu mba ..... //ucapannya terpotong saat tiba tiba aira berlari dan pergi ke atas untuk mengganti bajunya.
30 menit kemudian aira kembali dan ikut bergabung dengan mereka
" aira apakah kamu ada niatan buat ikut kita ke pondok??
" hmm //mengangguknya
" masya Alloh semua sontak bilang begitu dan senang akan jawaban yang aira lontarkan
" berapa bulan lagi kamu keluar sekolah //tanya mba sayyidah
" mm, berapa yah aku lupa //candanya
"ihhhh aira //kesal mba sayyidah yang di isengin aira
" Mmm.... tertawa kecil //mungkin 2 bulan lagi mba
"ohh baiklah kita tunggu kamu disana yah.
" iya pasti kalau kamu ikut kamu tidak akan merasa kesepian lagi kan jadi ada temannya gitu, timbal mba Fatimah.
sudah hampir 4 jam mereka di rumah mba khodijah
"kita pulang dulu yah aira// pamit mba khodijah
" t tapi mba //menahan sedihnya
" kita di izinkan pulang hanya sebentar aira, nanti kalau kita pulangnya telat pasti akan di marahin, jadi tolonglah dan mengertilah ok,
" sedih
" jangan sedih dong //menguatknanya
" iya deh mba! hati hati di jalannya.
mereka pamit dan mba khodijah tidak bertemu ibu nya sama ayahnya karena saat dia akan pulang dia sudah mengetahuinya bahwa ibu dan ayahnya sibuk bekerja dan tidak dapat menemui mereka*.
__ADS_1