Sahabat Sehidup Sesyurga

Sahabat Sehidup Sesyurga
perasaan aisyah


__ADS_3

*aisyah sudah lama memendam perasaannya sama adzam akhirnya dia pun ingin memberanikan diri untuk menyatakan perasaanya


pagi hari aisyah sudah sibuk menyiapkan sesuatu untuk bertemu adzam


adzam menyetujuinya sore ini mereka akan bertemu


aisyah cemas menunggu


dia terus merasa tak tenang karena takut adzam tak datang lagi menemuinya seperti tempo dulu


ya dia sudah beberapa kali ingin menyatakan dan menyiapkan semuanya tapi adzam selalu tak datang menemuinya


dia malah menyuruh orang lain untuk menemui aisyah saat itu aisyah yang kecewa dan malu akhirnya dia pulang dan mengatakan pada orang itu untuk tidak mengatakan apapun anggap saja ini adalah hadiah untukmu


orang itu mengerti akan apa yang aisyah lakukan dan dia mengikuti apa yang aisyah mau nya itu untuk tidak mengatakan bahwa dia telah menyiapkan semua ini


pulang penuh dengan patah hati membuat dia sedih tapi tidak dengan semangat nya dia sudah berjanji pada hatinya bahwa dia suatu saat nanti akan menyatakan perasaannya yang sesungguhnya.


tibalah waktunya saat ini


adzam membuka ponselnya dan dia memastikan diri bahwa ini alamat yang di kirimkan aisyah kepqdanya.


suara langkah kaki terdengar dan aisyah segera mematikan lampu di cafe yang terlah dia sewa


" itu pasti dia,, ayo mati in lampunya..


" lho kok mati lampu sihh //herannya


terus berjalan dengan cahaya yang disinari oleh ponselnya


" aisyah,, aisyah mulai memanggilnya


dan seketika lampu itu menyala kembali dan adzam kaget melihat sosok aisyah yang sedang menunggunya dengan berbagai dekor yang indah dan masakan yang sudah di hidangkannya terlebih dahulu


" Mmm //gugupnya //silahkan duduk mas


" ada apa aisyah kenapa kamu menyiapkan ini semua.


" duduk dulu mas!! //adzam langsung duduk


" mas aku boleh bicara gak //silahkan gak ada yang larang kok //jawabnya begitu dingin dan juga cuek


" mas sebenarnya aku menyiapkan semua ini sudah dari lama


adzam yang tadinya focus dengan apa yang ada sekelilingnya kini menatap tajam kedua mata aisyah


aisyah segera menundukan matanya lalu denagn beraninya aisyah menyatakan


" aku ingin menikah dengan mu //menutup matanya untuk menghilangkan rasa malunya.


" hhhaaha //tertawa


" apa yang kamu katakan aisyah


" aku serius ingin menikah denganmu mas.


aku sudah lama ingin mengatakan ini tapi kenapa kamu tak pernah peka dengan perasaanku, perhatianku , aku mencintaimu mas adzam.


adzam mengira itu hanyalah candaan tapi setelah merasa ada yang memeluknya


" tertawa kecil //bagaiamana dia bisa.. batinnya


tiba tiba umi nya melihatnya dengan rasa malu aisyah melepaskan pelukan itu adzam pun terkejut

__ADS_1


" umi...


" umi juga ada disini.


" iya sayang umi tadi di ajak sama aisyah


" jadi umi tau


" iya umi tau sejak dari awal juga tapi umi kira kalian akan segera menikah.


" aisyah orang yang baik dan juga cantik kamu Terima aja cintanya. lagian sekarang kamu sudah dewasa dan sudah waktunya untuk punya keluarga..


" lagian selama ini aisyah juga sudah baik dan merawat umi,, umi senang ketika ada dia


adzam terdiam dan mendengarkan apa yang umi nyabilang lalu dia mengingat saat dia mengatakan perasanya pada aira tapi saat itu aira terdiam dan tak menjawabnya


hatinya sedih dan kecewa tatkala aira mengatakan bahwa dirinya menolaknya


lalu dia melihat lagi sosok aaisyah wanita yang kini sedang menunggu jawaban darinya


" adzam ayo jawab dong kasian aisyah dia sudah dari tadi menunggu jawabanmu.


" hmm //baiklah aku akan menikahinya.


aisyah merasa senang //apa kamu serius mas


" mengangguk


ketiganya mulai makan dan menikmati suasana yang menyejukan dan juga pemandangan yang indah itu


" umi mau kalian akan segera menikah


" terserah umi aja


saking senangnya setelah pulang dan di antarkan mereka berdua aisyah segera memberitahu kedua orang tuanya dan juga sahabat sahabatnya.


mereka senang dan memberikan selamat kepada nya


" selamat aisyah akhirnya perjuangan kamu selama hampir 7 bulan ini akhirnya membuahkan hasilnya


" selamat juga yah aisyah pasti laki laki itu sangat beruntung memiliki kamu


selamat sahabatku..


ya semua orang memberikan selamat tapi tidak dengan aira karena kini aira tak mengetahuinya dia lagi sibuk untuk mempersiapkan dirinya untuk pergi keluar negri untuk melanjutkan kuliahnya disana.


ya sejak 1 minggu yang lalu aira akhirnya di Terima dan dia akan pergi ke al azhar tempat yang baru dia untuk menuntut ilmu


senang pastinya namun ada beberapa yang membuatnya sedih karena harus meninggalkan kedua orang tuanya


1 bulan yang lalu semenjak perusahaan ayahnya menurun aira membantunya dan mengembalikan semuanya...kedua orang tuanya senang dan bangga padanya


namun saat itu juga aira telah mengetahui rahasia yang selama ini prnah tuanya sembunyikan


tapi dia tetap berusaha tegar dan kuat karena dia tak ingin melihat keduanya mengetahui apa yang selama ini mereka sembunyikan darinya


mba khodijah yang lagi mengandung kini lebih sering menjenguk kedua orang nya


jadi aira masih punya waktu dan ke selatan untuk bertemu dengan mba khodijah


kebahagian yang kini di rasakan oleh keluarga membuat dia berharap


semoga kebahagian ini tidak akan pernah berakhir dan aku masih akan tetap berharap dapat melihat mereka bahagiaa seperti itu Tuhan

__ADS_1


dia tak pernah berhenti berucap syukur pada sang Pencipta berapa baik nya mereka baginya


" terimakasih ibu , ayah, mba kalain sudah merawatku dan juga mencintaiku //batinnya


mba khodijah beserta suami tiba tiba mereka berpelukan


tapi saat aira melihatnya dan mba khodijah menyadarinya


mereka melepaskannya


" gak papa mba kan kalian sudah menikah dan kalian wajar untuk melakukannya . //tersenyum kecil


" lalu bagaimana dengan ibu dan ayah //ayahnya pun berhasil. menjahilinya dengan mencium ibunya dan mengatakan "aku mencintaimu istriku.


" ayah..... seketika aira memalingkan mukanya dan tersenyum bahagia


" ssemoga kita semua bisa bahagia terus..


" aamiin //jawab semuanya


" apakah sekarang kamu sudah bisa memasak aira //tanya mba khodijah


" Mmm... sedikit mba.


kebetulan kau tadi sudah memasak makanan jadi aku hangatkan dulu yah


pergi kedapur untuk menghangatkan nya


" ibu.... ayah.... apakah kalian tau bahwa aira akan segera pergi ke luar negri


" iya ibu tau dan aira sudah bilang makanyasekarang ibu sama ayah jarang pergi ke kantor karena inggin lebih menghabiskan waktu dengannya


" iya sama kami juga bu...


mba khodijah awalnya tak mengizinkan dia untuk pergi tapi karena melihat kegigihannya dan keinginan dari adiknya itu akhirnya dia luluh juga namun dia meminta satu hal pada adiknya


nya itu "cepat pulang dan berpesan untuk bisa menjaga dirinya dengan lebih baik lagi.


" makanan sudah siap!!!


" wawww kelihatan nya makanannya kurang menggoda yah //canda mba khodijah


" mba


ayah dan ibunya pun memujinya


" ini kelihatan sangat nikmat mari kita coba.


saat mencobanya aira bingung dengan expresi yang di berikan mereka


" ada apa bu???


" Mmm //apa kamu telah mencobanya tadi


" menggeleng kan kepalanya


dia pun mencobanya dan nya sedikit asin masakan yang di hidangkannya klau ibunya menyuruhnya untuk menambahkan gula sedikit


"maaf semuanya


dia pun kembali ke dapur dan menambahkan sedikit gula


" nah ini baru pas puji semua nya dan mereka menikmati makan bersama*.

__ADS_1


__ADS_2