
setelah sukses belajar disana dan lulus menjadi seorang mahasiswa kedokteran dia berniat ingin segera pulang
hati yang bahagaia dan juga tak sabar ingin segera berjumpa sama mereka keluarga nya.
air mata perpisahan itu terjadi antara ketiga gadis itu Novi, pricila dan aira mereka sama sama orang indo dan mereka akan pulang bersama sama .
selama di dalam pesawat mereka terus bercerita dan berjanji akan bertemu lagi suatu hari nanti
keluarga pak setiawan dan ibu dewi kini mereka sedang berkumpul bersama bercanda bersama dengan cucu nya yang bernama maryam, seorang balita yang kini umur 1 tahun 10 bulan itu sudah berjalan dan bisa di ajak bicara
mereka sibuk memperhatikan bayi itu
aira berjalan dengan pelan dan hati hati agar dia tidak di ketahui saat dia pulang mengendap ngendap kedalam rumah seketika dia senang melihat kebahagiaan keluarganya kini.
" ayo sayang teruslah berjalan,,, kemarilah!!! mba khodijah berkata penuh dengan semangat agar membuat maryam mau berjalan kepadanya namun mas ahmad meminta bayi itu memilihnya
bayi itu bingung dia harus berjalan ke arah mana, pada akhirnya bayi itu pun berjalan menuju ke arah aira yang sedari tadi tegak berdiri dan tersenyum kepada bayi itu. melambaikan tangannya dan menyuruhnya untuk datang memilihnya
semua orang melihat ke arah kemana bayi itu berjalan, mereka kaget karena tak menyangka bahwa kini aira telah kembali semua terasa mimpi mereka pu langsung berlari dan memastikan semua itu
"iiiihhhh ,mencubit pipinya,pasti ini mimpi iya kan mas,// mas ahamd menjawab bahwa itu adalah nyata
berjalan menghampiri aira dan memeluknya seakan tak percaya .
" apa benar ini kamu aira!!! tanya mba khodijah
aira yang mengangguk langsung di peluknya
bayi yang kini berada di pelukannya juga dia ikut tersenyum dan ternyata di amengenali wajah aira walaupun hanya pernah melihat di video call saja.
ayah dan ibunya pun ikut memeluknya " ayo duduk dulu nak,, ibu kangen sekali sama kamu???
" saama aku juga kangen kok bu, ayah dan semuanya.
mengambil sebuah kado untuk di berikan kepada mereka , mereka sama sama membuka hadiah itu dan berterimakasih kepada aira.
tawa bayi itu membuat aira bersemangat untuk memberikan hadiah khusus untuknya sebuah baju kecil ynag lucu dan juga cantik yang langsung di pakekan oleh mba khodijah membuat bayi itu senang dan berkata " makasih ate??
" ate itu apa??? aira bingung //mba khodijah pun memberikan penjelasan mungkin yang di maksud bayi itu adalah tante
seakan menolak penggilan itu aira cemberut dan meminta bayi itu untuk memanggilnya kakak saaja hehhee , sontak semua orang menertawakannya dan meledeknya dengan sebutan " aka aka oh aka.....
air yang kesall dia sengaja melemparkan sebuah bantal kursi tepat kepada mba khodijah "mba ihh nyebelin banget sih.
"kamu tuh yang nyebelin mah udah bagus di panggil tante malah mau di panggil aka hahahahaa
" mmmm .. dimana kamarku?? dia bertanya seperti itu.
__ADS_1
" diatas ".jawab mba khodijah
aira sudah merasa cukup untuk bercanda dengan ponakannya itu dia bergegass pergi membawa barang bawaan nya untuk di rapihkan di dalam kamarnya.
aira yang melihat baju di dalam lemari masih tersusun rapih dan masih sama seperti 2 tahun yang lalu dia senang dan akan mencuci semua bajunya besok pagi
selesai sholat magrib aira mencium aroma pasakan yang jelas dia sudah tau bahwa makanan itu adalah kesukaaannya berjalan menuju dapur ternyata benar apa yang dia rasakan bahwa kini mba khodijah lagi masak dn di bantu oleh mas ahmad
" mba,, waw wangi banget aromanya, sambi mencium aroma pasakan yang mba khodijah bawa dari dapur untuk di taruh di meja makan.
" aku boleh makan gak,, soalnya udah laper banget nih.
" makanlah,,, nih.. ternyata diam diam mba khodijah menyiapnannya untuk adiknya itu
" aku rindu tau pasakan mba yang seperti ini disana,,, heheheee
semua orang ikut makan
selesai makan mereka kumpul di ruang TV atau keluarga dan bercanda
melihat kebahagiaan kedua pasangan itu membuat aira iri dan berpikir untuk segera pergi dari sana apalagi saat melihat maryam telah tidur dan kelelahan bermain bersama nya tadi.
" hmmm.... kalian ini.upatnya sambil berjalan meninggalkan mereka.
" selamat beristirahat aira "!!! teriak mba khodijah saat sadar adiknya telah beranjak untuk pergi ke kamarnya
" tumben, mba khodijah mengatakan itu saat ini untuk pertama kalinya lagi aira masak dengan wajah penuh keraguan mba lhidijha ingin mengambil alih
" sayang bayi kita nangis??, ucap mas ahmad sambil menggendong maryam.
aira yang sudah setengah jalan memasak dia segera mencuci tangannya dan menggendong baby maryam
" mas kasih aja?? pinta mba khodijah ke masa ahmad satu bertanya apaakah dia harus menyerahkan bayi maryam kepada aira
aira menggendongnya dengan hati hati dan membuat bayi itu tersenyum dan berhenti menangis
mba khodijah yang masih heran bahwa kini aira sudah lebih pandai darinya mulai masak dan juga menjaga keponakannya itu.
aira yang senang karena pujian mba khodijah dia tersenyum penuh bahagiaa . dan tak lupa dia selalu bersyukur bahwa kini dirinya sudah mandiri dan berubah.
kembali ke dapur untuk membantu mba khodijah dan mengembalikan bayi itu kepada ayahnya.
" mba lho kok masak lagi,, ini kan sudah banyak ynag aku pasak mba??? tanya aira
" ini kan buat sahabat sahabat kita adikku //hmmm gemes deh mencubit pipi aira
" hah //kaget, mereka akan datang kesini???
__ADS_1
" tentu dong,,, lagian mba juga udah lama gk bertemu mereka kangen tau!!!!
aira menghela nafas dan membuangnya.
"emang kenapa aira!!!! gak papa kan mereka kesini??? //tanya mba khodijah
" hmm... tersenyum dan mengangguk.
2 jam masak akhirnya selesai dan mereka menata rapih makan di meja makan tersebut
menunggu dan mereka belum juga datang
15 menit kemudian mba Fatimah mas farhan terus 5 menit kemudian di susul oleh mba sayyidah.
" hai aira, smakin cantik aja deh?? puji mba Fatimah.
" mba juga,,, lho ini putra mba.
" iya lah putra siapa lagi aira masa putra orang lain aku bawa kesini sih!!! ada ada aja deh??
" ganteng banget lho mba,, sini.....boleh aku menggendongnya mba ???
" mmmm //ragu memberikannya karena dulu sempat terjatuh oleh aira
" aku mohon mba,,, boleh yah,,, aira pun senang saat menggendong anak laki-laki itu dia bernama arkan umurnya baru 2 tahun 1 bulan
" ha yoy ce mua nya suara menggemaskan itu langsung mendapatkan perhatian dari aira
aira baru saja senang kini dia tambah senang lagi karena melihat mba sayyidah mas yusuf dan seorang bayi yang di gendong mas yusuf
" heiii kalian apa kabar??? cipika cipiki//alhamdulillah baik aira.
" hey imut banget //puji aira sambil menganggap tangan bayi itu dan mengajaknya berkenalan
" namanya ciapa???
" cicil ....
" Mmm ciapa???
" cicil tante....... aira gemes " andai aku punya anak juga pasti segemes mereka. batinnya.
" oh cicil.. hemmm oke kenalin nama tante aira, cicil pun tersenyum nya nama lengkapnya pricila nama panggilannua cicil atau sisil .
seharusnya sisil tapi karena masih cadel dan belum terlalu lancar bicara makanya dia sering menyebut namanya cicil, aira,, jelas mba sayyidah
" oh.... kok sama sih nama nya sama temennya aku!!! //canda aira kepada bayi yng baru umur 1 setengah tahun itu.
__ADS_1