Sahabat Sehidup Sesyurga

Sahabat Sehidup Sesyurga
keseharian aira


__ADS_3

hampir setiap hari mba khodijah dan mas ahmad begadang tapi mereka menikmatinya karena itu semua proses ketika mereka menjadi orang tua .


pagi hari mas ahmad tetap bekerja dan saat pulang dia istirahat sebentar lalu akan terbangun saat bayi mereka menangis



*setiap orang tua yang baru punya anak untuk pertama kalinya pasti akan merasakan hal yang sama betapa beratnya begadang dan menjaganya saat di malam hari


semua tangisannya dapat mengalahkan rasa kantuk di dirinya apalagi tingkahnya yang menggemaskan sering kali membuatnya ingin mencium dan mencubitnya seprti kue saja.


malam hari saat aira baru pulang dari pekerjaannya akhirnya dia berhasil membeli HP baru atas kerja kerasnya


segera menghubungi mba khodijah dan memberitahu nomer barunya nya


mba khodijah senang saking senang dia bahkan sudah hampir 3 x lebih meminta aira untuk segera pulang dan melihat keponakannya


aira yang sudah terlanjur berjanji akan pulang dia di buat bingung sendiri oleh ucapannya " tunggu waktu hah dulu yah mba,, soalnya akhir akhir ini aku sangat sibuk mba?? aira memintanya untuk mengerti


" baik aira tapi ingat harus cepat pulang yah kami rindu suasana rumah saat ada kamu aira.


" hmm//aira yang di panggil oleh seorang temennya yang memintanya untuk mengambilkan sesuatu yang ada di atas meja


" apa nov,,,,, jawab aira yang tak begitu jelas mendengarnya saat Novi memintanya tadi


" tolong ambilkan pulpen di atas rak itu aira!!! ucapan Novi temannya dia meminta tolong pada aira karena dia sedang mager berdiri karena sedang mengerjakan tugasnya yang dari kemarin belum dia selesaikan juga


aira tak mampu menolaknya dia segera mengambilkannya dan memberikanya " nih... menjalaurkan tangannya


" nah gitu dong makasih yah aira " ihhh kamu baik banget deh, memujinya tak lupa mencubit pipi cemberut yang menggemaskannya.


" iihh sakit nov //mencoba melepaskan cubitan itu lalu mencubit kembali pipi Novi, novipun merasa kesakitan dan mereka malah saling menertawakan diri mereka.


tak terasa waktu sudah berjalan hampir 1 bulan kini bayi mba khodijah yang di beri nama maryam dia tumbuh menjadi bayi yang cantik dan juga begitu aktiv tak pernah bisa diam .

__ADS_1


dia memang sudah sering melihatnya di vidio call , sebenarnya di angin segera pulang dan melihat keponakannya namun kuliahnya idak bisa di tinggal apalagi pekerjaannya.



tak lupa mba khodijah meminta aira untuk mengenalkan semua kenalan dekatanya agar kelak jika terjadi apapun dia dapat menghubungi teman temen aira


aira langusng mengenalkan Novi dan mereka sudah akrab dan bercerita setakh beberapa hari kenalan


novi tipekal orang yang bawel dan suka bercerita entah cerita yang sedih yang bahagia terkadang cerita horor dan menyeramkan kan juga .



akhirnya mba khodijah sedikit merasa lega karena ternyata setelah dia mengenalinya beberpa hari ini tentang Novi sahabatnya itu terlihat sangat baik dan orang yang dapat di percaya juga.



bayi itu kini sudah bisa di gendong oleh siapapun dan bahkan aira yang melihat dari layar HP nya pun dia merasa ingin segera menggendong bayi itu, dan pulang untuk bisa bermain dengannya namun semua itu masih memerlukan waktu yang cukup panjang karena kini diaa baru saja menjalani 3 bukan masaa kuliahnya disini sementara dia mengambil waktu yang hanya 2 tahun saja sudah bisa jadi sarjana dokter


pantangannya cuman satu dia harus extra dalam mengikuti pelajaran dan juga harus bisa amnegatir waktu sebaik mungkin agar kesehatannya juga tidak terganggu.


pulang untuk kerja dan jam 8 malam baru dia masuk lagi pulang jam 10 kadang jam 11 tergantung dosen nya.


orang lain biasanya akan kuliah dengan waktu 4 tahun baru bisa lulus dan jadi sarjana tapi karena dia pintar dan bisa mengejar target maka semuanya tidak ada masalah dia menjalaninya dengan sesuka hati


alasannya dia tak ingin terlalu lama tinggal disini karena maslah dengan biaya yang harus di keluarkannya lumayan cukup besar berbeda ketika dia dulu berada di pondok


dengan mengandalkan diri sendiri dan pekerjaannya dia sudah hampir 1 tahun berlalu mengejar mimpinya untuk berada disana


maryam kini sudah besar dan dia sudah bisa berjalan selangkah dua langkah


hati orang mana sih aira yang tak senang jika kini anaknya sudah bisa berjalan, makan dengan baik dan menjadi anak yang tumbuh dengan sehat wal afiat!!! jawab mba khodijah saat aiar menanyakan bagaimana perasaannya selama puny anak.


" maka segera menikah deh aira agar kamu tuh bisa mengerti dan merasakan bagaimana indah dan repotnya menjaga anak hhehehe tawa mba khodijah lalu di sambung oleh mas ahmad yang membenarkan ucapan mba khodijah.

__ADS_1


wajah aira seketika menjadi merah


" hey aira ada hadiah nih dari seseorang!! ucap susan temen baru yang juga baru dia kenali 1 minggu yang lalu


perkenalan mereka berawal dari perpustakan kampus aira dan susan sedeng sama sama mencari buku tentang ke dokteran mereka tak sengaja bertabrakan dan kini saling mengenal satu sama lain


Novi dan susan kini menjadi lengket ke aira sehingga susah bagi aira untuk pergi bebas kesana kemari


apalagi untuk mengungkapkan isi hatinya yang sering dia pendem sendiri


seperti biasa dia pergi ke suatu taman untuk membuat isi pikirannya terbuka dan menghilangkan segala kejenuhan yang ada


melemparkan baru kedalam danau yang berada di samping taman itu membuat dia sedikit tenang dan puas karena telah meluapkan segalanya disana


" aira //kedua temen yang mendengarkan ceritanya sedari tadi merekaa terkejut karena ternyata aira sosok yang banyak memendam luka


mereka segera pergi karena takut aira marah ketika tau kita telah mengikutinya sejak dari tadi.


kaya yah sebentar lagi akan hujan deh //ucap aira saat melihat keatas langit yang sudah mendung dia segera berlari



aira jangan berlari seperti itu nanti kamu jatuh lagi //ucap Novi yang saat itu sedang menantinya


masuk ke kamar dan mengganti bajunya


tara..... tiba tiba susan datang dan membawakan mereka makanan yang enak.


tak lupa aira memuji masakan itu dengan memang benar masakan yang susan buat snagatlah enak berbeda ketika dirinya yang masak


selalu belum pas dan terasa ada yang kurang


tak apa semua butuh proses dan nanti juga kalau kamu sudah terbiasa kamu pasti bisa aira,,, ayo semangat,, ucap susan dan berusaha membuatnya percaya dan yakin bahwa suatu hari nanti dia bisa masak sendiri dan lebih enak dari ini,, ungkap susan.

__ADS_1


" tidak mungkin san,,,,, aira tak merasa percaya diri karena dia sering gagal ketika mencobanya*


__ADS_2