Sahabat Sehidup Sesyurga

Sahabat Sehidup Sesyurga
terlalu memikirkan perasaan orang lain


__ADS_3

setelah mereka dekat satu sama lain bahkan bukan 1 /2 x aira dan adzam teleponan bahkan mereka sudah hampir 5 x dan tak ada yang tau akan hal itu karena aira terlalu takut menyakiti hati mba khodijah yang sebagai kakaknya atau mba nya belum juga menemukan pasangan hidupnya.


makanya dia belum memberikan jawaban apapun tentang perasaan dan cintanya pada adzam


namun adzam tau dan dia yakin pada dirinya bahwa aira juga menyukai dan mencintainya


sehingga dia terus berjuang dan mengatakan hal yang sama untuk ketiga kalinya.


"aira.. aku mohon jangan buat aku berpikir yang enggak enggak.


" aku cuman ingin kamu jujur pada dirimu dan hatimu sendiri! apakah kamu mencintaiku atau tidak ??


"aku udah bilang aku akan menunggumu sampai mba khodijah menikah dan sampai kamu siap //tegasnya bahkan aku sudah berulang kali mengatakannya padamu


" aku tau mas t tapii //hatinya tak mampu melanjutkan lagi kata katanya


"tapi apa aira //hatinya berdebar dan khawatir kalau kali ini aira akan benar benar menolaknya.


pertemuan itu seketika menjadi hening


aira bingung harus bagaimana jika dia menerima cinta adzam makan dia akan menyakiti hati mba aisyah.


keduanya semakin canggung dan tak tau harus berbuat apa


" aku mau pulang //ucap aira


"gak aira //tangannya seketika menggenggam tangan aira


" lepasin mas//aira melepaskannya .


"aku minta maaf!!! tapi kali ini aku benar benar kecewa sama kamu.


aira yang ketakutan pun pergi menjauh dan pulang


" maafin aku mas adzam //gumamnya.


beberapa hari berlalu


di pondok


saat semua orang berkumpul dan kini mba aisyah sudah seperti beberapa hari seblumnya dia selalu memberikan banyak makanan untuk para santriwati


" melihat kebahagiannya, mana mungkin aku mampu menghancurkan hatinya mba aisyah //aku bingung aku harus apa.. batinnya


"ehhh aira kamu kemana aja kok baru datang, sini!! ajak mba sayyidah dan mba khodijah.


" Mmm,, ada acara apa nih??


" aira //rengeknya


" aira kamu lupa ini tanggal berapa??


" emang tanggal berapa?? berpikir keras


"ya ampun ini tanggal 1 kan


" iya masa lupa!! ini kan hari ulang tahunku aira //sedih


" m maaf mba //aku benar benar lupa.


" iya deh aku maafin


aira yang memeluknya //seketika mengingat apa yang dia dengar beberapa hari sebelumnya bahwa mba aisyah sangatlah menyukai mas adzam.

__ADS_1


"air mata yang jatuh, dilihat oleh mba khodijah dan mba sayyidah.


mereka mendekat dan memberikan sebuah tisu agar keduanya tidak sedih


mba aisyah sedih karena bahagia, sementara aira sedih karena dia benar benar sedih .


acara potong kue akan segera dimulai


banyak orang yang hadir tentu karena dia merayakannya di pondok di tambah orng tuanya yang baru datang beberapa jam yang lalu


" selamat ulang tahun yah mba semoga panjang umur, sehat selalu, dan apapun yang menjadi keinginan mba bisa tercapai.


"aamiin,,, makasih aira


" maaf aku belum sempat membeli hadiahnya.


"kan masih ada hari esok iya kan //hhehehe


satu persatu dari mereka telah mengucapkan selamat dan kini potongan kue pertamanya dia berikan untuk kedua orang tuanya ,guru gurunya lalu satu persatu sahabatnya .


bukan apa apa! dan bukan juga tak menganggap temen penting tapi menghormati orang tua dan guru itu harus di utamakan.


dengan begitu mereka masih tetap akan menjadi orng yang biak dan berbakti kepada keduanya.


" mba Fatimah , kenapa dia gak datang??


" aku juga gak tau aisyah!!!mungkin macet kali//berusaha menenangkan aisyah


" oh begitu yah. //dia terus mondar mandir dan menanti kehadiran tamu yang dia undang


sehingga 1 jam telah berlalu dan pesta akan segera selesai


kekecewaan yang dia dapat membuat dirinya bersedih


" mba ,aira //memangil ke 4 sahabatnya


" memeluk ke 4 empat nya dan menangis


"aku sudah 1 bulan lalu memintanya untuk datang dan aku sudah 1 bulan yang lalu juga berusaha untuk menaklukan hatinya, tapi kenapa dia tak menghargai usahaku mba.


" sudah jangan sedih, jangan menangis lagi kamu disini akan selalu ada untukmu. ucap mba khodijah


" iya aisyah belum tentu dia tidak datang mungkin saja dia lupa. mba sayyidah


"apa, lupa //semakin membuatnya sedih


" ahh maksud mungkin dia kejebak macet.


"nah kan mungkin saja semua itu terjadi padanya aisyah, kamu yang sabar yah.


karena mba Fatimah ynag ngomong akhirnya aisyah sedikit sabar dan masih tetap menunggu


10 menit ynag lalu chat datang


" maaf aisyah aku sepertinya tidak bisa hadir karena umiku sedang sakit.


" ya ampun 10 menit yang lalu, kenapa aku tidak mengecek yah terlebih dahulu .


" ada apa aisyah! apa ada sesuatu yang terjadi padanya.


" iya mba ternyata dia benar benar gak bisa datang dan dia telah memberitahuku lewat chat ini tapi aku malah tidak membukanya dan berpikiran yang gak gak .


" menghapus air matanya dan kembali bahagia .

__ADS_1


"sebegitu cintanya mba aisyah kepada mas adzam //batinnya dan dia menahan air matanya.


" aira kok aku perhatikan kamu akhir akhir ini bnyak diam biasanya kan kmu selalu banyak bicara hey.


" gak papa mba, aku cuman kurang enak badan aja kok. //sedikit melemparkan senyuman kepada semuanya agar tak menghawatirkan nya


ya aira tak hanya diam begitu saja selama ini semenjak di atau perasaan mba aisyah dia semakin berpikur keras bagaimana jika mereka tau orang ynag di sukai mba aira adalah orang yang mendekatinya juga.


"mm aku pergi keluar sebentar yah mba.


" kamu mau kemana??


"mencari angin mba??


"ok


aira pergi dan menelpon adzam


" mas...


tak dapat balas


10 menit yang lalu


tak di baca juga


20 menit kemudian


" ada apa??


" aku mau bicara sebentar boleh ! tolong angkat dulu teleponnya//pintanya


"maaf aku lagi sedang berada di ruangan dokter jadi aku gak bisa mengangkat teleponnya


" chat saja apa yang ingin kau katakan //sudah merasa putus asa


" kenapa harus di chat sih //air mata ynag sedari di tahannya kini mengalir begitu aja


" mas maaf aku gak bisa menerima lamaran kamu dan membalas Cintamu. //hiks dia menangis sambil mengetik pesan itu


" adzam yang membacanya dia pun ikut menangis dan kecewa akhirnya hal yang dia takutkan terjadi juga.


"ok, terimakasih


sekarang mereka benar benar telah larut dalam kesedihan


adzam yang melihat orang tuanya kini dia semakin parah dan adzam segera memanggilkan dokter untuk memeriksanya.


dokterpun datang dan memeriksanya


" silahkan tunggu di luar tuan??


" keluar .


" tolong umi, tolong bertahan lah, aku ada disini bersamamu umi.


dia menunggu di ruangan tunggu


10 menit kemudian dokter datang


" sudah tuan tidak akan terjadi apa apa jangan khawatir ini hanya efek dari obat yang di minumnya tadi.


" baik Terimakasih banyak dok.

__ADS_1


__ADS_2