Sahabat Sehidup Sesyurga

Sahabat Sehidup Sesyurga
biarkan semua berlalu part 2


__ADS_3

undangan apa ini aisyah


" mereka penasaran karena undangan itu di bungkus oleh sebuah kado //membukanya


" apa ini pernikahanmu aisyah


" hmm //mengangguk


" pernikahan//batinnya


" boleh aku melihat nya //mba khodijah memberikan undangan itu dan aira membukanya !!! deg hatinya terasa sakit


namun saat membukanya ternyata itu hanya sebuah undangan dari pondok untuk reuni akbar


" aisyah... //teriak mba khodijah


" dasar anak ini selalu aja jahil


" maaf mba,, lagian kalian sih mentang mentang udah menikah jadi yang di tanya itu mulu,,,, bosen tau mba //jangan lupa datangnya aku mau kerumah mba Fatimah dulu,,, jadi akau gak bisa lama lama


" aku pamit yah tante semua dah Assalamu'alaikum.


" Wa'alaikumussalam


keesokan harinya aira berangkat sendiri karena kakaknya mba khodijah telah pulang semalam juga


" sampai ketemu di sana yah sahabat sahabatku. chat mba Fatimah


menunggu taxi


terus melihat jam yang ada di tangannya aira bingung dan masih menunggu taxi


tiba tiba saat dia berjalan dan menyebrang jalan


" aisyah memanggilnya dan berteriak


" aira


deg hati adzam ikut sedih ketika mendengar nama itu di sebutkan oleh wanita yang kini satu mobil dengannya


" melirik ke arah suara // dan menghampirinua selalu samar smaa melihatnya dari jauh.


" ayo mas,,,, kita ajak aira


melajukan mobilnya dan berhenti tepat di jadian aira.


" emm... mba aisyah sama siapa yah??? tanya di hatinya


" aira ,,, ayo masuk


" ehh mba aisyah... mba sedang sama siapa??? // tanya aira //saat membuka mobil dan masuk di belakang aira kaget ternyata itu adalah mas adzam


" ayo mas... //adzam pun melajukan mobilnya


" aira ada sesuatu yang mau aku bicarakan


" aira yang dari tadi sibuk memainkan HP nya . //tiba tiba aiara mengambilnya


" mba.... //berusaha mengambilnya kembali


" aku sama mas adzam . //adzam mengisyaratkan nya untuk tidak memberitahukannya


" mas adzam,,, aisyah,,, pikiran ,,, apa mereka telah berhubungan//batinnya

__ADS_1


" sayang gak papa dong...


jleb


" kita akan segera menikah.


" apa// menikah... //gugup //k kapan???


3 hari lagi


tambah kaget dong dia


berusaha tersenyum sekuat mungkin


" canda kok,,,, //menatap keduanya.. kenapa sekarang hatinya mudah sakit dan rapuh


" jangan menatapku seperti itu aira // kau kenapa sih???


" iya aku minta maaf aku tadi berbicara asal,,, tapi aku serius akan menikah dengan adzam tapi nanti setelah adzam menyelesaikan kuliahnya


hati yang hancur kini semakin hancur sehancur hancurnya dan berkeping keping setelah dia terjebak oleh perasaan nya sendiri kini dia sendiri harus merelakan adzam untuk pergi selama lamanya dan menikah dengan aisyah


namun dia mengangap perasan mas adzam terhadapnya itu hanyalah masa lalu


mobil berhenti


mereka pun keluar dan bertemu ke 3 sahabatnya yang lebih awal tiba


" Hai ๐Ÿ‘‹//melambaikan tangannya dan meminta mereka untuk datang mendekat.


aira tak sengaja kesandung dan memegang tangan adzam.


" astaghfirullah,,,, maaf //adzam pun menolehnya.


"aira menepuk jidatnya //aira please jangan cerobah kaya gini dong.


"bisa cepatan gak sih //marah salah seorang wanita yang sedang berjalan di belakangnya karena banyak nya orang membuat jalannya sedikit macet dan pelan.


" bu.... aw//saat ibu ibu itu tiba tiba membuat rusuh dan mendorong aira.


aira sedikit kesal tapi dia tidak terpancing


" namanya juga ibu ibu harap sabar ....aja //mengelus dadanya


" loh bukannya tadi kamu sedang bersama aira ?? kemana dia???


" oh iya dia kemana yah??? //bingung juga


"aku pikir tadi dia mengikuti langkah kita... disana padet banget dan banyak orang mba. jadi mungkin saja dia masih berada disana.


" Mmm..... acaranya akan segera di mulai dan mereka duduk ddi depan


berbeda dengan aira karena tak ingin berdesakan dan mau maju kedepan pun percuma karena semua sudah di mulai dan dia pasti akan malu di lihat banyak orang kalau maju terus kedepan


dia berhenti tepat di ibu ibu yang tadi mendorongnya


" nih gara gara dia aku jadi gak kebagian di depan.


" mendegar ucapan itu aira berusaha diam namun lama kelamaan ucapan ibu ibu itu semakin yak nyaman di denagrkannya


" dia malah menuduh aira sengaja menyentuh seorang tangan laki laki dan dia mengikutinya


" masa sih bu

__ADS_1


" iya aku melihatnya kok.


" bu.... tolong berhentilah berbicara yang tidak tidak


" hang tidak tidak kamu bilang jelas jelas aku melihatnya.


" tadi aku benar benar gak sengaja bu//jelasnya


namun semakin dia menjelaskan ibu ibu itu malah semakin ngenyel dan membenarkan tuduhan itu


" aira pergi dari tempat itu untuk menghindari perdebatan itu namuan caranya sontak membuat banyak orang melihat ke arahnya.


" hey..... duduk dong //teriak sekelompok ibu ibu


" adzam melihat kebelakang dan menyadari adanya aira


" maaf Bu //mengisaratakan dengan mengangkat kedua tanganya dan memohon


duduk kembali di dekat ibu ibu itu


dia harus menutup telinganya karena ibu itu terus bicara yang membuatnya merasa sedih


ya bagimana tidak sedih tuduhan sebagai wanita genit dia Terima di depan matanya dan di dengar jelas oleh telinganya.


" gak usah sok pura pura Gak denger deh,,, daaasar wanita gak benar??


" menghela nafas panjang dan membuangnya lalu melemparkan senyuman dan menatap nya dengan tajam ibu itu


acara selesai dan airaulai berbicara dengan baik kepada ibu itu


" apakah ibu sudah puas menghina saya??


" jika ibu tidak tau bagaimana kehidupan seseorang itu ibu lebih baik diam dan jaga mulut ibu!!!! karena belum tentu apa yang ibu lihat saat itu adalah kebenarannya.


" saya harap ibu tidak lagi berlaku seperti itu tolong hargai juga aku sebagai wanita bu...


" alah paling itu akal akalan mu saja agar tidak banyak orang yang tau,,, mulutmu manis tapi sayang hatimu busuk.


pergi meninggalkan ibu itu dan sebelum dia pergi dari pondok ini dia niat ingin bertemu dengan gurunya dulu tapi orang orang sedang menunggu giliran dan dia hanya malu menangis dan pergi ke kamar mandi.


" sabrkan hatiku Tuhan ,,,, hiks


menghapus air mata yang jatuh tiba tiba hp nya berbunyi.


keluar untuk mengangkatnya


" mba khodijah //ada apa mba???


" kamu dimana aira


" aku...... lagi di...


HP nya sengaja dia matikan karena lagi lagi ibu ibu yang tadi datang dan membuat ke kacauan


bahkan sampai sampai dia mengatakan dan menuduhnua di depan umum membuat banyak perhatian dan banyak yang percaya


seketika aira ingat akan kesalah fahaman ynag dahulu pernah terjadi di sini beda nya itu di sengaja ss ementara dirinya tidak


beranjak pergi meninggalkan pesantren itu dan memberikan pesan bahwa kini dia sakit dan harus pulang duluan


" aku titip salam aja yah mba buat semuanya gus miftah dan keluarga besarnya.


dia sedikit kesulitan untuk keluar namun dengan sdikit demi sedikit dan pasti kini dia telah keluar dari keramaian itu.

__ADS_1


__ADS_2