Sahabat Sehidup Sesyurga

Sahabat Sehidup Sesyurga
mba khodijah melahirkan


__ADS_3

tepat 2 bulan setelah dia pergi dan tinggal di sana


mba khodijah akan segera melakukan persalinanya


selama dua hari perut mba khodijah sudah berkontraksi tapi belum juga melahirkan semua orang panik terutama mas ahmad suaminya


diruang rumah sakit hanya ada suaminya dan juga mba khodijah namun mba khodijah mereka sudah lemah dan capek " dia meminta agar suaminya segera menelpon aira.


diluar semenjak kemarin juga ayah dan ibunya sudah menelpon aira namun hp nya tidak aktiv mereka semakin panik " lalu mencoba lagi atas perintah mas ahmad, masih tidak bisa juga.


" ayolah yah cepat!! kasihan khodijah mungkin dia ingin berbicara dulu samaa adiknya


di dalam semua orang bingung dan panik begitupun dengan dokter sudah berbagai cara di lakukan namun saat ingin di oprasi mba khodijah menolak dengan alasan ia tak ingin nanti ada bekas luka di tubuhnya.


aira dia segera meminjam HP temennya sambil mengingat ingat nomer telpon mba khodijah karena dia baru saja akehilngan HP nya di jalan


" mba kok gak di angkat sih!! kenapa perasaanku gak enak begini yah??? terus menghubunginya walaupun belum ada jawabannya..


" sayang ayo berjuanglah demi anak kita // mas ahmad berkata dan terus bolak balik karena khawatir kepada calon bayinya dan juga ibunya.


" bu,,, apakah aira sudah bisa di hubungi??? //tanya mas ahmad untuk kesekian kali nya


semua orang yang sudah di hubungi oleh keluarga mb akhodonah mereka segera hadir dan datang ke rumah sakit mereka juga sama sama mendoakan agar mba khodijah bisa melahirkan dengan selamat keduanya


air yang telah di doakan oleh guru gurunya telah di minumnya dia kembali sadar dan sedikit ada tenaga namun yang di sebut lagi lagi adalah aira


" kemana kamu aira?? tanya ibu yang sedang sedih meneteskan air matanya sedari tadi karena melihat putri tercntainya kini tengah berjuang untuk hidup dan matinya.

__ADS_1


semua orang sedih dan panik terutama adzam walaupun dia terlihat cuek dan dingin gitu tapi hatinya tetaplah baik mendoakan mba khodijah juga .


10 menit terakhir saat mba khodijah ingin menyerah HP mba khodijah bunyi dan imas ahmad mengangkatnya


hiks.. suara tangisan yang di dengar oleh aira membuat aira panik dan bertanya "ada apa mas ahmad apa mba khodijah sudah melahirkan ?


"hey sayang bangun jangan menyerah kaya gini,//menggoyangkan tubuhnya , ini aira dia ingin bicara padamu sayang.. di akhir ingin menutup matanya dan saat semua orang pasrah tiba tiba mba khodijah bangun membuka matanya dan berteriak aira.....


" mba ini aku,, maafin aku mba,,,, ayo berjuanglah aku janji aku akan segera pulang //hiks


aira mata aira menetes bahgaia karena sudah sejak tadi mb akhodijha kakaknya berjuang untuk melahirkan dan lahirnya tangisan bayi terdengar oleh semua orang terutama aira


aira bersujud syukur kepada Alloh karena kini didirnya merasa lega setelah dari kemarin dia merasa bahwa hatinya di penuhi kegelisahan dan ketidak nyamanan di hatinya


" oaaaaa oaaaa .... tangisan bayi itu membuat semua orang bahagia dan berhasil membuat sang ibu dari ibu itu dapat bertahan juga


" sayang lihatlah ini bayi kita//dia benar benar cantik kan , lihatlah sayang ucap mas ahmad abadi memperlihatkan bayi yang kini sedang dia pegang setelah tadi salah satu suster membersihkannha dan membiarkan mas ahmad menggendongnya dan mengadzani nya.


aira yang bahagia dia belum juga tak berkata apapun selain bersyukur dan menyebut " alhamdulillah ya Alloh akhirnya mba khodijah dan bayinya bisa selamat. //batinnya.


kini kebahagian aira jelas terlihat di balik senyumnya


" aira makasih banyak yah karena kamu aku bisa melahirkan dan punya kekuatan lagi setelah aku merasa tubuhku lemah dan tak berdaya apapun , ucap mba khodijah yang sudah selesai membersihkan tubuhnya dan kini dia sedang berusaha menyusui anaknya


karena baru melahirkan jadi masih butuh waktu untuk mba khodijah untuk menyusui putrinya dia berusaha dan melakukan anjuran dokter untuk segera memberikan asi nya setelah beberapa kali mencoba akhirnya berhasil dan bayi itu seketika berhenti menangis lalu tertidur di pangkuan mba khodijah


" aira mba khodijah kaya nya harus segera istirahat karena kalau tidak nanti saat bayi itu bangun di tengah malam pasti mba khodijah akan begadang "ungkap mba Fatimah yang kebetulan saat itu juga belum pulang dan mendengarkan percakapan keduanya sedari awal tadi

__ADS_1


mba Fatimah awalnya marah kepada aira tapi aira yang sabar menjelaskan kejadian hnag sebenarnya dia pun percaya dan meminta maaf pada aira.


tut tut tut suara telepon terputus saat aira meminta izin untuk pamit dulu karena kini dirinya harus mengembalikan HP temennya itu.


" aku juga ingin segera punya anak mas,, semua orang setuju pada ucapan aisyah karena kini dirinya belum juga punya anak setelah menikah 3 bulan yang lalu bersama adzam


adzam yang mendengar ucapan aisyah dia hanya diam dan tak tau mau ngomong apa.


" iya adzam seharusnya kalian harus lebih berusaha lagi,, sudah waktunya kalian punya anak,, masa pacaran tiga bulan belum cukup juga//ucao mba Fatimah


" iya biar kita tuh nanti bisa samaan memiliki anak seumuran pasti seru . //jawab mba sayyidah


" tuh kan mas aku juga bilang apa!!! adzam membalasnya dengan se dikit tersenyum


mereka pamit karena gak mungkin juga mereka menginap dengan jumlah orang sebanyak ini pasti pihak rumah sakit tidak akan mengizinkannya karena mereka terlalu banyak


mulai dari mba Fatimah di susul mba khodijah dan yang lainnya mereka pamit satu persatu dan kini tinggalah suami mba khodijah dan kedua orang tuanya


walaupun ibunya sudah meminta ayahnya untuk pulang saja tetap saja dia tak ingin pulang" aku ingin lebih dekat dengan cucuku masa gak boleh sih!!! //ungkap pak setiawan kepada ibu dewi


" lagian bagaimana bisa aku pulang dan tidur nyenyak sementara anak dan cucuku masih berada disini dan belum juga di izinkan pulang.


duduk di sofa rumah sakit sedikit emmebuat ayah nyaman , tak lama kemudian dia tertidur


mas ahmad yang selalu setia mendampingi dan menjaga istri dan anak yang baru lahir dia dengan telaten menjaga keduanya.


mulai dari menemani mba khodijah saat ingin pergi ke kamar mandi, menggeneong anaknya ketika menangis semua terasa membahagiakan .

__ADS_1


sekali kali ibu dewi terbangun dari tidurnya dan membantu mas ahmad menjaga keduanya


mereka bergiliran untuk melakukannya agar keduanya tetap terjaga.


__ADS_2