
**suatu malam saat aira baru pulang mencari kerja tiba tiba aira tak sengaja mendengarkan perdebatan anatara ayah dan ibu nya
aira yang capek dan lelah berniat untuk istirahat namun sayang saat itu dia harus mendengar hal yang pahit dari keduanya
" mas aku tau kamu capek aku juga tau aku capek mas,,,,,tapi seharusnya kita dari dulu tidak harus mengambilnya dan mengurusnya dari panti asuhan.
" siapa yang ibu sama ayah bicarakan //hatinya mulai bertanya tanya.
" seharusnya kita juga memberitahunya bahwa kita bukan orang tua kandungnya agar dia tidak terus terusan bergantung dan manja sama kita
" manja , bergantung //nya tiba tiba aira ingat sama kata kata mba khodijah yang selalu memintanya untuk bisa mandiri dan tidak terlalu bergantung padanya.
" aku,,, panti asuhan... semuanya memenuhi pikirannya dan dia mulai menangis.
saat dia ingin menutup kedua telinganya karena pernyataan menyakitkan itu " tidak, tidak mungukin aku anak panti asuhan!!! // ucapnya sambil menangis
" apalagi sekarang dia mau kuliah di luar negri,, darimana mas dari mana uangnya??? //kesalnya
" tapi bu kalau kita kasih tahu sekarang pasti cita cita dia akan terhenti dan pasti dia akan mencari tahu dimana ayah kandung nya sekarang .
" bagus dong yah dia mencari ayah kandungnya agar ayahnya mau bertanggung jawab kepadanya.
"selama ini kita sudah mengurusnya dengan baik , selama ini dia tumbuh menjadi anak yang baik dan pintar... pasti orang tuanya bangga padanya.
" tidak bu,,, tidak sekarang.
aira sudah tidak smagguo lagi mendengarkan dan menutup telinga nya dia datang dan bertahan sama keduanya
" apa,, apa maksud kalian //bu jawab aku bu.... apa iya aku bukan anak kandung kalian?? apa iya akau anak panti asuhan bu??? tangisan nya pecah saat ibunya mulai mengangguk dan meng iyakan pertanyaan aira
" maafin ibu aira,,, //hiks
"kenapa ibu sama ayah yidak jujur dari awal padaku bu..
" ku dengerin ibu, ibu sama ayah sayang sama kamu, apalagi mba khodijah.
" cukup bu,, kalau ibu smaa ayah dan mba khodijah sayang sama aku kenapa ibu merahasiakan semuanya dariku.
kenapa ibu tega sama aku bu.
ibunya berusaha menenangkan aira
memelukanya penuh dengan erat
" kau harus mendengarkan kami nak.... kami sayang padaku, kami tak ingin kehilanganmu dan kami ingin selamanya menjadi orang tuamu taoi saat ini sudah waktunya ayah sama ibu memberitahu kamu siapa ayah dan ibumu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
flasback
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
saat mba khodijah berusia 4 tahun
ibu dewi dan bapak setiawan punya 1 orang putri yang cantik dan ceria yang tak lain dan tak bukan itu adalah mba khodijah
saat itu mba khodijah meminta seorang adik perempuan untuk bisa menemaninya bermain
namun sayang ibu nya sakit kista dan membuatnya tidak bisa memiliki anak
sudah beberpa kali mba khodijah kecil itu kecewa marah dan sedih karena permintaannya tidak di turuti oleh keduanya
dia pergi dari rumah dan tinggal bersama neneknya
1 minggu penyakit ibu dewi semakin serius dan harus di periksa ke dokter
dokter pun menyarankanya untuk di oprasi namun permintaan ibunya sebelum di oprasi dia ingin bertemu putrinya
" khodijah kecil menolaknya
suami hnag sselu setia menemaninya akhirnya menandatangani surat untuk melakukan oprasi mau tidak mau bu Dewi di oprasi dan di bius total
saat semua sudah di lalui olehnya namun aanka tercintanya belum juga kembali
dia berusaha mengambil paksa namun mba khodijah yang kecil marah dan semakin membenci keduanya
" hati suaminya sakit ketika melihat wanita yang di cintainya merasakan sakit dan rindu yang teramat dalam
2 bulan hidupnya semakin menyedihkan dan anaknya belum juga kembali
dia di usir sama anaknya sendiri dari rumah orangtuanya .
orang tua bu Dewi tidak bisa aberbuat apa apa karena semakin mereka membujuknya pulang maka dia semakin marah dan memberontak
ibu dewi harus kembali di oprasi karena kista yang ada di rahimnya tiba tiba tumbuh lagi dan dokter menyarankan untuk mengangakta rahim ibu dewi
ibu dewi bersikeras untuk tidak melakukannya
" maaf Bu,,, pak ini hanya nasihat dokter saja
" terutama untuk bapaknya apakah bapak akan rela jika kehilangan ibu dewi juga karena kista yang semakin di buarkana akan membesar dan akan terus membuat tubuh ibu dewi kesakitan dan kemungkinan besar akan meninggal dunia
tapi pilihan kedua jika di angkat rahim ibu dewi maka ibu dewi akan baik baik saja tapi mohon maaf Pak ibu dewi tidak akan punya anak lagi setelah itu.
pernyataan itu menyakiti hatinya ibu dewi dia lari dari rumah sakit
sehati semalam pak setiawan mencarinya dan yak juga menemukannya
pak setiawan pergi ke sebuah masjid dan dia berdoa
__ADS_1
" ya Alloh apa yang harus akau lakukan bagaimana ini,,, aku bingung ya Allah doa dari pak setiawan tak sengaja di dengar oleh slah satu pengurus masjid itu
" ada apa pak!! coba ceritakan sama saya siapa tau saya bisa membantu ???
pak setiawan mulai bercerita dari awal sampai akhir dan pak pengurus mesjid itu pun memberikannya solusi untuk pergi ke panti asuhan untuk mengadopsi anak yanga da di sana yang kebetulan ada seorang anak perempuan yang di tinggalkan mati oleh ibunya
segera kesana dan emngambilnya untuk di adopsi
keesoakn harinya pak setiawan saat hendak pulang mmenjbut anaknya dia bertemu dengan bu Dewi dan dia pun membawanya, dan mengenalkan bayi itu padanya
bu Dewi tersenyum dan langsung punya ikatan sama anak itu
dia bergegas pergi kerumah untuk mandi mengganti baju dan mau di oprasi untuk di angkat rahimnya .
2 hari kemudian dia datang menemui anak tercintanya
" bu.. mana khodijah bu,, aku ingin bertemu dengannya.
" dewi dia siapa??? anak siapa yang kamu bawa dewi??
" dia anakku bu // kekehnya
" anak!!! kaget?!! dia siapa iwan kenapa kalian membawanya
" dia anak yang kami adopsi bu .
" apa adopsi
bapak setiawanpun menjelaskannya dan meminta ibunya dari dewi sang istrinya agar tidak menceritakan hal itu pada anaknya
khodijah kecil pun menemuinya dan dia bahagia kini ada bayi kecil di pangkuan smag ibu dia mengajaknya bicara dan mencoba ingin memangkunya
" nak kamu ini masih kecil,, nanti debay nya jatuh
" ibu apakah dia adikku??
" iya nak dia adikmu..
semua orang terdiam menyaksikan anak itu dan ibu itu bahagia
Anak-anak yang tidak tau apa apa ini tak menanyakan kapan ibunya melahirkan tapi dia hanya senang saja ketika melihatnya dan melupakan rasa bencinya pada ibunya
namun kehadiran bayi itu membuat khodijah semakin mencintai ibunya dan menurut padanya
apapun yang di katakannya pasti akan di turuti olehnya
dia sangat menyanyangi adiknya dan sampai sampai dia ikut begadang bersama kedua orang tuanya untuk mengurus dan menjaga adiknya itu
nya adiknya itulah yang bernama aira yang telah di adopsi sang ibu**
__ADS_1