
seiring berjalannya waktu kini tak terasa ternyata mereka sudah menjalani persahabatannya sudah hampir 7 tahun
semakin hari yang mereka lihat adalah aira semakin dewasa kini usianya sudah menginjak usia 21 tahun
perjalanan kami selama menjadi sahabat pasti ada bahagia dan juga sedih, ada tawa dan air mata, namun kami tetap bersama dan sudah berjanji untuk menjadi "sahabat sehidup sesyurga"
untuk pertama kali nya aku aira mendapatkan sahabat yang seindah ini, sepeduli ini, dan sedekat ini, kami terasa bukan hanya sekedar sahabat tapi lebih dari itu kami sudah saling menyayangi sama seperti layaknya saudara .
di suatu hari gus miftah tiba tiba memanggil mba Fatimah kami penasaran ada apa? kenapa? tiba tiba amba Fatimah di panggil.
kami menunggu nya hampir 2 jam yang lalu
setelah kami bosen menunggu dan penasaran apa yang terjadi akhirnya mba Fatimah mulai berbicara saat terdiam beberpa menit saat kami bertanya padanya??
"mba! ada apa???
" iya apa semunaya baik baik saja//mereka penasaran karena selama di sini mereka selalu patuh dan baik baik aja tak pernah melakukan kesalahan apapun.
"mba//tepukan di pundaknya membantu dia tersadar dan melirik ke arah mereka.
" mereka terdiam dan bingung //lalu mengingat apa yang sebenarnya telah terjadi.
" dar//mba Fatimah memukul sebuah lemari ynag ada di dekatnya dan membuat mereka tersadar dari lumunannya.
" hayo apa yang kalian pikirkan hah//tanyanya sedikit tertawa
"mba bikin kaget aja deh
" loh kok kalian yang kaget sih! seharusnya aku dong yang kaget bukan ny kalian! gimana sih??//herannya
" mba... panggil mba sayyidah yang sangat penasaran
"apa ??? //ledeknya
" kalian pasti ingin tau kan apa yang di samalaikan gus miftah tadi
"mereka semua mengangguk dan akhirnya mba Fatimah mulai bercerita namun smeuanya semakin kaget dan terdiam saat mendengarkan ucapan mba Fatimah.
" apa mba Fatimah serius.
__ADS_1
"iya, untuk apa aku berbohong pada kalian! kalau kalian tidak percaya klain tanyakan saja sama gus nya. //kesalnya karena tak ada satupun yang percaya bahwa kini mba Fatimah akan di jodohkan dengan seseorang padahal mba Fatimah sudah punya komitmen dengan seseorang untuk bersama.
"lalu apa yang akan mba Fatimah lakukan?? //tanya sayyidah
" iya aku juga bingung harus apa??
" mba Fatimah apa mba sudah yakin dengan laki laki yang sudah berkomitmen dengan mba saat ini.
pertanyaan dari sayyidah membuatnya bingung dan tak tau harus bagiamana karena sejujurnya mba Fatimah dan juga mas gibran sudah hampir 6 bulan berkomitmen namun belum juga ada kepastian.
1 minggu telah berlalu saat perjodohan itu
"bagiamana Fatimah apakah kamu mau? //tanya sang gus miftah
" Fatimah pun terdiam dan tak memberikan jawaban apa pun.
pertemuan pertama antara mba Fatimah dan mas farhan mereka tak berani untuk saling pandang mereka canggung dan hanya mendengarkan tak mampu berkata apapun hanya tersenyum dan menundukan pandangan mereka
"farhan, Fatimah, coba kalian saling pandang dulu apa kalain merasa cocok atau tidak //perintah gurunya
"keduanya pun saling pandang namun hanya beberpa menit dan mereka saling tersipu malu dan keduanya tersenyum.
dan gurunya pun menyimpulkan bahwa keduanya telah menerima perjodohan ini dan akhir dari pertemuan itu mereka akan segera menikah dan memberi tahu kedua orang tua mereka akan ada pertemuan sekaligus untuk mempersiapkan segalanya.
keduanya kembali
mas farhan pulang ke rumah dan mba Fatimah pergi ke ruangannya yang ternyata disana sudah terdapat ke 4 sahabatnya yang sudah penasaran
"mba!! aku lihat tadi laki laki itu keluar dari rumah gus miftah apa dia orang yang mau di jodohkan dengan mba??
" ssttttt...... //tutup dulu pintunya
aira pun menutupnya
" iya dia adalah orang nya?? //sontak membuat mereka senang
" ganteng kok mba //jawab aisyah.
"huussttt...... //memperingati aisyah agar tidak menggoda mba Fatimah karena kini hatinya belum juga tau apakah dia kaan memilih laki laki yang di jodohkannya atau dia laki laki yang sudah di kenalnya selama 6 bulan itu.
__ADS_1
" mba Fatimah pun melihat ke arah mereka semua.
"deg //mereka pun deg deg gan
" ya aku menerima perjodohan ini //ucapannya sontak membuat semuanya tersenyum bahagia
karena selama 6 bulan ini mba Fatimah sudah berusaha untuk mengikuti qpa hang di mau laki laki yang di kenalnya itu tapi nyatanya dia belum juga memberikan keputusan kapan akan menikahinya
apalagi selama 1 minggu setelah pernyataan gurunya mba Fatimah sudah memintanya dan memberikan waktu padanya untuk mau melanjutkan komitmennya atau tidak dan nyatanya laki laki itu hanya meminta waktu lagi dan lagi akhirnya membuat keputusan mba Fatimah bulat.
keesokan harinya pertemuan keluarga telah berlangsung dan membuat kedua keluarga tersebut akhirnya memutuskan tanggal pernikahannya bagi keduanya yang akan di gelar 1 bulan lagi
mba Fatimah tetap menjalani kehidupan di pesantren dan mas farhan calon suaminya tetap bekerja dan menyiapkan segalanya tentu di silakan oleh kedua keluarga dan mempelai
mereka semua merasa bahagia karena akhirnya impian mba Fatimah untuk segera menikah tercapai walaupun bukan dengan pria itu tapi setidaknya mba Fatimah sudah menemukan tambatan hatinya yang sebentar lagi akan menjadi suaminya .
favorit menuju pernikahan mba Fatimah dan mas farhan
"mba apa semuanya sudah siap ?? tanya sayyidah dan juga khodijah
" semuanya sudah siap tinggal 10% lagi
" baiklah mba ada yang bisa aku bantu lagi??
"tidak kalian pasti lelah lebih baik kalian istirahat ajaa lagian selama ini kalian sudah banyak membantu aku dan keluargaku.
" gak papa dong mba kita kna sahabat.
akhir akhir ini antara aisyah dan juga aira mereka sedikit agak sibuk dengan urusan mereka
aisyah yang beberpa hari lagi akan menyelesaikan skripsinya
dan juga aira yang sibuk memikirkan untuk melanjutkan kuliahnya karena dia sudah merasa sudah saat nya dia kuliah dan melanjutkan cita citanya yang sempat dia tunda karena ada keinginan lain yang ingin dia capai
3 tahun selama di pondok sudah banyak membuatnya berubah dan lebih baik lagi yang akhirnya dia sendiri pun berpikir "kenapa gak di ambil keduanya sama seperti mba aisyah mba khodijah mba sayyidah dan juga mba Fatimah mereka itu ada yang s1 ada juga yang s2 dan mereka berhasil mengejar target mereka sesuai sama apa yang mereka mau
tapi alasan yang membuat aira tidak mengambilnya dulu karena dia ingin focus dulu sama satu hal setelah selesai makan dia kna mengambil hal yang lain agar memaksimalkan apa yang dia mau.
dan kali ini keinginannya berbeda nya itu dia ingin kuliah di luar negri dan itu artinya dia akan pergi meninggalkan mba khodijah dan juga yng lainnya dan saat ini dia belum siap untuk semua itu.
__ADS_1