
*tenang saja kan kamu juga sebentar lagi akan mengalami hal yang sama //canda mba Fatimah
mereka yang menikmati makanan yang di hidangkan yang punya rumah tentunya masa iya bawa sendiri hehhehe
memakan dan menikmati semuanya
" terus aja habis khodijah,, gak papa kok,, tenang aja inikan rumah kamu juga hhehehe
" ehh mba,,, maaf mba ini bawaan debay kok //alasannya
" Mmm alasan aja padahl lapar kan wkwkwk .
" tau ajaa kamu aisyah.
2 jam berlalu
saat aira di tanya kapan dirinya akan menyusul
dia bingung harus menjawab apa!!!
" aira apaa kamu sudah punya calonnya?? pertanyaan dari ibu mba Fatimah membuatnya terdiam.
bahkan semenjak menyebarnya pernikahan mba aisyah aira jadi sering mendapat pertanyaan semacam itu entah dari mba Fatimah, mba sayyidah, mba khodijah dan dari orang orang di sekeliling mereka
aira panas dingin di cecar pertanyaan semacam itu dia takut salah ngomong, dia takut di jodohkan secara tiba tibatiba, dn dia takut jika kuliahnya akan terhenti jika harus menikah terlebih dahulu
" aira kok kamu gemetaran gitu sih//ungkap mba Fatimah
" mmmm.... gak kok mba segera berdiri untuk menghilangkan ke gugupannya dan pura pura ingin pergi ke kamar mandi
" hey aira jangan menghindar gitu dong //teriak mba Fatimah
5 menit kemudian iara kembali dan mereka masing dengan topik yang sama nyaitu penasaran apakah aira sudah memiliki calon apa belum???
" aira jawab dong????
" kalian ini aku kan masih akan kuliah jadi aku masih belum kepikiran untuk kesana mba.
__ADS_1
" ahh bohong
"serius mba.
mereka pun menyerah untuk bertanya lagi karena jawaban aira masih sama
sebelumnya mereka sebenarnya sudah tau bahwa aira akan segera pergi keluar negri untuk kuliah namun mereka meminta aira untuk disini dulu sampai hari pernikahan aisyah selesai
bahkan aisyah sendiri juga yang memintanya langsung
" aku gak akan mau lagi bersahabat denganmu jika kamu pergi besok aira?? ancam mba aisyah
" iya mba.. sebenarnya aira sudah memesan tiketnya terlebih dahulu sebelum mengetahui pernikahan mereka di gelar tanggal 17 juni
seharusnya itu juga hari dia berangkat tapi dia mengundurnya 1 hari
pukul 7 malam
mereka pamit untuk pulang sementara aisyah di antar oleh aira dan mba khodijah karena takut terjadi apa apa
percakapan antara mba aisyah dan mba khodijah jelas terdengar oleh aira
karena merasa kasihan mereka membelinya dan memberikan sejumlah uang pada anak itu
" makasih kak //ucapnya sambil berlari karena lampu merah akan berhenti
" kasihan yah mba anak itu tinggal di jalanan sendirian lagi //ucap aisyah
untung kita masih punya orang tua dan juga rumah yang layak untuk kita tunggali //aisyah pun berkata dengan karena dia lupa bahwa aira pun kini telah di tinggalkan kedua orang tuanya pergi
" coba deh mba bayangin ama dia saja jika mereka ada yang meng adopsinya maka kehidupannya pun akan sama kaya kita //kata kata itu membuat aira mengingat bagaimana jika dirinya benar benar ada di posisi anaka itu pasti kini masa depannya sudah jelas akan berada di jalan yang tak tau arah
air mata yang menetes menyadarkan mereka bahwa kini ucapan ketiganya telah melukai hatinya
" m maafkan kami aira //aira segera menguatkan hatinya kembali dan berpura pura tak terjadi apa apa dan menyakinkan mereka bahwa dirinya baik baik saja.
karena merasa bersalah mereka berhenti di jalan lalu mengajak nya untuk pergi membeli sebuah aromanis kesukaannya dimasa kecil.
__ADS_1
dengan begitu aira tersenyum lagi.
aira mba khodijah mas ahmad dan juga mba aisyah kini sudah sampai di dekat rumah mba aisyah
mba aisyah tak lupa menawarkan kami untuk masuk dulu tapi karena waktunya sudah malam kami pamit pulang
di perjalanan mas ahmad dan juga mba khodijah mengajak aira berbicara
" aira... kami harap kamu tidak tersinggung yha masalah tadi!! maaf kan kami. jika kami menyakitimu.
" tidak apa kok mba,, udahlah semuakan udah berlalu dan aku jadi yakin betapa beruntungnya aku di adopsi dan di urus sama keluarga mba!! gak ada yang salah kok sama apa yang kalian ucapan aku hanya sadar bahwa suatu saat nanti aku ingin membalas semua kebaikan kalian terhadap ku. karena kalian lah keluarga yang aku punya sekarang.
aira tersenyum manis dan membuat hati mba khodijah bahagia sekaligus sedih.
clek
suara pintu di buka dan tepat di hadapan mereka kini ada dua orang yang telah menunggu kedatangan mereka
" darimana saja kalian ini???
"kenapa baru pulang?? kamu ingatkan khodijah kamu itu lagi mengandung gak baik buat ibu hamil pilang malam gini, coba akmu lihat ini jam berapa
meeka melihat ke jam dinding dan waktu menunjukan pukul 9
" baru jam 9 kok bu,,,, tenang saja aku kan bersama mas ahmad.
" tetap saja kmai khawatir dan lain kli telepon dulu dan beritahu kami dulu agar kami tidak cemas apada kalian
" baik bikalha ibu, ayah,,,, tolong biarkan kmai istirahat sekarang, jangan terus terusan mengomel pada kami,, oke....
" aira hanya tersenyum manis dan terlihat dia sudah ingin sekali merebahkan tubuhnya di kasur namun percakapan keduanya belum selesai karena ibu yang selalu bertanha terus menerus
mas udah yukkk aku capek tau,, ajja mb akhodijah.
karena kasihan melihat mba khodijah ubah sedari tadi ingin istirahat mlah kena omel, aira segera ikut bicara dan menjelaskan semuanya, orang tuanya lahirnya mengerti dan membiarkan mereka untuk istirahat
keesokan harinya
__ADS_1
aira sudah menyiapkan barang barang yang ingin dia bawa dan semua sudah tersusun rapih di dlam koper karena dia tau bahwa mulai hari ini dan besok dirinya harus berasa di acara aisyah sahabatnya untuk membantu dan menyaksikan pernikahan kedua orang yang berarti dalam hidupnya .
semenjak aisyah tau aira akan segera pergi keluar negri dia dan aira dekat kembali dan memperbaiki kesalahan fahaman di antara mereka