Sahabat Sehidup Sesyurga

Sahabat Sehidup Sesyurga
khawatir


__ADS_3

" adzam sayang *bangun... terus berusaha memanggilnya sambil berjalan menuju kamarnya


kasur yang masih terlihat rapih umii mulai mencari adzam keseluruh ruangan rumah terutama ke dalam sebuah kamar mandi


saat dia tak mendapatkan keberadaan adzam sang anak dia khawatir dan terus menelponnya


" kamu dimana sih nak!!! kamu baik baik aja kan,, umi sayang mengkhawatirkan mu.


terus berusaha memangggil nomer yang sebelumnya sudah iya beri nama dengan sebutan anakku sayangku!! namun tak ada jawaban karena kebetulan saat itu adzam belum men charger HP nya


suara mobil berhenti di depan rumah nya


bi " tolong bukan pintu???


" bibi segera menemui panggilan umi dan membukkan pintu // bibi yang kaget saat emilihat luka di wajah tuannya dia langsung bertanya!!!!!ada aapa denganmu tuan,,,


adzam segera duduk di sofa dan membenarkan posisi duduknya hang menurut nya sedikit kurahg nyaman..


bibi segera pergi mengambil sekotak p3k untuk segera mengobati luka tuannya

__ADS_1


" ga usah bi aku tidak apa apa kok


" siapa bi,, apa dia adzam //umi yang belum sadar anak nya sudah pulang dia terus menelponnya dan mengkhawatirkan nya


" bi apa dia baik baik saja kenapa perasaanku gak enak yah bi?? adzam yang mendengar kan langsung akan ke khawatiran seorang ibu terhadap anaknya membuat dia senang dan bahagia ternyata uminya masih sama seperti dulu yang selalu mengkhawatirkan anaknya ketika belum pulang,, selalu memberikan nasihat jangn terlalu pulang malam.


dia adalah sosok ibu yang selalu perhatian dan juga peduli banget sama anak anaknya sempat dulu mereka masih bersama


umi yang selalu berusaha untuk menjadi ibu yang baik bahkan dia bisa di bilang terlalu over protektif terhadap anak anaknya terutama terhadap anak gadisnya yang saat itu masih menginjak umur 15 tahun


dinda sangat adik yang masih remaja itu dia belum terlalu mengerti dunia luar karena selama ini dia tinggal di pondok dan bermain bersama dengan keponaknanya saja,, jarang kelaura sekali keluar mereka kanakeluar bersama dan itupun untuk acara bersama jarang untuk bertemu dengan orang luar


umi marah ketika melihat dinda ynag baru pulang dan hanya berdua di bonceng cowok pake motor terlihat sangat dekat sehingga saat laki lki itu pulang,, umi menasihati dinda untuk tidak terlalu dekat dengan laki laki!!! tapi bukannya menerima nasihat dari sang ibu


dia orang yang baik kok kita juga udah berteman sejak lama masa hanya untuk di antarkan saja tidak boleh.. //marah dinda


" bukan gak boleh berteman dengan siapa pun tapi kamu harus lihat lihat dulu orang nya sayang???


" umi hanya tidak ingin kamu salah bergaul dan umi minta kamu untuk tidak lagi perhi atau pulang begini berduaan pake motor.

__ADS_1


" ihhh //kesal dinda dia jenuh dan capek mendengar nasihat umi nya dia segera pergi dan menutup pintu kamarnya


umi selalu berusaha untuk membuatnya mengerti dan membujuknya agar tidak marah


" buka dulu sayang umi mau bicara padamu??? //terus berusaha sampai akhirnya dinda membuka kan pintu untukku nya lalu dia pergi ke kamar ayahnya


" bi aku capek bi jika harus di kekang gini,,,, gak boleh inilah, gak boleh itulah //dia mulai mengadu pada abi.


" sayang gak seharusnya kamu membuatnya seperti ini,, biarkan saja selama itu wajar wajar saja gak papa kok. mau berteman sama cewek atau cowok asal dia harus mengingat apa yang boleh aapa yang gak boleh di lakukannya.


" aku pikir kamu akan berpikir an hal yang sama !!! //kecewanya karena dia berharap bahwa dia dapat dukungan dari suaminya tapi suaminya malah menyuruhnya untuk tidak terlalu mengekang anak gadisnya itu!


berhasil dan puas dengan penuh kemenangan " dinda kembali ke kamar dan mninggalkan kedua orang tuanya yang sedang bertikar panas


" sayang kamu taukan ketikaa kita mengekang dia maka dia akan berontak jadi biarkan saja


"gak mas aaku takut terjadi apaa apa padanya?? makanya aku selalu peduli dan ingin tahu bagaimana lingkungan sekolahnya,,, bagaimana pertemanannya dn aku sudah mengetahuinya bagaimna anak-anaknya yang mengantarkan nya pulang itu dia bukan tidak baik cuman dia sedikit terlihat aneh dan hatiku mengatakan agar dinda menjauhi laki laki itu.


dinda yang sedari tadi debat dia selalu mengatakan bahwa laki laki itu baik,, dan dia mengatakan bahwa " mana mungkin umi tau kehidupan kami disekolah,,,umikan jarang banget pergi keluar

__ADS_1


awal dari masalah itu kini malah semakin panjang dan kemana mana


membuat kedua orang tuanya bertengkar hebat


__ADS_2