
1 *hari setelah dia mendapatkan paspor itu dia yang sengaja datang untuk menemui undangan syukuran atas bayi yang di lahirkan mba Fatimah
dia datang bersama keluarganya dan dia yang masih takut untuk menggendong bayi dia berusaha untuk menghilangkan rasa takutnya
" mba aku takut lho sebenarnya tapi lihat sekarang aku bisa menggendongnya kan //tersenyum kecil
" iya iya aira,,, kami latihan dulu yah sebelum nanti kamu menggendong keponakanmu sendiri
" hmmm //tentu saat nanti dia lahir pasti aku sudah mahir tenang aja mba jangan khawatir aku akan ikut menjaganya juga sama seperti mba yang sudah baik menjagaku
" adikku ini ... elus kerudungnya
" ehh aira tumben gak telat
"tante // cemberutnya karena dapat sindiran
" maaf tante bercanda kok.... ternyata kamu sudah jago juga yah menggendong bayi
" Mmm pasti tante ngeledek aku nih
" tidaklah untuk segini lumayan sih tapi perlu latihan lagi takut nanti bayinya kenapa napa lagi kalau caranya gak benar.
" Mmm siap tante.
mereka bergiliran menggendong bayi itu
aira mengajak bayi itu bermain ,, dia tidak menangis dia malah tersenyum selalu padanya
saat asik bermain seseorang datang dan itu aisyah dan juga adzam
" deg //hatinya berdebar tatkala melihat adzam
" assalamu'alaiku mba !!! mba selamat yah untuk Tasyakuran nya.
" selamat yah mas mba..
" iya makasih yah kalian udah datang....
" semoga pernikahan kalian lancar juga yah .
hatinya seakan berhenti berdetak saat mendengar kebenaran pernikahan mereka yang sudah dekat
" ciye calon pengantin nih ye //ucap mba khodijah
" iya sebentar lagi keluarga kita akan bertambah nih sayang. //iya sayang jawab mba Fatimah
" mba jangan keras keras malu sama orang orang //bisik aisyah
"astaghfirullah kholadzim aira//saat melihat bayi yang di ajaknya main hmalir jatuh
"mmmm... maaf mba //ceroboh banget sih aira
__ADS_1
mba Fatimah segeraenggendong bayinya dan mengambilnya .
" aira hati hati dong //mereka segera menghampiri air adan bayi itu
" maafin aku mba //iya untung aja dia tadi gak jatuh coba kalau jatuh benaran.
" udah sayang bayi kita gak papa. //iya sih mas tapi tadi aku tuh syok banget tau.
" hem... //aira merasa bersalah dan gak enak hati.
"mba marah yahh sama aira
" gak kok air aaku tadi cuman syok aja kok,, udah gak papa kok aku gak marah.
"ehhh aira udah lama lho kita gak bertemu //ucap aisyah menyapanya saat semua prnah kini focus kembali sama acaranya
aira mengikuti mba khodijah untuk melihat keadaan bayi mba Fatimah
" aira tunggu kok kamu kaya gak senang gitu mendengar aku mau menikah sama mas adzam???
" mm... maaf mba bukan begitu!!! aku tadi cuman masih gak enak aja kok sama mba Fatimah
" ada apa denganmu aira???? // berhenti
" aku bertanya padamu //aku jawab aira aku gak papa,, emang nya kenapa kamu bertanya seperti itu.
" iya kenapa kamu tidak memberikanku ucapan selamat kita masih menjadi temen kan aira.
aira yang mendengar kata itu akhirny apa menyadari bahwa ya selama ini dia dan aisyah hubungannya kurang baik dan terkesan keduanya semakin hari semakin menjauh
dari situ terlihat sedikit ada permasalahan di antara mereka
di tambah aira yang sedikit menjaga jarak diantara mereka karena dia harus berusaha melupakan adzam dan membiarkan adzam untuk menjadi dekat sama mba aisyah
flasback
saat aira mendengar semua pengakuan terhadap perasaanya kepada mas adzam disitu aira bersi keras untuk melupakan mas adzam dan membuat mereka menjadi dekat berbagai cara telah di lakukan
mulai dari menjauh dan menghindari adzam agar dia juga dapat melupakan perasaannya juga
menolak lamaran adzam
dan akhirnya meminta seseorang nyaitu revan agar dia membantu nya untuk membuat mereka lebih dekat*
aura ingat betul semua kebaikan yang telah mb a aisyah berikan selama ini dia juga sering meminjam uang pada mba aisyah saat mba khodijah tidak mengetahuinya bahwa uangnya telah habis dan sempat orang tuanya telat mengirimkan uang padanya
bahkan aira pernah sakit aisyah yang membawanya dan membanyarnya
semua kenangan bersama aisyah dia ingat betul tak ada cara lain selain merelakan mas adzam untuknya
walaupun sempat di antar aira dan adzam mereka membicarakan tentang pernikahan
__ADS_1
aira hanya tersipu malu saat adzam sering kali menggodanya
" aira sayang //hahahha gelap tawa menyelimuti mereka kala itu dan membuat aira pun tak mampu menolak perasaan bahagianya saat bersama adzam
" ihh kok pake sayang segala//kan biar romantis gitu masa iya saat nanti kita menikah mau panggil aku sama kamu kan gak mungkin cantik.
" ihhh //seketika panggilan sayang cantik membuat wajah aira merah merona,, adzam semakin menggodanya
" ada apa,,kenapa wajahmu merah merona gitu.
" Mmm//wajahku memegang kedua pipinya dan saat dia melihat layar di HP yang terdapat wajah adzam,, dia pun tersadar bahwa adzam kini menatapnya dengan leluasa dan tersenyum manis padanya
" jangan salting dong,,, salto aja gimana??? //hahha
" kamu ini.... udah ahhh aku mau
" mau aku temanin gak ??
" gak kita kan bukan muhrim..
" kan sebentar lagi akan menjadi muhrim
semua keromantisan itu terjadi saat adzam baru pertama kali menyatakan perasaannya dan aira hanya tersenyum malu dan belum ngasih jawabna apapun
namun entah kenapa saat ketiga kalinya adzam mengatakan niatnya dn keinginannya untuk menikahinya tiba atib aira menolaknya dan memintanya untuk segera melupakannya
saat saat itulah mereka menjadi dekat dan atas bantuan revanlah mereka jadi sering bertemu
"aira kenapa kamu malah merelakan dia bersama sahabatmu itu,, bukankah kmu sendiri tahu bahwa adzam menyukaimu .
" jangan sok tau,,,kamu tau dari mana??
" aku tau aira karena saat pertama bertemu adzam sudah memperhatikanmu danmenyukaimu.. , apakah kau tak menyadarinya??
" sudahlah aku tak ingin mendengarnya lagi... biarkan saja mereka lebih dekat... aku tau bahwa mba aisyah sama mas adzam itu sangatlah cocok dan mereka pasangan yang saat serasi!!! cantik ganteng sama sama pinter dan juga baik..
" apa kau tak menyukai adzam aira??
" pertanyaan macam apa ini,,,, //berusaha mengalihkan pembicaraan
" ayolah aira kau aku saja bahwa kau juga menyukainya.
" tidak revan//berusaha menyakinkannya agar dia mau membantunya.
" baiklah jika suatu hari kamu menyesal maka jngan salahkan aku ok..
" justru aku akan menyesal jika aku membiarkan sahabatku patah hati ๐//batinnya
" aira //panggil revan lagi dan menyakinkannya akan rencananya
__ADS_1
" apa kau tak akan menyesal??
" mba aisyah adalah teman baikku rev ,, aku tau bagaimna cara membuat dia bahagia,, aku juga ingin melihatnya bahagia sama seperti waktu pertama kali aku tahu betapa bahagianya dia saat mengatakan bahwa dia mencintainya dan ingin di nikahi sama adzam.