
...pagi hari pukul 06:30...
...*besok acaranya akan segera di mulai namun saat aira bertanya sama mba sayyidah tentang masalah souvenir " mba sayyidah terdiam ....
" mba apakah mba marah sama saya?? //khawatirnya
" tidak aira, sudahlah gak papa yang gimana juga terserah kamu yang penting souvenir nya ada kan //sedikit tersenyum.
"makasih yah mba mba sudah mau mengerti!!!! sekali lagi aku minta maaf
aku tau kamu lelah sekarang kamu pergi dan ambilah barang yah!!!! lalu bersiaplah untuk besok.
aira pergi memesan barang nya namun sayang barangnya tidak bisa di ambil sekarang tapi harus nanti malam.
" baik Pak nanti malam aku akan kesini lagi tolong di usahakan untuk tuk selesai lebih awal yang Pak..
" oke nanti ambil sekitar jam 9 malam.
aira menyetujuinya dan membanyarnya
dia lupa b lum mengambil baju di tukang butik lalu dia segera mengambilnya
" aira apa bajunya mau kamu anter apa aku yang ambil //chat mba aisyah.
" kenapa bajunya belum juga datang aira//chat dari mba Fatimah
" iya ini aku lagi mau mengambilnya mba!! tunggu yah nanti aku akan mengantarkannya, begitupun kepada aisyah balasannya sama
berhasil mengambil bajunya dan mengantarkannya ke rumah masing masing kini malam sudah menunjukan pukul 8 malam dan dia harus segera mengambil barang untuk souvenir besok kalau gak pasti mba sayyidah akan kecewa padanya.
dengan cepat aira segera mengambilnya dan mengnatarkannya ke rumah sangat pengantin dan tak lupa dia juga yang membantu keluarga mba sayyidah untuk membukusnya agar terlihat rapih dan indah
tak terasa kini sudah larut malam aira mencoba untuk pulang taoi keluarga dari mba sayyidah tidak mengizinkannya untuk pulang
alhasil dia menginap dengan mba sayyidah
dan saat itu juga mba sayyidah bercerita tentang pertemuannya dan apa alasannya dia memutuskan untuk menikah dengan mas yusuf
pertemuan keduanya memanglah tak seperti biasa karena saat mereka bertemu pertama kali saat itu sedang ada reuni akbar di pondok dan mas yusuf datang bersama keluarganya lalu tak sengaja bertemu untuk ke tiga kalinya
dia pun langsung menyatakan niatnya kepada gus miftah dan gus miftah pun bertanya pada mba sayyidah apakah kamu akan menerimanya
mba sayyidah pun mengangguk dan dia sudah ada niatan untuk segera menyusul ke dua sahabatnya
tadinya pernikahan akan di gelar 2 bulan ynag akan datang namun karena takdir jugalha yng membuat keduanya memutuskan lebih awal
kamu tau aku juga tak begitu mencintainya!!
"maksud mba??
" iya,,, karena cinta bisa hilang kapan saja
" aku hanya ingin Alloh meridhoi setiap langkahku jadi aku ridhoenikah jika ayah dan ibu meridhoi aku untuk menikah dengannya. itu alasanku aira
" apakah sebelum mereka pernah bertemu dengan orang tua mba??
" iya,,, ternyata tampa aku ketahui mereka sudah datang ke rumah dan memintaku untuk menjadi istrinya.
mas yusuf orang baik,,, dan dia salah satu orang kepercayaan gus miftah guru tercinta kita.
__ADS_1
" mba khawatir padanya //mmmm.....menatap mba sayyidah dengan penuh pertanyaan
" siapa yang mba maksud..
" aisyah aira!!!
" mba aisyah.
" iya aku tau dia sangat mencintai adzam dan aku tau keinginannya untuk tul di nikahkan dengannya begitu besar.
aisyah pernah berkata bahwa dia tidak akan menikah jika orang nya bukanlah mas adzam.
" apakah semua itu benar ada nya //batinnya
" menghela nafas
" tapi aku sempat sekarang aisyah dan adzam sedikit demi sedikit sudah terlihat semakin dekat
" hem//terpaksa tersenyum dan menguatkanku hatinya
" aira tolong bantu mereka untuk tetap bersama
" apa mba sayyidah tau sesuatu tentang aku dan mas adzam makanya dia bilang sperti itu//batinnya.
" aira... kamu tau aisyah kan dia orang yang sangat berantusian wlaupun kelihatan jahil tapi dia orang yang selalu ceria dan juga baik sama kita
"kamu ingat sangat dia melihat kita sedih maka dialah yang selalu mencairkan suasana dan membuat kita tersenyum kembali apalagi pas pertama kita tampa mba Fatimah.
" iya mba...
saat bercerita orang tua sayuidah menurutnya untuk segera istirahat agar besok tidak kesiangan dan sebentar lagi mba sayyidah akan di hias jadi biarkan dia istirahat aira
" iya tante.....
" lalu bagaimana denganku mba ?? ungkapnya
" ada apa denganmu //sontak membuatnya panik
" apa mba sayyidah mendengar ucapanku, bagiamana ini.
" emm //memeluk aira
" mba,, mba,, panggilnya
pelukan itu tak di lepaskannya hingga kini aira sadar bahwa mba sayuidah hnya sedang mengigau
berusaha memejamkan matanya
10 menit kemudian ia tertidur
pukul 3:30
" bangun mba???
"mm bibi..., //non jawab bibi
" mereka sudah menunggumu,,,,, //beranjak pergi ke kamar mandi
"oh iya bi suruh masuk aja.
__ADS_1
bibi pun mempersilahkna merekaa masuk
" hey bangun //tidur mulu.
" mmmm... mengguliat //bibi dan kaget tentunya karena bnyak orang yang sudah ada di kamar itu.
" mba sayyidah mana???
" bibi tak menjawab dia hanya memandangnya dengan sedikit tidak suka.
" ya ampun kenapa aku gugup sekali,,,, mencoba menenangkan hatinya dan kembali keluar
"maaf menunggu lama.
aira hanya menatapnya dan dia kagum akan kecantikan yang di miliki mba sayyidah karena selama ini dia memakai cadar dan jarang untuk berdandan tapi kli ini dia malah terlihat seperti bidadari syurga
hatinya terus berucap " masya Alloh,, subhanallah kamu cantik banget mba.
" aira , tolong bilang sama bibi untuk mengambilkan makanan yah??
" Mmm baik mba..
setelah pergi ke dapur dan meminta bibi yang satunya untuk mengambil makanan aira kembali lagi dan kini hiasaan di wajah mba sayuidah semakin terlihat dan aira pun tak segan segan memuninya
" masya Alloh mba //mba cantik sekali //tersenyum dan memgang pipinya.
"ehhh ehhjangna di pegang dulu,,, kamu sudah cuci tangan belum??
" belum // cuci tangan dulu.
" I iya maaf dia pergi ke kamar mandi dan mulai mencuci tangannya.
karena menunggu terlalu lama aira berniat untuk pergi ke dapur dan membantu yang lain untuk menyiapkan ini semua
semuanya sudah siap dan mereka melangsungkan ijab qabulnya di mesjid dekat rumah mba sayyidah
singkat cerita semua tamu yang datang hanyalah 200 orang itupun hanya orang orang terdekatnya saja
karena mba sayyidah orangnya pemalu jadi di atidak terlalu banyak temen dan dia tidak mengundang semua temen waktu sekolahnya dulu hanya ada beberapa karena dia tidak suka sesuatu yang berlebihan cukup sederhana tapi sangat berkesan untuk semuanya
pukul 3 sore pun acaranya sudah selesai
kini tinggal pembukaan kado karena mereka gak sabar untuk melihat apa yang di hadiahkanorang orang untuknya, itu bukannya kemauan nya tapi untuk menutupi semua rasa gugupnya dan rasa malu nya dia meng iyakan ajakan saudaranya dan mulai membukanya
untukmu mba sayyidahku
" terimakasih untuk nasehatmu dan ceritamu tempo hari aku banyak belajar darimu mba.
selamat hari perniakahan untukmu dariku Alhumaira
ya kado darinya sedikit menarik karena dia bukan hanya memberikan sebuah koda dan ucapan itu tapi dia meminta doa juga
"mba doa in aku yah semoga aku juga dapat menjadi wanita yang kuat, yang sabar dan berhati besar dalam menjalani setiap takdir yang telah Alloh berikan untukku.
" tumben aira menulis kata kata seperti ini //ucapnya
" dari siapa istriku...
" mas yusuf.... Mmm ini dari aiara.
__ADS_1
" oh... //senyumannya membuat hatinya terasa damai namun lagi lagi dia terlihat pemalu di dekat suaminya.
selesai membuka kado . skip*