SALAH HATI MEMILIH

SALAH HATI MEMILIH
Menantu_mertua


__ADS_3

Keesokan harinya Samuel dan Rachel datang ke rumah Emanuel. Sesampainya di sana mereka disambut pelayan yang membukakan pintu.


"Selamat datang tuan muda" ucao pelayan.


"Dimana Ayah, bibi Emily? " tanya Sam.


"Tuan besar ada di taman belakang".


Sam mengandeng tangan istrinya. Rachel tampak ragu karena terakhir kali bertemu ada kesan tidak baik diantara mereka. Sam mengusap lembut punggung tangan istrinya. Menyakinkan bahwa ia akan selalu disampingnya.


Terlihat seorang pria yang rambutnya sudah tertutup banyak uban. Duduk di kursi malasnya sambil membaca sebuah surat kabar.


" Apa membaca koran gak terlalu kuno saat ini yah?" ucap Sam.


"Apa kau tak tahu? mungkin ada ribuan orang yang masih bergantung hidupnya dari lembaran kertas ini. Bukan aku tak tahu teknologi tapi mataku lebih nyaman membaca koran ini". jawab Emanuel.


" yah..ku bawa nenantumu kemari. ku harap kau mau menerimannya". ucap Sam.


Emanuel bangun dari kursinya kemudian menghampiri Anak dan menantunya itu.


"Maafkan Ayah nak, Ayah terlalu egois dan keras kepala. Ku harap itu tak terlalu menyakiti hatimu. Kalian sudah dewasa tak seharusnya aku ikut campur masalah kalian, Apa kau mau memaafkannku?" Emanuel meraih tangan Rachel.


Rachel hanya mengangguk. Emanuel memeluk tubuh menantunya itu. Rasa hatinya begitu lega saat ini. "Apa kalian sudah mempertimbangkan permintaanku kemarin?"


"Sudah Yah, kami berdua sudah berdiskusi bahwa ayah bisa merawat salah satu dari anak kami nanti" Ucap Sam.


"Apa anak kalian kembar??, Terima kasihh Tuhan" puji Emanuel.


Mereka sekarang berbincang layaknya keluarga pada umumnya tak ada perang dingin seperti biasanya. Hingga waktu sam harus kembali ke perusahaan Ayahnya untuk memebenahi masalah yang terjadi. Setelah sebelumnya Samuel mengantarkan Rachel pulang ke rumah.


"Hati-hati Sam? Semoga urusanmu cepat selesai".


" Terima kasih baby" sam mencium kening istrinya .


____


Rachel begitu merindukan ibunya. Diambilnya ponsel didalam tasnya. Suara yang begitu ia rindukan diseberang telpon begitu menyejukan hatinya.


"Bu? " Rachel menahan tangisnya.


"Rachel nak? kamu kenapa? apa kamu sakit?" ibu Rachel khawatir.


"Tidak, aku baik-baik saja. Aku hanya rindu ibu? " Tangisnya pecah.


"Jujurlah pada ibu nak? ibu tahu ada yang kau sembunyikan dari ibu?"

__ADS_1


Rachel bingung ingin apa yang harus dikatakan pada ibunya.


"Nanti sambung lagi ya bu, Teman Rachel memanggil" Rachel bohong.


"jaga kesehatan nak, jangan lupa makan? kapanpun kau ingin cerita ibu akan siap mendengarkan" sang ibu memutuskan sambungan telpon


Rachel menangis sejadi-jadinya. Hatinya begitu sakit ketika harus berbohong pada ibunya.


"Maafkan aku bu" lirih Rachel


---


Lucifer, Pria berumur 25 tahun itu sedang beemain game di komputernya. Tiba-tiba dia mendapatkan email dari seseorang yang amat begitu di kenalnya. Lucifer yang bernama asli David kim. Pria Asia-Amerika yang berwajah lembut dan manis layaknya jimin di Boyband Bts.


telingan yang di tindik dan bibir yang merah. Sosoknya yang ceria dan juga ramah menutupi jiwanya yang psyco. yah sweat but psyco.


Otaknya yang jenius di tambah dengan kemampuan dalam hal IT membuatnya jadi hacker paling ditakuti oleh beberapa negara. Satu yang membuat lawannya bergidik. Lucifer suka sekali menyiksa lawannya dengan cara yang kejam namun tak pernah membuat mereka mati.


Sam mengirim email pada Lucifer supaya ia memeriksa siapa yang memanipulasi data perusahaan Atmaja.


Lucifer langsung saja mengotak-atik komputernya. Tak butuh waktu semenit untuknya untuk menjebol sistem keamanan IT perusahaan Atmaja.


"Orangmu berhianat " kata lucifer.


"hish...jangan panggil aku nama itu lagi uncle Sam!!! " Lucifer begitu geram dengan adik sepupu mamanya itu.


"Tapi mamamu disini dav, dia didepanku? " jawab Sam.


"Mamah?? Omegotttt!!!!Tahan mama sebenter ucle. aku langsung kesana" Lucifer panik.


Lucifer memang berkedok bekerja diperusahaan pamannya itu. Sam pun menyetujuinya bahkan memberikan gaji pada keponakannya itu. Asalkan Dia mau membantu dibalik layar bila ada serangan hacker daribperusahaan lain maka lucifer bisa melawannya bahkan menghancurkan program di perusahaan tersebut.


Hampir 30 menit Sam menahan kakak sepupunya itu. Hingga bocah tengil itu pun datang.


"Mam? kenapa tidak beritahu david dulu kalau mau kemari? " Ucap Lucifer ngos-ngosan.


"Memangnya kau siapa? Aku datang kesini untuk bertemu istri pamanmu, dasar anak nakal!!! kau selalu mangkir dari pekerjaanmu ya!!!" Elisa menjewer telingan anaknya itu.


Lucifer pun melirik pamannya Sam. Sam hanya menaikkan kedua bahunya. Bertapa bodohnya Lucifer bila menyangkut wanita apalagi mamanya. Dia pun menepuk jidatnya. Dia kira mamanya jauh-jauh kesini untuk bertemu dengannya.


"Dimana dad? mam? " Lucifer menyapu seluruh ruangan namun tak nampak Ayahnya.


"Daddymu kembali ke korea bersama jesica. Nenekmu sedang sakit parah. Ayahmu berencana membawanya kemari untuk pengobatan.


Setinggi-tingginya marga ataupun nama keluarga, Baik itu laki-laki atau perempuan Atmaja tidak akan pernah ataupun tidak boleh memakai nama pasangannya. Contohnya saja Elisa, Elisa Atmaja tidak pernah mengunakan marga kim walaupun sudah menikah dengan Kim Taeyang suaminya. Karena begitu tingginya nama Atmaja dimana dunia. Walaupun saat dulu sering terjadi pergolakan nama marga pada keluarga wanita Atmaja.

__ADS_1


Elisa Atmaja, Kisahnya sama peliknya dengan Samuel Atmaja. Berprofesi sebagai Dokter kecantikan dikorea membuatnya bertemu dengan banyak orang termasuk Artis. Kim Taeyang rapper terkenal dikorea. Elisa yang di didik keras oleh keluarga Atmaja luluh hatinya karena perjuangan keras Kim Taeyang dalam meluluhkan hatinya.


Hal itu ditentang keras oleh keluarga Atmaja. hingga lahirnya David membuat hubungan mereka menjadi membaik dan memperbolehkan merrka berdua menikah. walaupun Saat itu Ayah David sempat di blacklist oleh promotor-promotor besar di korea.


Dengan kekuatan Atmaja bahkan kini kim Taeyang bisa membangun bisnis managemen dan rumah produksi sendiri. Bahkan paling besar dikorea.


___


" oke Sam!! aku sudah tak sabar bertemu istrimu!! " Ucap Elisa.


"Sabarlah kak, Jam kantorku belum selesai" Jawab Sam.


Lucifer hanya diam melihat wajah mamanya.


"Kenapa mama tak pulang saja? " Rengek Lucifer.


"Dasar anak kurang ajar!! memang salahku dulu memberimu susu sapi sehingga kau tak mengangap mamamu ini" Elisa memukul kepala anaknya.


"Ayolah kak, Dav anak yang baik. Pekerjaannya selalu beres juga" bela Sam.


"Memangnya aku tak tahu? Dia hanya main game seharian di apartemennya. Bahkan selalu ada wanita yang berbeda tiap harinya masuk ke rumahnya" jelas Elisa.


" Mam? mam memata- mataiku? " Lucifer terkejut.


"Mama bahkan tahu kau pernah tak mandi 3 hari karena main game? " sarkas Elisa.


"Rupanya kau yang bau kambing dav? " Samuel menutup hidungnya.


keseruan mereka terus berlanjut. mereka memang jarang sekali bertemu. bahkan hanya beberapa kali saat rapat pemegang saham ataupun ada acara keluarga.


Tiba-tiba ada kegaduhan didepan apartemen Rachel. Seseorang mengedor-ngedor pintunya dengan keras. Rachel begitu terkejut saat melihat siapa yang datang.


.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2