SALAH HATI MEMILIH

SALAH HATI MEMILIH
Terkejut


__ADS_3

Hari ini aku mempersiapkan presentasi kerja timku. Dan penyambutan Direktur baru yang tak lain anak dari Direktur saat ini.


"Rachell?? Fighting!!" ucap jojo.


aku pun siap masuk keruang metting. Ku lihat Sam berada didalam ruang metting tersebut.


Aku pun mempresentasikan semua yang telah dikerjakan oleh tim ku. Hingga berminggu- minggu kami lembur. Memang hasil tak pernah menghianati proses. Hasil kerja kami diapresiasi oleh direksi.


Hingga saat perkenalan


"Selamat siang? Terima kasih kalian semua sudah bekerja keras hingga perusahaan ini menjadi seperti sekarang. Kalian juga sudah tahu bahwa kesehatanku semakin menurun. Kakek tua ini sudah waktunya pensiun.hahahahha.. maka dari itu aku akan memperkenalkan anakku Samuel Atmaja sebagai pengantiku" Ucap Emanuel Atmaja direktur sekaligus komisaris utama Atmaja Group.


Tepuk tangan bergemuruh. Emanuel atmaja adalah seseorang yang sangat berjasa dalam hidupku. Kalau bukan dapat beasiswa dari perusahaannya mana mungkin aku bisa bekerja di perusahaan ini.


"Saya Samuel Atmaja, mohon kerjasamanya" Ucap Sam singkat.


Mata kami saling bertemu. Aku tak menyangka seorang pewaris perusahaan besar masih begitu perduli pada nyawa sesorang.


Konsentrasiku buyar, Entah apa isi metting selanjutnya pikiranku entah kemana hingga metting berakhir.


ku dudukan tubuh lemasku di kursi di belakang mejaku. Membuat para team ku cemas. Namun mereka sungkan untuk bertanya kepadaku.


"kak jo? apa menurutmu kita gagal? kenapa bu Rachel begitu tak bersemangat" ucap Dio.


Pria tampan itu memandangku begitu cemas.


"Hell, kau tak kasihan pada dio dan teman- teman? mereka menunggumu?" ucap joice.


"Oh??? maafkan aku...kumpulkan mereka kemari" ucapku.


Mereka pun berkumpul mengelilingi mejaku. Dan ku jelaskan apa hasil dari metting hari ini.


"Terima kasih atas usaha keras kalian, Hasil kerja kita disetujui" ucapku.


Sorak-sorak gembira atas keberhasilan ini pun menguar. Mereka pun mulai membahas tentang merayakan keberhasilan hari ini.


"Hell? Apa yang membuatmu gelisah?" ucap jojo.


"Kau tahu Sam kan jo? kau tahu ternyata dia direktur baru kita" ucapku.


"what?" jojo terkejut.

__ADS_1


"Samuel atmaja!! ya namanya samuel admaja" ucapku.


" Dia suami Irene Atmaja? model yang sedang terkena gosip itu? ucap jojo.


"Irene? aku tak tahu?" ucapku.


kubuka komputerku ku ketik nama Irene atmaja.


Irene atmaja model internasional yang berumur 30 tahun sedang terkena skandal dengan seorang pengusaha berlian sekaligus orang penting dalam pemerintahan. Namun itu mungkin hanya sekedar gosip belaka untuk menghancurkan karirnya pikirku.


---


Hari-hari ku lewati seperti biasanya. Hingga saat hari pernikahan Alvin dan Bella. Jojo sudah berjanji akan menjemputku. Kami ada datang bersama Dio dan juga Jimi. ku memakai gaun pesta panjang berwarna emas dengan memperlihatkan belahan dada yang terlalu sexy tampa bra. Punggung putihku terexpose sehingga semua orang bisa melihatnya. Tak kalah dengan jojo yang memang selalu tampil sexy di setiap moment.


Saat jojo menjemputku kedua laki-laki itu tak hentinya menatapku. Image kalem hilang seketika. Kami pun mulai menuju ke hotel tempat diadakanya resepsi. 30 menitpun kami tiba di hotel.


Orang tua bella adalah seorang pengusaha tambang. Tak ayal semua tamu undangan adalah orang- orang penting hingga Artis.


kami berempat memasuki loby hotel. Kulihat ribuan orang dari kalangan atas nampak disana. Kulihat Alvin mencuri pandang kepadaku. Namun ku acuh padanya. Kami menghampiri pengantin sekedar ingin mengucapkan selamat. Saat ku hendak menyalami Alvin, ia menarikku dan membisikkan sesuatu.


"kau cantik!! kau milikku malam ini" ucap Alvin


kami berempat melanjutkan acara. Tiba-tiba ada seorang pelayan menyuguhkan segelas anggur. Dan dia bilang itu dari Alvin. Tampa curiga aku pun meminumnya. Tubuhku rasanya terbakar, Gairahku mengelora. belum pernah kurasakan. Ku berpamitan pada jojo kembali ke kamar terlebih dahulu. karena setiap undangan mendapatkan sebuah kamar untuk menginap.


Nafasku semakin memacu tak sabar ingin segera mendinginkan tubuhku. Saat ku membuka pintu kamar dan menutupnya, Seorang memaksa masuk kemudian menguncinya dari dalam. Dia mencium bibirku tangannya tak diam menerabas kedua gunung kembar yang tak berpenghalang. Entah kenapa sensansi ini membuatku tak ingin menolaknya. Diangkatnya tubuhku menuju ranjang. Tanganku kulingkarkan pada lehernya. Pengaruh obat membuatku tak sadar apa yang telah ku lakukan. kulepaskan sendiri gaun yang kupakai. Dia pun sudah tak mengunakan apapun. jilatan lidah yang hangat membuatku bergetar hebat. Hingga terjadi sesuatu dimalam ini. Selaput keperawananku jebol. Entah berapa kali kami melakukannya. Hingga bagian bawah tubuhku ini sudah biasa menerima tongkat miliknya.


Pagi harinya aku terbangun terlebih dahulu. rasanya tubuh ini remuk teramat sakit apa lagi di bagian sensitifku. Ku terkejut karna tubuhku polosku hanya tertutup selimut. kulihat Sam tidur disampingku. Dia terbangun karena suara erangan kesakitanku.


"Maaf" Sam memakai celananya kemudian mengendongku ke kamar mandi.


ku hanya diam menangisi apa yang terjadi semalam. Kubasuh tubuhku rasa sakit menjalar disetiap tubuhku. Meratapi kejadian semalan. Selesai mandi ku intip dibalik pintu ternyata Sam membawa baju ganti yang telah ia pesan pada asistennya untukku.


"Tunggulah sebentar, aku mandi dulu setelah itu kita bicara" ucap Sam.


Dalam pikiranku pasti Sam akan menyelesaikan ini dengan uang.


setelah Sam selesai mandi kami pun duduk berdua. Dua orang laki-Laki masuk ke dalam kamar kami satu di antaranya adalah Asistennya Sam.


"Nona Rachell ada juga tahu bahwa ini adalah kecelakaan namun tuan kami ingin bertanggung jawab pada anda" ucap sang asisten.


"Maksud anda apa tuan" tanyaku.

__ADS_1


"Biar petugas dari catatan sipil ini akan menjawab" sambungnya.


"Ini adalah catatan pernikahan anda dengan tuan Samuel nona, Silahkan tanda tangan"


"Sam? aku tidak memintamu untuk bertanggung jawab. Karna mungkin aku juga sedang dijebak oleh mantan pacarku. Anggap saja ini adalah balas budiku karena kau telah menyelamatkanku"


"Rachell, sebenarnya istriku dan mantan pacarmu bersekongkol, Ayah bella adalah selingkuhan istriku. Dia ingin mencoreng nama baikku kemudian akan mengambil alih perusahaanku". Ucap Sam.


Aku baru tahu juga dari Asistenku. ini surat resmi tanda tanganlah. aku akan bertanggung jawab.


Aku pun tampa pikir panjang menandatangani buku pernikahan itu.


"Baiklah Asistenku akan mengantarmu pulang. Istirahatalah. Besuk kita bicarakan lagi". Sam mencium keningku.


Aku pun terkejut " Sam?"


"Iya hell"


"Apakah kita bisa merahasiakan ini? kau masih punya istri aku tak mau disalahkan jadi pihak ketiga" ucapku.


"Baiklah, besuk kita bicara lagi.Ini kartu kredit tampa batas kau bisa memakainya. Alex akan memberikan nomorku" sambungnya.


"Maaf tuan Alex? apakah saya bisa bertemu teman-teman saya terlebih dahulu?" ucapku.


"Mereka sudah kembali pulang ke rumah masing-masing nona, kemarin saya memberitahukan bahwa anda mendapat tugas darurat dari perusahaan jadi anda kembali telebih dahulu" ucap Alex.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


jangan lupa like dan vote ya? semoga kalian selalu sehat dan bahagia

__ADS_1


__ADS_2