
Hari ini adalah hari kepulangan ibu aisyah yang bebarengan dengan Amira.Azwar berharap Annisa akan datang untuk menjemput Amira. semenjak kepulangan Annisa, Annisa tak pernah datang lagi.
Azwar masuk ke dalam kamar setelah menyelesaikan administrasi dan mengambil obat mamanya. Betapa terkejutnya Azwar melihat seseorang yang telah membuatnya menahan rindu.Azwar melihat Annisa yang mengenakan jilbab dan pakaian sekolah yang membuat Azwar betul-betul mengagumi nya.
"Assalamualaikum." ucap Azwar
"Waalaikumsalam." jawab semua yang ada di situ
Annisa yang melihat Azwar menundukkan pandangan nya. Dan Azwar pun membuang padangannya. Azwar segera menghampiri mama.
Tak lama kemudian mama Amira dan abangnya Annisa datang.
"Annisa itu abang sama mama. " ucap amira
"ayo amira, Annisa kita pulang, " ucap mama Amira
Mama Amira pun berpamitan kepada Ibu aisyah dan Azwar. dan disusul oleh akmal, amira, dan Annisa.Dan Azwar pun tetap memandangi Annisa.
__ADS_1
********
Seminggu kemudian Azwar meeting kerjasama dengan pak Radit papanya Annisa.Azwar berencana akan membicarakan perasaan dan keinginannya kepada pak Radit. awalnya Azwar berencana akan membicarakan ini di rumah pak Radit tapi setelah Azwar pikir lagi akhirnya Azwar putus kan setelah meeting kerjasama nanti. Bukan tanpa alasan Azwar ingin membicarakan ini di kantor Azwar hanya tidak ingin Annisa merasa terganggu dengan kehadiran dan maksud kedatangannya.
*******
Meeting bersama pak Radit telah selesai, semua yang ikut meeting telah meninggal ruangan meeting tinggal Azwar, sekretarisnya, pak Radit dan anak sulung nya Akmal.
Azwar mencoba untuk berbicara pada pak Radit tentang perasaannya kepada Annisa, dan bermaksud untuk mengkhitbahnya. Azwar awalnya ragu tapi akhirnya ia beranikan diri.
"Pak Radit aku mau bicara hal pribadi? " tanya Azwar sedikit ragu.
"Pak Radit aku menyukai putri bapak Annisa, dari awal aku melihat nya aku sudah menyukai nya.Aku bermaksud untuk mengkhitbahnya,
Azwar menarik nafasnya lagi untuk melanjutkan perkataannya.
"Tapi bukan untuk sekarang aku mengkhitbahnya karena aku tau sekarang ia masih sekolah.Aku ingin ikut andil menjaganya untuk sekarang ini. jika aku dan Annisa berjodoh aku akan mengkhitbahnya setelah Annisa menyelesaikan kuliahnya. "ucap Azwar.
__ADS_1
" Bagaimana kamu bisa mengenal putri ku Annisa pak azwar. "tanya pak Radit sedikit bingung.
" Aku mengenalnya saat aku menjaga mama di rumah sakit saat itu Annisa sedang menjaga Amira. " jawab Azwar.
Akmal melihat Azwar dengan pandangan tidak suka.
" Apa kamu tidak sadar bapak azwar dengan ucapan mu, usai bapak dan adik saya itu terlampau jauh, "kata Akmal dengan nada sedikit meninggi
" saya hanya mengutarakan apa yang saya rasakan Akmal, aku hanya meminta izin untuk ikut menjaga Annisa."ucap Azwar kepada Akmal
"Bagaimana cara kamu menjaga Annisa. " tanya bapak Radit sambil menyandarkan pundaknya di kursi yang ia duduki
"Aku akan menjaganya dari jarak jauh tanpa menyentuh nya dan di ketahuinya." jawab Azwar.
"Baiklah kalau itu mau mu saya izinkan kamu boleh ikut menjaga Annisa, tapi kamu tidak boleh memaksanya menyukai mu. " jawab pak Radit
"Aku tidak akan memaksanya,aku hanya mau menjaga Annisa dan jika aku tidak berjodoh dengan Annisa setidaknya aku telah menjaganya buat calon suami nya kelak. " jawab Azwar.
__ADS_1
Azwar sudah bisa bernafas lega saat pak Radit memberikan izin, walaupun tanpa izin dari pak Radit Azwar pun telah menyuruh 2 orang untuk menjaga dan mengawasi Annisa.