
Hari bahagia Akmal dan Hanna pun tiba. Hanna yang di dandan bak Cinderella dengan balutan pakaian tradisional modern Minang begitu memukau. Akad nikah yang akan dilaksanakan di ball room hotel itu pun terlihat begitu mewah.
Akmal telah duduk di tempat yang akan dilaksanakan ijab kabul. pembawa acara pun telah siap untuk memulai acara.
Acara di mulai dengan pembukaan pembacaan ayat suci Al-Quran. Yang di baca kan oleh Azwar. Dan itu membuat para undangan merasa terkesima dengan suara merdu Azwar, tak kecuali Annisa yang mendengar dari tempat mempelai wanita menunggu. Lalu khutbah nikah.selesai itu semua baru akad nikah di mulai.
" Pak Bagas dan nak Akmal apakah ijab kabul bisa di mulai ? " Tanya pak penghulu.
" Silahkan, pak kita mulai ijab kabulnya." jawab pak Bagas.
Pak Bagas menjabat tangan Akmal,
" Ananda Ahmad Akmal bin Radit, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak saya Hanna Saputri binti Bagas dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan cincin mas 24 karat di bayar tunai." ucap pak Bagas
" Saya terima nikah dan kawinnya Hanna Saputri binti Bagas dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan cincin mas 24 karat di bayar tunai." jawab Akmal.
" Sah." ucap semua para saksi dan para undangan.
Dan tibalah saatnya pengantin perempuan keluar menujuh tempat dilangsungkan akad nikah. Dengan balutan pakaian tradisional modern minang Hanna berhasil membuat mata akmal dan para undangan terkesima , Kecuali Azwar . Azwar terpesona bukan pada pengantin perempuan yang menuju tempat akad, melainkan pada sosok perempuan yang menjadi pengiring pengantinnya. Annisa yang begitu cantik dengan balutan hijab dan dress kebayak yang di gunakan nya.
__ADS_1
Azwar tak bisa melepaskan pandangannya kepada Annisa.
Membuat Annisa yang dilihat seperti itu hanya menundukkan pandangan.Sampai kemudian Azwar di kejutkan oleh Imam dan Amira.
" Ehemm, cantikkan mana pengantin nya apa pengiringnya? ", tanya Amira.
" Astagfirullah, kamu Amira bikin kaget aja". jawab Azwar.
" Cantik yang mana kak? ", tanya Amira sambil menaikan turunkan alisnya.
" Dosa loh kak lihatnya sampe segitunya, ingat dengan zina mata, hahahah ". ucap Imam ketika menggoda kakaknya.
"Mau kemana kak?".tanya Imam.
Azwar hanya diam sambil terus berjalan.
" Kak Azwar. " panggil Annisa.
Azwar langsung menghentikan langkah nya. Dan menoleh ke arah Annisa.
__ADS_1
" Kak ayo kita foto. " ucap Annisa.
Dan di jawab anggukkan oleh Azwar.
Sesi foto bersama pun di mulai dari yang formal sampai gaya foto bebas. Azwar dan Annisa pun selalu bersama. Sama halnya dengan Imam dan Amira yang selalu bersama dari awal acara sampai sesi berfoto.
Annisa yang dari tadi memperhatikan pun bertanya kepada Azwar apakah Imam dan Amira itu berpacaran.
" Kak apa mungkin Kak Imam dan Amira itu berpacaran, dari tadi Annisa perhatikan mereka itu sudah sangat dekat bahkan sudah kayak perangko? ". ucap Annisa.
" kayaknya si iya ya Nis, Mereka kelihatan begitu dekat kemana-mana bersama. " jawab Azwar.
" kok aku nggak memperhatikan Imam ya, apa iya mereka pacaran, nanti aku tanyakan masalah ini langsung ke Imam. " batin Azwar.
******
Malam harinya di lanjutkan dengan acara resepsi pernikahan Akmal dan Hanna
Jam telah menunjukan pukul 19.00 Wib. semua tamu undangan telah berkumpul di ball room. Akmal dan Hanna yang mengenakan pakaian adat Palembang modern pun telah berjalan menujuh ball room yang di iringi oleh kedua belah keluarga menujuh ke atas pelaminan. Semua para tamu undangan memandang takjub kepada pasangan pengantin baru itu.
__ADS_1
Pasangan pengantin baru itu pun mengawali acara dengan lagu bidadari surga yang di nyanyikan oleh Akmal dan itu membuat Hanna terkejut. Karena Akmal menyanyikan lagu itu untuk nya.