Saling Memantaskan Diri

Saling Memantaskan Diri
janji


__ADS_3

Setelah kabar bahagia datang dari Akmal dan Hanna. Keluarga pak Radit kembali mendapat Kabar bahagia dari Annisa, akhirnya Annisa menyelesaikan kuliahnya dengan nilai yang bagus. Besok lusa Annisa akan wisuda.


Di dalam kamar Annisa sibuk melihat benda pipih ditangannya berharap ada kabar dari seseorang yang jauh disana.


Ya Azwar orang yang telah berjanji akan pulang ke Indonesia untuk hadir di acara wisudanya.


4 tahun yang lalu di acara pernikahan Akmal dan Hanna, Azwar memberanikan diri menyampaikan maksud hatinya kepada Annisa.


Saat itu acara telah usai, semua keluarga dari kedua belah pihak pengantin menginap di hotel. Termaksud Hanna dan Amira yang tinggal satu kamar. Sebelum Hanna memutuskan kembali ke kamar nya, Annisa duduk di taman hotel yang menurutnya sangat indah dimalam itu, Annisa duduk di kursi taman.


Saat menikmati udara malam di taman, tiba - tiba terdengar suara seseorang yang ia kenal.


" Tidak baik duduk sendiri diluar malam- malam." ucap Azwar.


" Astaghfirullah, Eh kak Azwar bikin kaget aja." jawab Annisa.


" Boleh aku ikut duduk di sini," tanya Azwar


" Emmm, Boleh kak," jawab Annisa agak sedikit canggung masalahnya ia tak pernah berduaan dengan pria


Hening beberapa saat sampai Azwar mencoba memecahkan keheningan.


" Nissa kalau kakak melamar seseorang apakah kakak akan di terimanya ya." tanya Azwar.


Annisa menoleh ke arah Azwar sambil tersenyum dan berkata.

__ADS_1


" Apa alasan orang itu menolak kakak, kakak orang yang baik, perhatian sama orang tua, sama keluarga, dan satu lagi kakak kaya bisa menuhin semua kebutuhan nya." jawab Annisa secara gamblang


" Ternyata kamu sudah bisa menilai kakak ya, Mungkin saja ia akan menolak kakak karena usia," tanya Azwar dengan senyuman


" Usia ya, emang yang mau kakak lamar jauh dari usia kakak ya?" tanya Annisa bingung


" Ya Nissa usia nya jauh dari kakak, mungkin dia baru mau masuk kuliah." jawab Azwar sambil melihat langit


" Apa menurut Annisa ia akan menerima kakak, sedangkan ia masih ingin kuliah." tanya Azwar


Annisa hanya melihat Azwar dengan sedikit bingung sebelum ia memalingkan pandangannya dan menjawab pertanyaan Azwar.


" Kalau tidak di coba mana akan tahu kak, apa yang akan ia jawab, banyak lagi perempuan di luar sana yang masih beliah menikah muda bisa membagi waktunya untuk keluarga nya dan pendidikan nya." jawab Annisa.


Annisa diam tak menjawab, dia bingung bagaimana menjawabnya karena Annisa memang belum terpikir kearah sana.


" Sudah malam Nissa kembalilah ke kamar tidak baik malam - malam di luar." kata Azwar.


Annisa menoleh pada Azwar sambil berkata.


" Aku akan memintanya menunggu aku sampai lulus kuliah, aku ingin kelak menjadi ibu yang pintar, karena kelak aku akan jadi madrasah pertama buat anak - anak aku nanti." jawab Annisa.


Azwar menoleh kedua netral saling bertemu. Sampai akhirnya Annisa memutuskan pandangan.


Annisa hendak beranjak dari tempat duduknya, namun tangan Azwar menggenggam tangan Annisa. Annisa langsung menoleh ke arah Azwar.

__ADS_1


" Kakak ingin Annisa menjadi ibu dari anak - anak kakak." ucap Azwar memohon kepada Annisa.


Annisa diam seakan tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Azwar. Annisa melepaskan genggaman tangan Azwar sambil berkata.


" Belum muhrim kak." ucap Annisa.


Azwar tersenyum dengan apa yang di katakan oleh Annisa.


" Apakah Annisa bersedia menjadi ibu dari anak - anak kakak kelak?" tanya Azwar.


" Apakah kakak bersedia menunggu Nissa sampai Nissa selesai kuliah?" tanya Annisa.


" Kakak bersedia menunggu Nissa sampai Nissa selesai kuliah, Apakah Nissa bersedia juga menunggu kakak sampai kakak kembali ke Indonesia lagi?" tanya Azwar.


" Kakak akan pergi," tanya Annisa.


" Malam ini akan jadi malam terakhir kakak melihat Annisa, setelah ini kakak akan berangkat ke Singapura untuk menyelesaikan proyek perusahaan yang berkerja sama dengan perusahaan Abang kamu Nissa. Kira - kira 4 tahun kakak di sana. Kakak harap kamu juga mau menunggu kakak." ucap Azwar


" Jika kita memang berjodoh kita pasti akan bertemu kembali kak," ucap Annisa


" Selesaikan kuliah mu dengan baik, kakak akan datang di acara wisudanya Nissa," ucap Azwar.


Azwar mengeluarkan kotak cincin dari saku jasnya. Dan membuka kotak, mengeluarkan cincin yang ada di dalam kotak. Menyematkan cincin yang berukirkan namanya di jari manis Annisa sambil berkata.


" Kakak ingin kamu selalu mengingat malam ini ." ucap Azwar.

__ADS_1


__ADS_2