Saling Memantaskan Diri

Saling Memantaskan Diri
kata - katanya seperti tamparan ( Annisa )


__ADS_3

Annisa di kejutkan dengan suara azan di ponselnya dengan segera Annisa mengambil ponselnya dan beranjak pamit dengan amira untuk shalat ashar.


"Amira aku ke masjid dulu ya mau shalat kamu nggak apakan aku tinggal kan udah ada teman kamu disini,itu ada ibu aisyah sama anaknya yang kamu bilang ganteng itu, "kata Annisa kepada amira


Annisa mengambil mukenahnya di dalam tas sambil beranjak pergi. tapi tiba-tiba kak azwar anak ibu aisyah memanggilnya,


"nisa." panggil azwar


spontan Annisa menoleh ke arah kak azwar.


"iya kak ada apa?, tanya Annisa


" mau sholat ya, boleh kita pergi bareng karena aku tidak tahu jalan menuju masjid, "kata azwar sambil tersenyum pada Annisa.


" ayo kak kalau mau bareng,"jawab Annisa


Tiba-tiba terdengar sorakan dari amira


"cie ciee yang mau bareng, " kata amira sambil senyum girang melihat Annisa


"apaan kamu ini amira, bikin malu aja, " teriak Annisa.


Annisa dan azwar pergi beriringan menuju masjid.


di dalam perjalanan azwar berkata


" Nis, siapa nama lengkap mu kalau boleh kakak tau?, tanya nya pada Annisa


Annisa terdiam sejenak sebelum menjawabnya.

__ADS_1


" kenapa kak azwar bertanya nama lengkap aku? "batin Annisa


" Nis kok nggak jawab",tanya azwar kembali pada Annisa


"nama lengkap aku Annisa al latif kak, " jawab Annisa


"emang ada apa kak azwar bertanya nama lengkap ku, " tanya Annisa


"nama kamu bagus nis seperti orang nya, perempuan lembut, tapi akan lebih cantik lagi jika rambut kamu yang hitam panjang ini di tutup dengan jilbab nis. " jawaban azwar membuat Annisa mengerjitkan keningnya.


"maksudnya kak apa?, tanya Annisa


" nis kakak liat nisa yang sudah berpakaian tertutup tapi kenapa belum pakai jilbab."


"kamu akan lebih cantik luar dalam jika kamu menjaga dirimu dari pandangan laki-laki. apalagi kamu perempuan yang mengerti soal agama,.


" nis kok diam apa kakak menyinggung nisa? "tanya azwar karena Annisa hanya diam


"ayo kak kita sudah sampai, di sana tempat wudhu laki-laki nya kak." kata Annisa kepada azwar


Saat ini Annisa telah selesai shalat, Annisa melipat mukenah nya sambil memikirkan perkataan kak azwar yang begitu menusuk,menurut Annisa tak ada yang salah dengan ucapan kak azwar tapi terasa seperti tamparan, itulah yang ada dalam pikiran Annisa.


Annisa beranjak keluar dari mesjid di lihatnya azwar seperti nya menunggunya.


"nis udah shalat nya, kok kamu jadi ngelamun gitu abis shalat. " tanya azwar


"ini kak azwar kenapa masih disini, apa dia menunggu aku, rasa nya aku tidak sanggup harus mendengar perkataannya lagi, aku malu," batin Annisa.


" kak azwar masih di sini? " tanya Annisa

__ADS_1


"nis kita perginya bareng kok pulangnya sendiri sendiri".jawab azwar


" ah bener juga ya kak".jawab Annisa sambil tersenyum


"ayo kak kita pulang ke kamar nanti amira ngambek lagi karena lama. "ucap Annisa


Annisa dan Azwar berjalan beriringan tapi tetap azwar seakan memperhatikan Annisa, lagi lagi azwar bertanya membuat Annisa kikuk


"nisa masih seorang pelajar SMA?," tanya azwar


dan Annisa hanya jawab dengan anggukan sebagai jawaban iya.


"nisa sekarang kelas berapa? ".tanya azwar lagi pada Annisa


" kelas 3 kak. "jawab Annisa


sekarang Annisa dan Azwar sudah sampai di pintu kamar dan terdengar suara amira yang berteriak


" ciee ciee yang shalat bareng".


mata Annisa melotot ke amira karena Annisa tak suka, bukannya diam amira malah tambah jadi.


"nisa kenapa kamu melotot begitu, apa kamu ke sambet ketika habis shalat", teriak amira


" mana ada amira. kamu itu sedang sakit tapi tetap aja kamu suka jahil." sungguh kesal Annisa sama amira.


"kak azwar, kakak tahu nggak kalau Annisa ini jomblo berkarat?, pertanyaan amira sontak membuat Annisa mencubit pipinya,


Membuat Amira mengelus pipinya sambil berkata

__ADS_1


" au sakit nisa ",


__ADS_2