Saling Memantaskan Diri

Saling Memantaskan Diri
Hotel 2


__ADS_3

Setelah makan siang Akmal, Hanna dan Annisa datang menemui Azwar di hotelnya. Mereka bertemu di lobby hotel dan langsung menuju ball room hotel, di sana Azwar memperkenalkan Akmal, Hanna dan Annisa kepada Rita, Rita adalah WO di hotel Azwar.


" Akmal, Hanna dan Annisa ini Rita, Rita ini yang menjadi WO nya, kalian bisa berdiskusi soal tema pernikahan nya." ucap Azwar.


" Tuan dan nona saya Rita yang menjadi WO acara pernikahan tuan Akmal dan nona Hanna. "ucap Rita.


" Senang berjumpah dengan anda, apakah kami bisa melihat contoh tema yang biasanya di pakai. " tanya Akmal.


" Ini tuan contoh- contoh nya tuan bisa lihat. " ucap Rita.


" Hanna kamu mau yang kayak gimana? ", tanya Akmal.


" Hanna pengennya pas akad pakai adat minang dan pas resepsi nya pakai adat palembang." jawab Hanna.


" Mbak mau pakai adat Minang dan Palembang. " tanya Annisa.


" Iya nisa mbak mau pakai adat Minang dan Palembang karena orang tua mbak asalnya dari Padang dan Palembang. " jawab Hanna.


" Oh gitu ya mbak. " ucap Annisa.


" Kalau gitu ini kami ada foto beberapa contoh nya. " ucap Rita.


Hanna dan Annisa begitu semangat melihat beberapa foto yang di berikan Rita.


" Oh jadi ini pakaian adat Minang dan Palembang, Annisa suka Mbak apalagi ini yang adat Palembang nya hiasan nya cantik, nanti kalau Annisa mau nikah, mau juga pakai adat Palembang." ucap Annisa sambil tersenyum.


Azwar yang dari tadi memperhatikan juga ikut tersenyum.


" Emang ada yang mau nikah sama kamu dek?. " tanya Akmal.


" Iih abang kok ngomongnya gitu, emang abang pengen adeknya ini jadi perawan tua. " jawab Annisa sambil memanyunkan bibirnya.


" Nggak lah dek, tapi kalau sekarang ada yang mengkhitbah adek, adek mau nggak?. " tanya Akmal.


" Annisa belum mau nikah dulu Bang, Annisa aja baru daftar kuliah masa udah mau nikah, Annisa masih mau nimbah ilmu dulu biar Annisa pinter, dan bisa jadi madrasah pertama buat anak Annisa nanti. " jawab Annisa.


" Bener itu nona Annisa, tapi kalau udah mau nikah jangan lupa pakai hotel dan WO kami ya. " ucap Rita.

__ADS_1


" Pasti mbak Rita, Annisa akan pakai hotel dan WO mbak Rita, tapi kalau acara Abang Akmal sukses lo mbak. " jawab Annisa sambil tersenyum.


" Ok Nisa, tapi beneran ya mbak tunggu lo. " ucap Rita.


" Iya mbak Rita, do'a in aja Annisa nanti di khitbah sama pengusaha kaya Abang Akmal jadi bisa pakai hotel ini dan mbak Rita WO nya. " ucap Annisa.


" Amiin mbak Rita do'a in moga Annisa di khitbah sama pengusaha kayak tuan Akmal. " jawab Rita.


Akmal dan Azwar saling melemparkan pandangan sambil tersenyum, mendengar yang di ucapkan Annisa.


Setelah selesai dengan WO, Akmal, Hanna dan Annisa pamit kepada Azwar, karena mereka akan menuju toko perhiasan untuk membeli cincin.


" Azwar kami pamit dulu ya karena masih harus ke toko perhiasan buat beli cincin. " ucap Akmal.


" Jadi kalian mau cari cincin, bisakah aku juga ikut. " ucap Azwar.


" Oh tentu saja boleh mari kita berangkat. " ucap Akmal.


********


Di toko perhiasan, Akmal dan Hanna sedang melihat lihat cincin. Dan di ikuti oleh Annisa dan Azwar.


" Kayaknya yang polos itu aja deh kelihatan sederhana." jawab Hanna.


" Emang mbak nggak mau yang ada berlian gitu. " ucap Annisa.


" Yang polos aja Nis, mbak suka cincin nya yang polos aja karena mbak mau pakai terus nanti kalau yang ada berlian nya mbak nggak berani pakainya terus takut di rampok orang. " jawab Hanna.


" Ehmmmm bener juga ya mbak, berarti Annisa nanti mau yang polos aja deh tapi harus ada ukiran nama Annisa sama nama suami Nisa nanti di dalam cincin nya. " ucap Annisa.


" Eh Annisa bener juga tu, Hanna kita buat nama kita di dalam cincin nya ya. " ucap Akmal.


Dan di jawab anggukkan sama Hanna.


******


Annisa yang dari tadi memperhatikan perhiasan di toko, tertarik dengan sebuah gelang yang memiliki beberapa bandul berbentuk bulan dan bintang. Annisa meminta penjaga toko itu untuk mengambil kan nya.

__ADS_1


" Maaf Mbak bisa lihat gelang yang berbandul bulan bintang itu. " ucap Annisa kepada salah satu penjaga di toko itu.


" Yang ini. " jawab penjaga toko itu


" Ah iya mbak yang itu. " ucap Annisa.


Azwar yang dari tadi memperhatikan Annisa pun mendekati Annisa.


" Gelang nya cantik cocok buat kamu Nis. " ucap Azwar sambil tersenyum.


Annisa hanya membalas senyuman Azwar.


" Boleh kakak yang beli gelangnya nis?, " tanya Azwar.


" Oh kak Azwar mau membelinya, ini kak gelangnya kalau kakak mau membelinya biar Annisa cari yang lain. " jawab Annisa.


" Bisa kamu pakai sebentar Nis gelangnya kakak mau lihat. " ucap Azwar.


" Oh baiklah. " ucap Annisa.


" Biar kakak yang pakai kan boleh?. " tanya Azwar.


" Emmmm boleh. " ucap Annisa sambil menjulurkan tangannya kepada Azwar.


" Sangat cocok di tangan kamu Nis, jangan di lepas ya. " ucap Azwar.


" Maksud kakak apa?. " tanya Annisa.


" Kakak mau membelinya buat kamu, boleh. " ucap Azwar.


" Tapi Annisa nggak sedang berulang tahun, sehingga harus di berikan kado. " ucap Annisa.


" Anggap saja sebagai hadiah kelulusan Mu Nis. " jawab Azwar.


" Tapi kak. " ucapan Annisa terputus saat Azwar memandang Annisa dengan tatap memohon.


" Baiklah Annisa terimah. " ucap Annisa.

__ADS_1


" Makasih nis, kakak harap selalu nisa pakai. " ucap Azwar.


__ADS_2